Polri Dukung Setop Perdagangan Satwa Dilindungi

Fabiola Febrinastri

Selasa, 06 November 2018 | 10:12 WIB
Polri Dukung Setop Perdagangan Satwa Dilindungi
Sejumlah aktivis Centre For Orangutan Protection (COP) melakukan aksi di depan gedung Kejaksaan Agung RI di Jakarta, Kamis (11/8).

Suara.com - Di Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN), para pemangku kepentingan konservasi keanekaragaman hayati di Indonesia, bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Polri, Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), DPR, TNI, lembaga swadaya masyarakat, pemuka agama, pekerja seni, dan atlet Asian Para Games 2018, meluncurkan kampanye “Stop Perdagangan Ilegal Satwa Liar Dilindungi”, di Jakarta.

Kampanye ini bertujuan untuk menurunkan tingkat perdagangan satwa liar yang dilindungi dengan cara meningkatkan partisipasi publik dalam melaporkan dugaan tindak pidana perdagangan satwa liar dilindungi kepada Bareskrim Polri secara online melalui aplikasi e-Pelaporan Satwa Dilindungi di telepon genggam atau komputer tablet.

“Saya mengimbau publik untuk ikut membantu melaporkan melalui aplikasi e-Pelaporan Satwa Dilindungi, jika mengetahui adanya perdagangan satwa liar yang terjadi baik secara online maupun offline,” ujar Jenderal Tito Karnavian, Kapolri.

 “Saya memerintahkan kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia untuk melakukan pencegahan dan penegakan hukum secara tegas kepada siapa saja yang melakukan kejahatan dan perdagangan terhadap satwa liar dilindungi,” tegas Tito.

Asia merupakan pusat perdagangan beragam satwa liar yang dilindungi secara global sebagai sumber, jalur transit, dan pasar penjualan satwa liar yang terancam punah dan berharga tinggi. Bisnis jutaan dolar ini mengancam keberlangsungan kehidupan satwa kunci seperti harimau, gajah, badak, orangutan, hiu, pari, penyu dan satwa lain yang memiliki fungsi penting bagi keseimbangan ekosistem.

Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati dari satwa endemik tertinggi di dunia, yang menjadikan negara ini sebagai sumber dan tempat tujuan perdagangan satwa liar. WWF-Indonesia menemukan fakta, 85 persen satwa liar yang diperdagangkan berasal dari alam dan hasil perburuan liar.

Menurut International Enforcement Agency (IEA), nilai perdagangan global satwa liar setara dengan nilai perdagangan manusia, narkotika, dan senjata gelap. Perdagangan satwa dilindungi memiliki jalur transaksi yang rumit atau terselubung dan secara lebih terbuka melalui jalur e-commerce, marketplace dan social media.

Laporan global WWF Living Planet Report 2018, yang diluncurkan 30 Oktober lalu, mengungkapkan, setidaknya 60 persen hewan bertulang belakang hilang dalam kurun waktu kurang dari 50 tahun.

“Indonesia diberkahi dengan kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati, termasuk satwa endemik tertinggi di dunia. Tapi perburuan dan perdagangan satwa liar membuat hutan kita makin sunyi. Sayangnya, Indonesia adalah sumber dan pasar dalam rantai perdagangan ilegal satwa liar, yang berdampak pada keberlangsungan berbagai spesies kunci di alam serta keseimbangan ekosistem,” ujar Rizal Malik, CEO WWF-Indonesia.

Perlu ada kerja sama berbagai pihak untuk berkomitmen mengambil langkah tegas dalam menghentikan perdagangan satwa liar dilindungi. Publik diharapkan secara aktif melaporkan kejahatan dan perdagangan satwa liar kepada pihak berwenang secara langsung ataupun melalui aplikasi e-Pelaporan Satwa Dilindungi yang dikelola oleh Bareksrim Polri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tawarkan Burung Kasturi Lewat Facebook, Pria Jayapura Tak Sadar Diincar Intelijen Siber

Tawarkan Burung Kasturi Lewat Facebook, Pria Jayapura Tak Sadar Diincar Intelijen Siber

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 19:02 WIB

Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang

Terekam Kamera Trap, 5 Pemburu Macan Tutul Jawa di Gunung Sanggabuana Diringkus, Satwa Pincang

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:19 WIB

Google Doodle Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Ini Maknanya

Google Doodle Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Ini Maknanya

Tekno | Rabu, 05 November 2025 | 12:00 WIB

7 Taman Nasional Paling Memukau di Indonesia, Wajib Kamu Kunjungi

7 Taman Nasional Paling Memukau di Indonesia, Wajib Kamu Kunjungi

Lifestyle | Rabu, 05 November 2025 | 13:45 WIB

Apa yang Dimaksud Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional? Google Doodle Ikut Merayakan

Apa yang Dimaksud Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional? Google Doodle Ikut Merayakan

Lifestyle | Rabu, 05 November 2025 | 11:23 WIB

Dulu Punah, Kini Ikan Belida Jawa bisa Dibudidayakan

Dulu Punah, Kini Ikan Belida Jawa bisa Dibudidayakan

Foto | Jum'at, 30 Mei 2025 | 21:09 WIB

Menhut Lepasliarkan 2 Elang Ular Bido di Gunung Gede Pangrango, Salah Satunya Hasil Dari Penyerahan Warga

Menhut Lepasliarkan 2 Elang Ular Bido di Gunung Gede Pangrango, Salah Satunya Hasil Dari Penyerahan Warga

News | Sabtu, 08 Februari 2025 | 22:24 WIB

Kasus Nyoman Sukena: Peringatan Darurat Pelestarian Landak Jawa

Kasus Nyoman Sukena: Peringatan Darurat Pelestarian Landak Jawa

Liks | Jum'at, 13 September 2024 | 20:20 WIB

Serba-serbi Landak Jawa, Satwa Dilindungi Bikin Nyoman Sukena Terancam Penjara

Serba-serbi Landak Jawa, Satwa Dilindungi Bikin Nyoman Sukena Terancam Penjara

Lifestyle | Selasa, 10 September 2024 | 18:56 WIB

Apa Itu Landak Jawa? Pria di Bali Terancam Dipenjara Gara-Gara Pelihara Satwa Dilindungi Ini

Apa Itu Landak Jawa? Pria di Bali Terancam Dipenjara Gara-Gara Pelihara Satwa Dilindungi Ini

Lifestyle | Selasa, 10 September 2024 | 11:18 WIB

Terkini

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Bersenang-senang di Fun Expo Asia 2026

Foto | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Gagal Berkali-kali Tak Jadi Halangan, Ratusan Atlet Kejar Super Tiket PB Djarum 2026

Sport | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:13 WIB

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

Rakortas MBG Prioritaskan Daerah 3T dan Kelompok Sasaran untuk Perluas Pemerataan Program

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:12 WIB

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

Wacana Pergantian Kapolri Berisiko Rugikan Presiden Prabowo, Ini Penjelasan Analis Politik

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Yurizal, BPJS, dan Harga Sebuah Empati

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:08 WIB

Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026

Persija Kalahkan Arema FC 3-1, Macan Kemayoran Finis Ketiga di Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:03 WIB

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

Ular Sering Muncul, Warga Menteng Jaya Minta KAI Bersihkan Lahan yang Terbengkalai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 18:03 WIB

5 Mesin Cuci Front Loading yang Hemat Listrik dan Awet untuk Rumah Tangga

5 Mesin Cuci Front Loading yang Hemat Listrik dan Awet untuk Rumah Tangga

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:51 WIB

Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim

Dear Muslim Child: Buku Inspiratif untuk Tumbuhkan Percaya Diri Anak Muslim

Your Say | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:50 WIB

Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI

Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 17:49 WIB

×