Suara Nyaring Lato-lato Dianggap Ganggu Proses Belajar di Sekolah, Pendidik Minta Pemkab Karawang Segera Bertindak

Purwasuka | Suara.com

Selasa, 10 Januari 2023 | 15:51 WIB
Suara Nyaring Lato-lato Dianggap Ganggu Proses Belajar di Sekolah, Pendidik Minta Pemkab Karawang Segera Bertindak
Permainan anak lato-lato. (ato (YouTube Mikael TubeHD)

PURWASUKA - Suara bising yang tercipta dari pantulan mainan lato-lato dianggap dapat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar (KBM). Hal ini diungkapkan oleh Guru SD Negeri Karawang Kulon III, Eka Favonita.

Eka menilai, mainan lato-lato ini bisa membawa dampak negatif bagi anak didiknya. Bila, mainan tersebut sampai dibawa ke lingkungan sekolah.

Suara nyaring dari mainan ini dinilai sangat mengganggu proses KBM. Alasannyam, suara berisik dari lato-lato bisa mengganggu fokus siswa belajar.

Dia pun mengaku resah soal demam lato-lato yang terjadi saat ini. Bahkan, dikatakannya pada saat hari pertama KBM kembali mulai pada Senin (9/1/2023) banyak anak didiknya yang membawa mainan tersebut ke sekolah.

“Itu bisa mengganggu proses pembelajaran dan membahayakan juga kalau terlempar,” ucapnya, Selasa (10/1/2023).

Eka mengatakan, pihak sekolah sampai mengimbau kepada orang tua siswa agar anaknya tidak membawa lato-lato ke sekolah.

“Alhamdulillah setelah dihimbau dari kemarin dan lewat grup WhatsApp ke wali murid, hari ini tidak ada yang membawa mainan tersebut,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.

Sementara itu, Kepala SDN Cibalongsari 3 Klari, Karawang Lela Nurlaela mengaku, memberikan arahan kepada siswa agar tidak membawa mainan tersebut ke sekolah.

“Kemarin juga ada yang bawa, langsung kita arahkan agar jangan bermain lato-lato di sekolah,” katanya.

“Kita edukasi, selain nantinya bisa menganggu proses pembelajaran, juga kita tekankan potensi bahayanya. Kalau ada kejadian yang tak diharapkan, kan pihak sekolah juga yang harus bertanggung jawab,” tambah Lela.

Kemudian, Kepala SDIT Al Bakhtiar Karawang, Amal mengaku, khawatir permainan lato-lato membuat sekolah yang idealnya aman dan nyaman dalam belajar malah menjadi sebaliknya.

“Karena suaranya itu cukup mengganggu,” ucapnya.

Alasan kekhawatiran Amal bukan tanpa sebab. Disebutkannya, seorang pelajar di Kabupaten Purwokerto terluka akibat main lato-lato.

Dari contoh itu, pihaknya melarang siswa untuk membawa lato-lato ke sekolah.

“Tadi awal masuk sekolah, saya juga minta ke para guru untuk mengawasi peserta didik. Selain mengganggu pembelajaran, lato-lato ini juga berbahaya,” katanya.

Dia meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Karawang untuk menegaskan larangan membawa lato-lato ke sekolah.

“Setahu saya, di Kabupaten/Kota lain sudah ada larangan membawa lato-lato ke sekolah, kalau di Karawang sendiri belum ada tuh, semoga saja ada respon dari Disdikpora Karawang,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemkab Karawang Didorong Tambah Jumlah Puskesmas, Legislator Ungkap Alasannya

Pemkab Karawang Didorong Tambah Jumlah Puskesmas, Legislator Ungkap Alasannya

| Selasa, 10 Januari 2023 | 15:36 WIB

Meski Berisik, KPAI Usul Sekolah Manfaatkan Permainan Lato Lato Jadi Ajang Adu Kreativitas

Meski Berisik, KPAI Usul Sekolah Manfaatkan Permainan Lato Lato Jadi Ajang Adu Kreativitas

Lifestyle | Selasa, 10 Januari 2023 | 15:15 WIB

Pemkab Karawang Bakal Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini, Bupati Cellica Bilang Begini

Pemkab Karawang Bakal Perbaiki Dua Ruas Jalan Ini, Bupati Cellica Bilang Begini

| Selasa, 10 Januari 2023 | 15:01 WIB

Terkini

Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark

Kasper Schmeichel Pensiun, Cedera Bahu Akhiri Karier Sang Legenda Denmark

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:43 WIB

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Data Ini Bikin Khawatir: Gadget Keluarga Indonesia Masih Rentan Diretas

Tekno | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:37 WIB

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Belum Siap Beroperasi, Modal Awal Danantara Sumberdaya Indonesia Rp100 Juta dan Wajib Kejar Cuan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:36 WIB

Iduladha dan Generasi Muda: Makna Lama yang Masih Relevan di Era Modern

Iduladha dan Generasi Muda: Makna Lama yang Masih Relevan di Era Modern

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:30 WIB

Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS

Apes! Pelaku Curanmor di Lampung Tengah Malah Terjungkal dan Berakhir di RS

Lampung | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:27 WIB

Keren, Viral Pria Sukses Beri Kejutan Ultah Pakai Template Netflix di Bioskop

Keren, Viral Pria Sukses Beri Kejutan Ultah Pakai Template Netflix di Bioskop

Entertainment | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:21 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Dicueki Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026, Akahkah Pascal Struijk Pilih Timnas Indonesia?

Dicueki Belanda dan Belgia di Piala Dunia 2026, Akahkah Pascal Struijk Pilih Timnas Indonesia?

Bola | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:14 WIB

Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?

Mengapa Tuduhan Amien Rais soal Teddy Mudah Dipercaya Publik?

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:09 WIB

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Dongkrak Ekonomi Lokal, SIG Tebar 292 Hewan Kurban di Momen Iduladha

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:05 WIB