Mengejutkan! Hewan-Hewan yang Sudah Dianggap Punah Ini Muncul Kembali

Poptren | Suara.com

Selasa, 07 Februari 2023 | 16:03 WIB
Mengejutkan! Hewan-Hewan yang Sudah Dianggap Punah Ini Muncul Kembali
Bunglon Voeltzkow (Kathrin Glaw/Jurnal Salamandra)

Poptren.suara.com - Beberapa satwa ini memang pernah eksis di muka bumi, namun keberadaannya dianggap punah, karena perubahan iklim, deforestasi hutan, maupun karena mata rantai makanan yang tak seimbang.

Namun, sebagian dari hewan yang dianggap punah itu seolah bangkit dari kubur dengan menampakkan diri kembali di habitat aslinya.

Berikut beberapa jenis satwa yang telah dianggap punah, namun muncul kembali dan memantik para ilmuwan untuk lebih jauh meneliti populasinya. 

1. Solenodon

Solenodon [belgianchocolate/Flickr]
Solenodon (sumber: belgianchocolate/Flickr)

Solenodon (Solenodontidae) adalah jenis mamalia yang sangat langka dan unik yang memiliki mulut besar dan memiliki banyak gigi tajam. Mamalia ini hidup di hutan dan memiliki bentuk tubuh yang ramping dan memiliki bulu halus yang lebat.

Solenodon memiliki habitat yang sangat terbatas dan hanya ditemukan di beberapa wilayah di seluruh dunia. Ia memiliki perilaku yang unik dan menggunakan mulutnya untuk mencari makan dan memiliki jenis makan yang sangat spesifik, seperti serangga dan buah-buahan.

Solenodon adalah salah satu mamalia terlangka di dunia dan masih banyak yang belum diketahui tentang perilakunya dan ekologinya.

2. Bunglon Voeltzkow

Bunglon Voeltzkow [Kathrin Glaw/Jurnal Salamandra]
Bunglon Voeltzkow (sumber: Kathrin Glaw/Jurnal Salamandra)

Bunglon Voeltzkow (Furcifer voeltzkowi), spesies unik dan evasif yang dinyatakan hilang seratus tahun lalu ditemukan kembali di habitat aslinya di Madagaskar.

Sputnik News melaporkan dalam makalah penelitian yang ditulis Frank Glaw, dan diterbitkan di Salamandra German Journal of Herpetology, disebutkan bunglon unik itu ditemukan peneliti yang terlibat dalam ekspedisi di barat laut Madakaskar.

Dalam hitungan bulan, seekor bunglon spesies itu akan menetas pada musim hujan, tumbuh dengan cepat, bertengkar, kawin, dan mati. Bunglon Voeltzkow betina memancarkan pola warna-warni saat bertemu pejantan.

Peneliti mengamati perilaku Bunglon Voeltzkow betina saat kawin, hamil, dan stress. Ilmuwan percaya umur pendek Bunglon Voeltzkow menyebabkan spesies ini hilang selama seratus tahun.

Hipotesis lain, musim hujan mempersulit dan membuat pekerjaan mendata spesies ini hampir tidak mungkin. Madagaskar saat hujan hampir tidak mungkin diakses.

Penemuan kembali spesies yang hilang sangat penting, karena menyediakan data untuk tindakan konservasi dan membawa harapan di tengah krisis keanekaragaman hayati.

3. Tikus gajah

Tikus gajah [Wikipedia.org]
Tikus gajah (sumber: Wikipedia.org)

Sengis Somalia (Elephantulus revoilii) atau biasa disebut sebagai tikus gajah, merupakan salah satu mamalia yang hidup di dataran Afrika. Spesies ini terakhir kali terlihat pada 1968, di mana para ilmuwan selama ini hanya memiliki 39 sampel spesimen berusia ratusan tahun yang disimpan dalam museum.

Menariknya, spesies yang juga sekerabat dengan babi tanah itu kembali ditemukan di wilayah Afrika paling timur pada 2020. Usai setengah abad lamanya, peneliti yang pertama kali mempublikasikan temuannya di jurnal PeerJ itu akhirnya dapat memecahkan salah satu misteri terbesar terkait mamalia Afrika itu.

Menurut peneliti, Sengis Somalia ialah mamalia yang menghabiskan waktu seumur hidup dengan pasangannya.  Untuk bertahan, mereka berbagi tempat di suatu wilayah kecil. Lembaga konservasi, Global Wildlife Conservation (GWC) selama ini memasukannya ke dalam daftar 25 spesies hilang yang paling dicari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nasib Malang Astuti, Nyaris Dijual Ke Filipina Bareng Owa-owa Hingga Lutung

Nasib Malang Astuti, Nyaris Dijual Ke Filipina Bareng Owa-owa Hingga Lutung

News | Kamis, 26 Januari 2023 | 08:16 WIB

Dikira Masih Tidur, Anak Gajah Ditemukan Mati di Pusat Konservasi Kampar

Dikira Masih Tidur, Anak Gajah Ditemukan Mati di Pusat Konservasi Kampar

Riau | Jum'at, 20 Januari 2023 | 10:30 WIB

Penyelundupan 22.297 Ekor Burung Digagalkan Balai Karantina Pertanian

Penyelundupan 22.297 Ekor Burung Digagalkan Balai Karantina Pertanian

Sumbar | Senin, 09 Januari 2023 | 17:16 WIB

Terkini

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Tersiar Kabar PPPK Kena PHK Massal Setelah APBD Dipotong, Apa Kata Pemerintah?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

Wamendagri Wiyagus Ajak Pemda di Asia Pasifik Perkuat Sinergi Pariwisata Berkelanjutan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Meninggal di Amerika, Ini Penyebab Komposer Legendaris James F. Sundah Tutup Usia

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:23 WIB

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Rupiah Kembali Merosot ke Level Rp 17.382, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:18 WIB