Sang Pengganti Kelas BPJS Kesehatan, Apa Maksudnya ?

Poptren | Suara.com

Kamis, 22 Juni 2023 | 10:25 WIB
Sang Pengganti Kelas BPJS Kesehatan, Apa Maksudnya ?
Ilustrasi kartu Indonesia sehat (Pinterest)

Poptren.suara.com - Pemerintah secara bertahap menghapus kelas satu (1), dua (2), dan tiga (3) BPJS Kesehatan dan terus berlanjut hingga tahun 2025. Sebagai gantinya pemerintah juga secara bertahap menerapkan sistem Kelas Rawat Inap Standar Jaminan Kesehatan Nasional atau KRIS JKN yang uji cobanya telah dilakukan pada 1 September 2022 di beberapa rumah sakit.

Seperti yang sudah diketahui, BPJS Kesehatan terdiri dari tiga tingkatan kelas, yang pemilihan kelas dalam keanggotaannya menentukan jumlah iuran bulanan yang harus dibayar serta  jenis layanan yang diterima. Perlu diingat, walaupun tiap kelas iurannya berbeda tapi tidak memengaruhi layanan medis yang diberikan kepada peserta. Selain itu peserta BPJS Kesehatan mendapat jaminan yang sama untuk semua kelas, kecuali beberapa fasilitas tertentu.

Pembagian kelas BPJS Kesehatan tingkatan kelasnya adalah :

- kelas satu (1) --> peserta BPJS Kesehatan wajib membayar iuran sebesar Rp. 150.000 per orang per bulan, dengan mendapatkan fasilitas ruang rawat inap dengan jumlah pasien paling sedikit antara dua hingga empat orang, serta ada kemungkinan untuk meminta pemindahan ke kamar inap VIP dengan membayar biaya tambahan, dimana hal tersebut di luar tanggungan BPJS Kesehatan.

- kelas dua (2) --> Peserta BPJS Kesehatan wajib membayar iuran sebesar Rp. 100.000 per orang per bulan, dengan mendapatkan fasilitas ruang rawat inap dengan jumlah pasien paling sedikit antara tiga hingga lima orang. Peserta kelas dua bisa meminta pemindahan ke kelas satu (1) atau VIP yang tentunya membayar biaya tambahan di luar tanggungan BPJS Kesehatan.

- kelas tiga (3) --> Peserta BPJS Kesehatan wajib membayar iuran sebesar Rp. 42.000 per orang per bulan, dan ditambah bantuan iuran dari pemerintah pusat sebesar Rp. 7.000 per orang per bulan, dengan mendapatkan fasilitas ruang rawat inap dengan jumlah pasien paling sedikit antara empat hingga enam orang. Peserta kelas tiga bisa meminta pemindahan ke kelas dua (2) atau satu (1), tentunya dengan membayar biaya tambahan di luar tanggungan BPJS Kesehatan.

Lalu, apa itu KRIS ?

KRIS atau Kelas Rawat Inap Standar merupakan sistem baru dalam pelayanan rawat inap BPJS Kesehatan di rumah sakit, kebijakkan ini bertujuan agar semua golongan masyarakat bisa mendapatkan perlakuan yang sama dari rumah sakit, seperti pelayanan kesehatan secara medis maupun non medis.

Seperti yang diketahui bahwa kelas perawatan BPJS Kesehatan terdiri dari tiga kelas, dimana hal rawat inap dan fasilitas non-medis lainnya peserta kelas mendapatkan pelayanan yang berbeda meski pengobatan dan pelayanan medis yang diberikan sama. Untuk sistem baru ini, hal tersebut berubah.

Dalam penerapannya, rumah sakit harus memenuhi setidaknya 12 kriteria yang telah ditetapkan oleh pemerintah, seperti komponen bangunan, ventilasi udara, pencahayaan ruangan, kelengkapan tempat tidur, nakas per tempat tidur, suhu ruangan, pembagian ruangan, kepadatan ruang rawat inap, tirai/partisi, kamar mandi dalam ruang rawat inap yang sesuai dengan standar aksesibilitas, serta outlet oksigen, dan berlaku baik untuk rumah sakit pemerintah maupun swasta.

Jika demikian, masih adakah iuran BPJS Kesehatan ?

Sampai saat ini, rencana untuk melakukan penyesuaian iuran BPJS Kesehatan belum terdengar. Dengan kata lain, belum ada perubahan  atau kenaikan iuran BPJS Kesehatan meskipun sistem KRIS diterapkan. Selain itu, besaran iuran yang harus dibayar peserta BPJS Kesehatan merujuk pada Perpres Nomor 64 Tahun 2020, yang artinya meski ada perubahan dalam fasilitas tapi peserta tetap akan membayar iuran kelas BPJS yang sama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BPJS Bisa untuk Konsultasi ke Psikiater ? Ini Syarat dan Tahapannya !

BPJS Bisa untuk Konsultasi ke Psikiater ? Ini Syarat dan Tahapannya !

| Senin, 13 Maret 2023 | 14:02 WIB

Kartu BPJS Kesehatan yang Belum Pernah Dipakai, Bisakah Dana Di Dalamnya Dicairkan ?

Kartu BPJS Kesehatan yang Belum Pernah Dipakai, Bisakah Dana Di Dalamnya Dicairkan ?

| Selasa, 21 Februari 2023 | 07:50 WIB

Terkini

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Pemerintah Pusat Dorong Pemda Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:55 WIB

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

Sempat di Arab Saudi, Tersangka Korupsi Haji Asrul Azis Taba Kini Masuk Radar Cekal KPK

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:52 WIB

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 17:51 WIB

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

Sosok Majikan PRT Lompat di Benhil: Diduga Pengacara, Ponsel Korban Disebut Disita

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026

Suasana Masjidil Haram Jelang Ibadah Haji 2026

Foto | Jum'at, 24 April 2026 | 17:47 WIB

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Cara Bikin New Veloz Hybrid Tetap Irit Saat Harga BBM Meroket

Otomotif | Jum'at, 24 April 2026 | 17:45 WIB

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

Viral Keributan di KRL Jakarta - Bogor, Diduga Pelecehan: Ternyata Salah Paham karena Sesak

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:41 WIB

Rey Mbayang Idap Autoimun Psoriasis, Alami Kerontokan Rambut Parah

Rey Mbayang Idap Autoimun Psoriasis, Alami Kerontokan Rambut Parah

Entertainment | Jum'at, 24 April 2026 | 17:40 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

4 Oil Serum Squalane, Rahasia Kulit Plumpy Bebas Kerutan tanpa Nyumbat Pori

4 Oil Serum Squalane, Rahasia Kulit Plumpy Bebas Kerutan tanpa Nyumbat Pori

Your Say | Jum'at, 24 April 2026 | 17:35 WIB