KARAWANG - Untuk biaya persalinan istrinya, seorang suami berinisial SW (33) nekat melakukan penipuan berkedok sumbangan acara Maulida Nabi di Masjid Al-Hikmah, Kabupaten Karawang.
Warga Kampung Babaton, Desa Sukaharja, Kecamatan Telukjambe Timur merasa curiga dengan proposal sumbangan acara senilai Rp20 ribu yang diberikan oleh SW. Hingga kemudian, mengamankan dan menyerahkan SW ke kantor polisi terdekat.
Kepada polisi, SW mengaku terpaksa membuat proposal acara 'bodong' untuk mengumpulkan uang yang akan digunakannya sebagai biaya persalinan sang istri.
Mendengar pengakuan pelaku, Kapolsek Telukjambe Timur, AKP Ryan Faisal bersama sejumlah personelnya kemudian mendatangi rumah SW.
“Pria tersebut mengaku tinggal bersama istrinya yang sebentar lagi akan melahirkan di Kampung Pasirjengkol, Kelurahan Tanjungmekar, Kecamatan Karawang Barat,” katanya mengutip radarkarawang.id pada Senin (26/9/2022).
Ryan menerangkan, SW meminta-minta uang dengan membawa proposal acara ke pengunjung kedai Mie Gacoan dan toko Roti Harvest yang berada di kawasan Galuh Mas.
Meskipun sudah menipu, namun warga Kampung Babaton memaafkan perbuatan SW karena merasa kasihan dengan kondisinya. Bahkan, sambungnya warga tidak jadi melaporkan SW.
Akan tetapi, warga meminta SW tidak mengulanginya lagi di kemudian hari.
Ryan mengatakan, permasalahan ini sudah ditindak dengan penegakan hukum secara restorative justice untuk diselesaikan menurut kekeluargaan.
Baca Juga: Lagu Tema Live-Action Kurosagi - The Black Swindler! Boy Group King & Prince Melantunkannya
“Semoga kedepannya, saudara SW tidak mengulangi lagi perbuatannya,” katanya.
Kapolsek pun memberikan bantuan uang persalinan untuk istri SW. Dengan demikian bisa meringankan kesulitan sesama.
Diketahui bahwa SW mempunyi tiga orang anak, sedangkan istrinya akan melahirkan anak keempat dan sudah memasuki pembukaan tahap kedua. Dia beserta istrinya tinggal bersama orang tuanya yang sudah tua, dengan kondisi belum membayar biaya kontrakan selama enam bulan. ***