Enaknya Simping Sayuran Produksi Santri Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta

Purwasuka | Suara.com

Jum'at, 11 November 2022 | 15:10 WIB
Enaknya Simping Sayuran Produksi Santri Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta
Produk simping sayuran produksi Ponpes Al-Muhajirin Purwakarta. (Jabarnews.com)

PURWASUKA - Pondok pesantren (Ponpes) identik dengan lembaga pendidikan yang menitik beratkan pada ilmu keagamaan. Mayoritas ponpes mengajarkan para santrinya untuk hapal Alquran atau kitab-kitab yang jadi rujukan lembaga tersebut. Namun, berbeda dengan Ponpes Al-Muhjirin Purwakarta. 

Di lembaga pendidikan tersebut, santrinya juga diajak untuk bisa berwirausaha. Salah satunya yakni pembuatan simping sayuran

Diketahui, Simping merupakan makanan legendaris khas Purwakarta dan oleh-oleh khas kabupaten terkecil kedua di Jawa Barat.

Ketua Yayasan Al-Muhajirin Purwakarta, Dr. Hj. Ifa Faizah Rohmah mengatakan, para santri di ponpes Al-Muhajirin ini tidak hanya belajar agama saja, tetapi diajak untuk bisa berwirausaha. 

"Kami berupaya memadukan, ilmu agama dan duniawi. Yakni, anak-anak santri dituntut untuk mampu jadi entrepreneurship melalui sektor usaha produktif di Ponpes Al-Muhajirin yang dijadikan ajang latihan para santri untuk berwirausaha," ucap Ifa, Jumat (11/11/2022).

Saat ini, lanjut dia, Yayasan Al-Muhajirin mengenalkan beberapa varian daripada produksi santri yaitu adalah simping sayuran yang mana ini adalah bagian daripada beberapa produksi yang dilaunching dari bidang pertanian.

"Alhamdulillah selain Simping, ada juga sektor usaha lainnya semacam roti kemudian juga ada catering dan bidang-bidang usaha lainnya senantiasa terus kami galakkan sebagai upaya dalam menunjang terhadap perekonomian Pondok Pesantren dan juga sebagi edukasi untuk para santri," Jelas Teteh Ifa, sapaa akrabnya. 

Menurutnya, simping sayuran ini menjadi produk kebanggaan Ponpes Al-Muhajirin, khususnya simping ini adalah ciri khasnya Kabupaten Purwakarta sehingga menjadi bagian untuk menyokong daripada inovasi berbasis kearifan lokal. 

"Simping sayuran ini juga adalah terobosan baru mengintegrasikan antara pertanian dengan produk olahan. Yang mana tentu kita tahu sayuran ini sangat bermanfaat bergizi dan baik untuk kesehatan dan tentunya juga tanpa adanya MSG dan pengawet ini menjadi bagian daripada solusi terhadap kudapan yang sehat untuk anak-anak kita," ungkap Teteh Ifa. 

Ia menyebut, dengan produksi simping sayuran ini para santri mereka juga dilatih minimal memahami mengetahui bagaimana proses pembuatan makanan legendaris dari Kabupaten Purwakarta. 

"Walaupun mungil kecil dan enak rasanya tetapi tahukah dibalik proses itu dibutuhkan ketelitian serta juga kerja keras yang luar biasa untuk membuat simping sayuran.

"Pendidikan Entrepreneur Al-Muhajirin ini bukan pesantren yang mempekerjakan santri. Namun, mereka itu belajar langsung berwirausaha. Para santri juga merupakan reseller beberapa produk jualan dari ponpes kami. Sehingga mereka punya penghasilan,” sebutnya. 

Menurut Ifa, dengan bekal ilmu agama yang kuat, seorang santri dapat menjadi pengusaha yang tidak hanya sukses namun juga peduli pada masyarakat dan lingkungan sekitarnya.

"Dengan dibekali Ilmu wirausaha tersebut, para Santri diharapkan mampu menjadi Enterpreneur Islami yang turut membawa perubahan untuk Indonesia yang lebih baik," harapnya. 

Ditempat yang sama salah satu santri Al-Muhajirin, Muhammad Fikri Fajar Abdurrohim mengaku senang dengan ikut terlibat dalam proses produksi simping sayuran ini. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

5 Potret Rumah Mewah Hasil Jerih Payah Wanita 25 Tahun yang Awalnya Dibilang Halu, Megah Banget!

5 Potret Rumah Mewah Hasil Jerih Payah Wanita 25 Tahun yang Awalnya Dibilang Halu, Megah Banget!

Lifestyle | Jum'at, 11 November 2022 | 09:45 WIB

Dikecam Panglima Santri, Ponpes yang Denda Santrinya Puluhan Juta Akhirnya Buka Suara

Dikecam Panglima Santri, Ponpes yang Denda Santrinya Puluhan Juta Akhirnya Buka Suara

Jabar | Kamis, 10 November 2022 | 21:29 WIB

Mengenal Pasuruan, Tak Hanya Sebagai Kota Pelabuhan

Mengenal Pasuruan, Tak Hanya Sebagai Kota Pelabuhan

| Kamis, 10 November 2022 | 20:35 WIB

Terkini

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano

Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Bojan Hodak Bawa Kabar Baik Soal Marc klok dan Eliano

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:30 WIB

Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya

Apa Zodiak Ahmad Dhani? Ini Karakter dan Peruntungannya

Lifestyle | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

Nama Djaka Budi Utama Masuk Surat Dakwaan Kasus Bea Cukai, KPK Akan Telusuri Keterlibatannya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:29 WIB

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:26 WIB

Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi

Kasa Tertinggal di Tubuh: Diskes Tulungagung Kawal Dugaan Malapraktik yang Kini Masuk Ranah Polisi

Jatim | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:24 WIB

Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional

Hilirisasi Batu Bara Menjadi DME, Langkah Strategis Memperkuat Ketahanan Energi Nasional

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:24 WIB

Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner

Pemain Kunci Timnas Indonesia U-17, Mathew Baker Ungkap Terinspirasi Jay Idzes dan Justin Hubner

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

Di Balik Ledakan Belanja Online, Mengapa Transisi Kemasan Ramah Lingkungan Masih Berliku?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut

Pajak Nol Persen dan Bebas Ganjil Genal Pemilik Mobil Listrik di Jakarta Berlanjut

Otomotif | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:23 WIB

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Wawancara Pelatih Timnas Amerika Serikat: Beban Berat Mauricio Pochettino di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 11:22 WIB