Soroti Masalah Relokasi Pedagang Pasar Rengasdengklok, Dewan Karawang Bakal Lakukan Hal Ini

Purwasuka | Suara.com

Minggu, 04 Desember 2022 | 14:09 WIB
Soroti Masalah Relokasi Pedagang Pasar Rengasdengklok, Dewan Karawang Bakal Lakukan Hal Ini
Relokasi pedagang pasar lama Rengasdengklok Karawang berujung ricuh. (ANTARA/Ali Khumaini)

PURWASUKA - Sejumlah pedagang pasar lama Rengasdengklok menolak direlokasi ke Pasar Proklamasi oleh Pemerintah Kabupaten Karawang. Penolakan pedagang ini lantaran harga kios di Pasar Proklamasi tergolong mahal.

Adanya penolakan dari sejumlah pedagang yang tak mau dipindahkan dinilai politisi Partai Golkar Kabupaten Karawang sebagai kegagalan Pemkab dalam menjalankan komitmennya.

Ketua DPD Golkar Karawang, Syukur Mulyono mengaku, tidak menolak adanya relokasi pedagang dari pasar lama Rengasdengklok ke Pasar Proklamasi.

Namun, menurutnya sebelum merelokasi, seharusnya Pemkab Karawang memastikan dahulu bahwa semuanya sudah sepakat. Sehingga tidak muncul penolakan dari sejumlah pedagang.

Mengingat, sebelumnya pihak pedagang, Pemkab dan developer sebelumnya yakni PT Kaliwangi Dharma Adikara sudah sepakat pada tahun 2005 terkait dengan relokasi, mulai dari klausal biaya relokasi, harga sewa kios, sarana pendukung dan sebagainya.

“Ada perjanjian sebelumya yang dibuat oleh unsur pemerintah, pedagang dan PT Kaliwangi sejak tahun 2005 lalu. Jadi ketika hari ini diteruskan ke PT VIM, Pemda tidak komitmen dengan perjanjian di awal,” ucap Syukur pada Jumat (2/12/2022).

Syukur menyebutkan, bila Pemkab dan pedagang membuat kesepakatan baru terkait hal-hal yang menyangkut relokasi. Maka kecil kemungikan terjadi penolakan.

Bahkan tidak sampai terjadi gesekan antara pedagang dibantu LSM dengan aparat Satpol PP Kabupaten Karawang.

“Seharusnya ketika takeover bukan hanya administrasi dengan Pemda. Tapi semua permasalahan yang berkaitan dengan masyarakat, pemda dan PT VIM harusnya melanjutkan kesepakatan sebelumnya karena itu belum dicabut, karena itu yang dipegang para pedagang,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.

Menanggapi hal ini, dia menyebutkan pada Selasa (6/12/2022) mendatang Fraksi Partai Golkar akan mengadakan pertemuan dengan pihak Pemkab dan unsur pedagang.

“Secara konstitusional kita akan membawa ini, Selasa besok kita hearing ini yang akan kita bawa. Saya sendiri yang akan memimpin hearing itu,” katanya.

Menurutnya, munculnya masalah ini bukan hanya soal kedua belah pihak tidak sepakat. Tapi ada hal lainnya menyangkut sarana dan prasaran yang penting untuk di bahas.

“Sarana pra sarana belum siap semacam listrik, air belum siap, kemudian yang utama IPAL-nya belum ada. Jika pengelolaan sampah pasar tidak terkelola dengan baik tentunya akan berimbas pada sektor lain seperti pertanian, ini yang kita gak mau,” katanya.

Sementara itu, Sekda Karawang, Acep Jamhuri menilai kesepakatan di tahun 2005 lalu merupakan kesalahan PT Kaliwangi.

Karenanya kesepakatan tersebut merupakan tanggung jawab PT VIM dan PT Kaliwangi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nekat Curi Uang di Tempat Kerja, Kurir di Karawang Jadi Penghuni Hotel Prodeo

Nekat Curi Uang di Tempat Kerja, Kurir di Karawang Jadi Penghuni Hotel Prodeo

| Minggu, 04 Desember 2022 | 08:33 WIB

Sedia Payung Warga Karawang, Cuaca Hari Ini Diramalkan BMKG Bakal Begini

Sedia Payung Warga Karawang, Cuaca Hari Ini Diramalkan BMKG Bakal Begini

| Minggu, 04 Desember 2022 | 07:48 WIB

Tolak UMK 2023 Naik 10 Persen, Pengusaha Ancam Hengkang Dari Karawang

Tolak UMK 2023 Naik 10 Persen, Pengusaha Ancam Hengkang Dari Karawang

| Sabtu, 03 Desember 2022 | 13:05 WIB

Terkini

5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri

5 Parfum Aroma Mewah di Indomaret, Wanginya Elegan Bikin Percaya Diri

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB

Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA

Siap-siap War, 11 Cara Beli Tiket Konser The Weeknd Via MyBCA

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB

Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris

Mengatur Kembali Arah Hidup dari Buku Tiada Ojek di Paris

Your Say | Senin, 18 Mei 2026 | 16:00 WIB

Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran

Bupati Sukabumi Bantah Masjid Al Afghani Mangkrak, Asep Japar: Terkendala Keterbatasan Anggaran

Jabar | Senin, 18 Mei 2026 | 15:58 WIB

5 Cushion Paling Laris di Shopee untuk Kulit Berminyak dan Kering

5 Cushion Paling Laris di Shopee untuk Kulit Berminyak dan Kering

Lifestyle | Senin, 18 Mei 2026 | 15:56 WIB

Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?

Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?

Jogja | Senin, 18 Mei 2026 | 15:54 WIB

Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor

Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor

Otomotif | Senin, 18 Mei 2026 | 15:50 WIB

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya:  Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Akses Utama Cilograng Lebak Terputus Akibat Longsor, Warga: Tanah Masih Terus Bergerak

Akses Utama Cilograng Lebak Terputus Akibat Longsor, Warga: Tanah Masih Terus Bergerak

Banten | Senin, 18 Mei 2026 | 15:49 WIB

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

Amnesty International Sebut Eksekusi Mati Global 2025 Capai Rekor Tertinggi dalam 44 Tahun

News | Senin, 18 Mei 2026 | 15:46 WIB