KPK Dalami Uang Setoran PNS di Pemkot Cimahi

Purwasuka

Jum'at, 19 Agustus 2022 | 07:24 WIB
KPK Dalami Uang Setoran PNS di Pemkot Cimahi
Mantan Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna.

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami adanya uang setoran dari sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS di lingkungan Pemkot Cimahi untuk mantan Wali Kota Ajay Muhammad Priatna.

Menurut Deputi Penindakan dan Eksekusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Karyoto, uang tersebut diduga digunakan Ajay untuk menyuap mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju.    

"Untuk uang yang diberikan AMP, diduga antara lain berasal dari penerimaan gratifikasi yang diberikan oleh beberapa ASN di Pemkot Cimahi dan masih terus akan dilakukan pendalaman," kata Karyoto dalam jumpa pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (18/8).

Hasil penyelidikan sementara, kata Karyoto, Robin diduga meminta uang sejumlah Rp1,5 miliar kepada Ajay. Namun Ajay hanya menyanggupi sebesar Rp500 juta.

"Stepanus Robin Pattuju diduga sempat meminta uang Rp1,5 miliar namun AMP [Ajay Muhammad Priatna] menyanggupi akan memberikan uang hanya Rp500 juta," jelas Karyoto.

Usai mendapat informasi keberadaan tim KPK yang sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait penyaluran dana bantuan sosial (Bansos) di wilayah Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Ajay diduga berinisiatif untuk mengondisikan agar KPK tidak melakukan pengumpulan bahan keterangan dan informasi di wilayahnya.

Ajay pun mencari referensi kenalan orang yang disinyalir mempunyai pengaruh di KPK melalui warga binaan di Lapas Sukamiskin, yakni Radian Ashar dan Saiful Bahri. Nama penyidik KPK bernama Stepanus Robin Pattuju alias Roni pun direkomendasikan kepada Ajay.

Karyoto menjelaskan Ajay melakukan pertemuan dengan Robin yang saat itu mengaku bernama Roni di salah satu hotel di Kota Bandung sekitar Oktober 2020.

Robin diduga menawarkan bantuan pada Ajay berupa iming-iming agar pengumpulan bahan keterangan dan informasi di Kota Cimahi oleh tim KPK tidak berlanjut. Sedangkan Ajay meminta agar tidak menjadi target operasi KPK.

Seperti diketahui, lembaga antirasuah telah menahan mantan Wali Kota Cimahi Ajay Muhammad Priatna sebagai tersangka terkait kasus suap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju. Ajay ditahan untuk 20 hari pertama hingga 6 September 2022. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Tersangka Lagi, Ini Kasus yang Menjerat Ajay M Priatna

Jadi Tersangka Lagi, Ini Kasus yang Menjerat Ajay M Priatna

| Kamis, 18 Agustus 2022 | 17:41 WIB

Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Cimahi Definitif, Ngatiyana Dapat Pesan Ini Dari Gubernur

Resmi Dilantik Jadi Wali Kota Cimahi Definitif, Ngatiyana Dapat Pesan Ini Dari Gubernur

| Rabu, 17 Agustus 2022 | 11:21 WIB

Tiga Pelaku Penipuan Modus M-Banking Palsu Ditangkap Polisi

Tiga Pelaku Penipuan Modus M-Banking Palsu Ditangkap Polisi

| Senin, 15 Agustus 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Nama dan Fotonya Dicatut Penggemar Arya Saloka untuk Komentar Jelek, Surya Saputra Lapor Polisi

Nama dan Fotonya Dicatut Penggemar Arya Saloka untuk Komentar Jelek, Surya Saputra Lapor Polisi

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:19 WIB

Park Ji Hoon Bertekad Jalani Wamil 2027, Incar Pasukan Elite Marinir Korea

Park Ji Hoon Bertekad Jalani Wamil 2027, Incar Pasukan Elite Marinir Korea

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:15 WIB

4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak

4 Bedak Tabur dengan Rating Sempurna untuk Menahan Kilap Wajah di Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:08 WIB

Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi

Penampakan Sajam Milik Remaja yang Hendak Tawuran di Bekasi

Bekaci | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:06 WIB

Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar

Stafsus Menag Hubungi Ahmadiyah, Dalami Pembubaran Paksa Kemah di Karanganyar

Jawa Tengah | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:05 WIB

3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga

3 Lipstik Ombre Terbaik untuk Bibir Gelap sesuai Review dan Harga

Lifestyle | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:05 WIB

Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh

Irfan Bachdim Dukung Jepang di Piala Dunia 2026, Yakin Samurai Biru Melaju Jauh

Bola | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:00 WIB

Review The Amazing Digital Circus: The Last Act: Komedi Absurd dan Horor Psikologis yang Menghantui

Review The Amazing Digital Circus: The Last Act: Komedi Absurd dan Horor Psikologis yang Menghantui

Your Say | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:00 WIB

Sinopsis Speak No Evil: Film Thriller Mencekam di Netflix, Bikin Malam Minggu Penuh Ketegangan!

Sinopsis Speak No Evil: Film Thriller Mencekam di Netflix, Bikin Malam Minggu Penuh Ketegangan!

Entertainment | Sabtu, 06 Juni 2026 | 19:00 WIB

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Terpopuler: Recall Toyota 270 Ribu Mesin, Motor Listrik Yadea Bandung-Bogor

Otomotif | Sabtu, 06 Juni 2026 | 18:58 WIB