Pahami Pengertian dan Ciri-ciri Tantrum pada Anak

Poptren Suara.Com
Rabu, 15 Maret 2023 | 16:01 WIB
Pahami Pengertian dan Ciri-ciri Tantrum pada Anak
Ilustrasi anak tantrum (Freepik)

Poptren.suara.com - Apa itu tantrum ? Secara umum tantrum adalah perilaku yang dilakukan anak-anak usia jelang sekolah, berupa ekspresi kemarahan mereka. Seperti tidur di lantai, nangis meraung-raung, meronta-ronta, menahan napas, bahkan berteriak, dan cukup sering terjadi di tempat umum. Tantum sendiri sifatnya alamiah. Disebut alamiah karena anak-anak belum bisa menggunakan kata dalam mengungkapkan rasa frustrasi mereka.

Tantrum merupakan perilaku yang agresif, namun bukan perilaku permanen yang tidak normal. Anak yang tantrum terjadi karena perasaan yang tidak nyaman yang dirasakan sang anak, seperti lapr, ngantuk,  diserang atau dikritik, bertemu orang baru, atau keinginannya tidak dituruti orangtuanya. Pola asuh yang belum tertata dengan baik juga menjadi penyebab anak mudah tantrum. Maka dari itu orangtua harus merespon secara tepat dan proporsional. Jika salah dalam memberikan perlakuan, tidak meutup kemungkinan akan berdampak negatif terhadap perkembangan anak.

Tantrum biasanya terjadi pada anak-anak yang aktif dan energinya seolah tidak pernah habis. Ciri-ciri tantrum pada anak mudah dikenali, diantaranya ada kebiasan tidur lebih lama, makan dan buang air besar tidak teratur, gampang merasa marah atau kesal dan sulit dialihkan perhatiannya. Ada pula sulit menyesuaikan diri dengan situasi, mood nya cenderung kearah negatif, bahkan lambat beradaptasi terhadap perubahan.

Kebanyakan tantrum terjadi di tempat dan waktu tertentu yang biasanya di tempat umum setelah si anak mendengar kata "tidak" ketika keinginannya tidak ia dapatkan. Tantrum akan berhenti ketika si anak mendapatkan yang ia inginkan. Tantrum mulai terjadi saat anak mulai membentuk sense of self, dimana masa tersebut anak sudah cukup untuk memiliki perasaan “me” dan “my wants”, namun belum memiliki keterampilan yang memadai bagaimana cara memuaskan keinginan mereka secara tepat.

Tantrum puncaknya pada usia dua hingga empat tahun. Untuk para orangtua, tidak perlu risau karena tantrum adalah sebuah persitiwa yang umum dialami oleh anak, juga tidak perlu bingung menghadapi anak yang tantrum. Salah satu hal penting dalam menghadapi anak tantrum adalah bagaimana sebagai orangtua bisa bersikap tenang dan tidak terpengaruh serta dapat mengontrol emosi dan mengambil tindakan yang tepat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI