Wow! Kereta Api Cepat Mengaspal di Purwakarta

Purwasuka

Rabu, 31 Mei 2023 | 13:41 WIB
Wow! Kereta Api Cepat Mengaspal di Purwakarta
Odong-odong dengan tampilan mirip Kereta Api Cepat. (Jabarnews)

PURWASUKA - Uji coba kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB) diketahui masih terus dilakukan pemeritahan, namun momen ini justru dijadikan sebagai ide yang menarik untuk memodifikasi kendaraan menjadi odong-odong layaknya kereta cepat.

Ide tersebut didapatkan oleh Lili Sulaeman (38) warga Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Lili mengaku bahwa pembuatan odong-odong yang berbentuk kereta cepat ini terinspirasi dari program Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) yang membangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB).

"Terinspirasi dari program pemerintah yah, pak Jokowi yang saat ini lagi membangun kereta cepat," ujar Lili saat ditemui di Kawasan Situ Buleud, Kelurahan Nagri Kidul, Kecamatan/Kabupaten Purwakarta, Rabu, 31 Mei 2023.

Lili menjelaskan, untuk proses pembuatan odong-odong kereta cepat ini, memakan waktu sekitar 13 bulan.

"Jadi untuk bahan dasar odong-odong ini adalah mobil kijang lama. Untuk proses modifikasinya itu memakan waktu sekitar 13 bulan dan mengeluarkan uang sekitar Rp 130 juta," ucapnya.

Ia mengatakan, odong-odong kereta cepat ini beroperasi di Kawasan Situ Buleud dari hari Minggu sore pukul 15.00 WIB hingga Jumat malam pukul 22.00 WIB dan bisa menampung hingga 17 orang.

"Jadi kami setiap hari beroperasi dan hanya libur di hari Sabtu, karena jalur Kawasan Situ Buleud ini digunakan untuk wisata kuliner," ucapnya.

Adapun tarif naik odong-odong kereta cepat, ia mengatakan, untuk anak-anak Rp 5.000 dan orang dewasa Rp 10.000.

baca juga

"Jadi nanti yang naik odong-odong ini akan keliling di Kawasan Situ Buleud dengan menempuh jarak sekitar 3 Km dan mengabiskan waktu sekitar 10 sampai 15 menit," ucap Lili.

Lili berharap, kehadiran odong-odong kereta cepat ini bisa menarik wisatawan yang ingin berlibur ke Kabupaten Purwakarta.

"Tentu tujuannya untuk menarik wisatawan dalam maupun luar kota agar bisa berlibur di Kawasan Situ Buleud ini, dengan banyaknya wisatawan yang hadir pasti kan membangun perekonomian warga lainnya juga," katanya.

Sementara itu, salah satu warga yang naik odong-odong kereta cepat, yakni Annisa Permata (30) mengaku senang dengan adanya odong-odong tersebut.

"Iya bisa keliling-keliling, liat sejumlah bangunan ikonik di Purwakarta seperti stasiun dan Museum Diorama. Cocok untuk menghabiskan waktu luang, apalagi kalau bawa anak-anak," ucap Annisa.

Terlihat odong-odong kereta cepat tersebut terdiri dua rangkaian. Didominasi dengan warna putih, odong-odong tersebut membawa belasan penumpang dengan lagu anak-anak.

Tak hanya untuk keliling Kawasan Situ Buleud saja, ternyata odong-odong kereta cepat ini juga diramaikan oleh masyarakat yang ingin berswafoto.

Apalagi saat memasuki malam hari, odong-odong ini dihiasi dengan lampu warna-warni yang membuat kesan makin meriah.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Arti Istilah Cawe-Cawe yang Sering Diucapkan Presiden Jokowi Soal Pilpres

Arti Istilah Cawe-Cawe yang Sering Diucapkan Presiden Jokowi Soal Pilpres

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2023 | 13:15 WIB

Arti Cawe-Cawe: Istilah yang Dipakai Jokowi Demi Urusan Pilpres 2024

Arti Cawe-Cawe: Istilah yang Dipakai Jokowi Demi Urusan Pilpres 2024

News | Rabu, 31 Mei 2023 | 12:28 WIB

6 Calon Bos OJK Sudah di Tangan Jokowi, Berikut Daftarnya

6 Calon Bos OJK Sudah di Tangan Jokowi, Berikut Daftarnya

Bisnis | Rabu, 31 Mei 2023 | 12:28 WIB

Terkini

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

BGN Cuma Mampu Serap Anggaran Belanja 60,49 Persen, Masih Ada Sisa Rp 33,6 Triliun

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:13 WIB

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

4 HP dengan Baterai 8000 mAh Plus Tahan Hingga 2 Hari, RAM 8 GB Cocok Buat Ojol

Tekno | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:10 WIB

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara

Lifestyle | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:06 WIB

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:05 WIB

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:03 WIB

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:02 WIB

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 16:00 WIB

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:55 WIB

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919

Bisnis | Jum'at, 17 Juli 2026 | 15:53 WIB

×