Catatan Positif Operasi Jaring Sriwijaya dan Wallacea Bea Cukai di Paruh Pertama 2022

Fabiola Febrinastri

Kamis, 15 September 2022 | 17:03 WIB
Catatan Positif Operasi Jaring Sriwijaya dan Wallacea Bea Cukai di Paruh Pertama 2022
Bea Cukai berhasil dalam Operasi Patroli Laut Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea. (Dok: Bea Cukai)

Suara.com - Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki 17.499 pulau yang dihubungkan oleh lautan seluas 3,25 juta kilometer persegi. Secara geografis, Indonesia juga mempunyai posisi yang cukup unik karena berada di antara dua samudra dan dua benua, sehingga menjadikannya salah satu jantung perdagangan internasional.

Bukan tanpa risiko, hal ini juga membuat Indonesia rentan dijadikan sebagai jalur penyelundupan barang-barang ilegal. Oleh karena itu, sesuai amanat Undang-Undang, Bea Cukai memiliki peran strategis dalam menjaga wilayah perairan Indonesia dari barang-barang ilegal salah satunya melalui Patroli Laut Bea Cukai.

Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Hatta Wardhana menjelaskan, patroli laut adalah salah satu upaya Bea Cukai menjalankan tusi sebagai government agency untuk menjaga perbatasan laut Indonesia dengan mengamankan kekayaan dan hak negara (revenue collector), serta melindungi masyarakat (community protector) dari ancaman masuk dan keluarnya barang-barang ilegal.

“Memenuhi tugas tersebut, kami menjalankan operasi patroli laut yang dikenal dengan sandi Operasi Patroli Laut Terpadu Bea Cukai Jaring Sriwijaya (JS) dan Jaring Wallacea (JW)," ujarnya.

Pada semester I tahun 2022, operasi patroli laut terpadu Jaring Wallacea dan Sriwijaya telah dilaksanakan dalam dua tahap, yaitu periode I pada 23 Maret - 21 April 2022, serta periode II pada 22 April - 21 Mei 2022. Sebaran wilayah patroli laut ini dibagi menjadi 2 wilayah, Jaring Wallacea meliputi wilayah perairan Indonesia bagian tengah dan timur, yaitu perairan Kalimantan Bagian Timur, Kalimantan Bagian Selatan, Sulawesi Bagian Utara, Sulawesi Bagian Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua, sedangkan Jaring Sriwijaya meliputi wilayah perairan Indonesia bagian barat yaitu perairan Selat Malaka, pesisir timur Sumatra, Selat Singapura, dan Kalimantan Barat.

Meskipun di tengah masa pemulihan ekonomi Indonesia, operasi Jaring Wallacea dan Jaring Sriwijaya Bea Cukai pada semester I tahun 2022 tetap menunjukkan prestasi gemilang. Selama periode pelaksanaan kedua operasi tersebut, Bea Cukai berhasil melakukan 9 kali penegahan barang ilegal dengan nilai perkiraan mencapai Rp245 miliar dan potensi kerugian negara yang berhasil diamankan sekitar Rp240 miliar.

Hatta menegaskan, dalam kedua operasi tersebut Bea Cukai melakukan lebih dari 200 pemeriksaan, dan berhasil melakukan 9 kali penegahan terhadap kapal-kapal yang mengangkut barang ilegal berbagai jenis.

“Barang yang ditegah pun beragam, antara lain uang tunai, NPP jenis sabu, baby lobster, kayu, balpress, dan berbagai jenis barang kena cukai (BKC) seperti minuman mengandung etil alkohol (MMEA) dan rokok ilegal," katanya.

Penegahan terhadap BKC ilegal dalam operasi tersebut juga mendukung rangkaian Operasi Gempur Rokok Ilegal II yang juga menjadi upaya Bea Cukai dalam menegaskan perannya sebagai community protector dan melindungi masyarakat, terutama dari dampak negatif peredaran rokok ilegal.

baca juga

Keberhasilan Bea Cukai dalam Operasi Patroli Laut Jaring Sriwijaya dan Jaring Wallacea adalah bekal yang sangat baik untuk melanjutkan dan meningkatkan kinerja pengawasan wilayah perairan Indonesia ke depannya.

“Kami mengajak masyarakat untuk mendukung dan berperan aktif dalam operasi Jaring Wallacea dan Jaring Sriwijaya, sehingga dapat bersama-sama menyelamatkan negara dari potensi kerugian penerimaan dan mengamankan masyarakat dari ancaman barang-barang ilegal dan berbahaya,” tutup Hatta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Endus Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Gagalkan 305 Ribu Pengiriman Batang Rokok

Endus Peredaran Rokok Ilegal, Bea Cukai Malang Gagalkan 305 Ribu Pengiriman Batang Rokok

Malang | Kamis, 15 September 2022 | 16:48 WIB

Lindungi Hak Kekayaan Intelektual, Bea Cukai Musnahkan 1,1 Juta Ballpoint Palsu

Lindungi Hak Kekayaan Intelektual, Bea Cukai Musnahkan 1,1 Juta Ballpoint Palsu

Press Release | Rabu, 14 September 2022 | 17:16 WIB

Kapal di Batam Ditangkap Bawa Treadmill Bekas, Kursi Roda dan Elektronik Tanpa Dokumen, Nilai Barang Rp450 Juta

Kapal di Batam Ditangkap Bawa Treadmill Bekas, Kursi Roda dan Elektronik Tanpa Dokumen, Nilai Barang Rp450 Juta

Batam | Rabu, 14 September 2022 | 16:35 WIB

Wujudkan Transparansi, Bea Cukai Soekarno-Hatta Musnahkan BMN Bernilai Miliaran Rupiah

Wujudkan Transparansi, Bea Cukai Soekarno-Hatta Musnahkan BMN Bernilai Miliaran Rupiah

News | Selasa, 13 September 2022 | 17:49 WIB

Jutaan Batang Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Batam dari Agustus 2022

Jutaan Batang Rokok Ilegal Diamankan Bea Cukai Batam dari Agustus 2022

Batam | Selasa, 13 September 2022 | 11:58 WIB

Bea Cukai Berikan Izin Fasilitas Kawasan Berikat ke Perusahaan Pengolah Nikel

Bea Cukai Berikan Izin Fasilitas Kawasan Berikat ke Perusahaan Pengolah Nikel

Sulsel | Senin, 12 September 2022 | 17:48 WIB

Terkini

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Lebih Kejam dari Ghosting: Kenali Breadcrumbing, Jebakan Cinta yang Menguras Mental

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

AHM Dorong Transformasi Layanan Melalui KLHN 2026

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:15 WIB

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Park Ji Hyun dan Lee Jong Suk Berpotensi Bintangi Drama Misteri 'Paradise'

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Jelang Piala AFF 2026, Stadion Pakansari Dipoles Rp8 Miliar untuk Timnas Indonesia

Foto | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:10 WIB

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

4 Shio yang Menarik Hoki 17 Juli 2026, Hasil dari Usaha Mulai Terlihat

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:05 WIB

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

Sering Dimintai Keterangan, Korban Kebakaran Ponpes Lombok Tengah Alami Tekanan Psikologis

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 18:03 WIB

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Usai Tuai Kritik, Samsung Klarifikasi Isu Penghapusan Data Samsung Health

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:55 WIB

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Dua Petinggi Golkar Riau Berseteru, Pendukung Saling Baku Hantam di DPRD

Riau | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:52 WIB

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Purwoceng Berstatus Kritis, Bisakah Varietas Unggul Menyelamatkannya?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Bos Ford Beri Peringatan Keras Industri Otomotif AS Mustahil Halau Laju Mobil China Seterusnya

Otomotif | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:50 WIB

×