Gombong Kebumen Bakal jadi Kawasan Industri Berikat

Purwokerto

Sabtu, 23 April 2022 | 10:19 WIB
Gombong Kebumen Bakal jadi Kawasan Industri Berikat
Humas Pemkab Kebumen

KEBUMEN, SUARAPURWOKERTO.ID-Wilayah Kecamatan Gombong Kebumen bakal dibangun kawasan industri berikat oleh pemerintah daerah. Ini untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Kebumen di sisi barat. 


Kawasan Berikat merupakan kawasan industri padat karya yang mampu menyerap banyak tenaga kerja.


Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan,  alasan mengapa di Gombong ini perlu dibangun kawasan industri. Gombong sejak dulu sudah dikenal sebagai kota penyanggah kabupaten di sisi barat. Karena itu perlu kembali dikuatkan.


"Kita tahu Gombong itu termasuk kota tua, kota penyanggah yang merupakan pusat bisnis kabupaten Kebumen di sisi barat,"ujar Bupati, Sabtu (23/4/2022) 


Namun seiring waktu, kata Bupati, pamor Gombong saat ini sudah mulai meredup. Geliat ekonomi di sana tak lagi seramai dulu. Untuk itu, Bupati punya keinginan besar agar penanaman investasi di Kebumen diarahkan ke Gombong.  Agar wilayah ini perekonomiannya semakin hidup dan tumbuh besar.


Ia mencontohkan, Gombong dulu benar-benar ramai, terminalnya penuh, selalu dilewati bus antar kota antar provinsi. Tapi kondisi sekarang terminalnya sudah mangkrak, tak berpenghuni. 


"Di stasiun Gombong dulu juga kereta-kereta eksekutif dan bisnis berhenti sekarang sudah gak. Pasar juga tidak lagi ramai," terang Bupati.


Menurut Bupati, Gombong sangat potensial untuk dijadikan sebuah kawasan industri. Karena Gombong merupakan central ekonomi Kebumen di sisi barat yang menghubungkan wilayah kabupaten lain, yakni Banyumas, Banjarnegara, Wonosobo, Pubalingga, sampai Purwokerto.


Gombong bisa jadi sentral ekonominya Kebumen karena gerbang pintu Kebumen ada di sana. 


Pihaknya akan menjadikan pasar Gombong yang selama puluhan tahun dikelola oleh pihak ketiga, ke depan akan dikerjasamakan dengan Badan Usaha Milik Desa atau Bumdes Bersama (Bumdesma).  Baik untuk pengelolaan parkir, penyewaan kios, atau retribusi lainnya. Sejak tahun 1988, pasar Gombong sudah dikelola pihak ketiga. Atau sudah 30 tahun lebih. 


Bupati berharap, dengan kembali dibangunnya Gombong sebagai pusat perekonomian Kebumen di sisi barat, bisa mengurangi angka kemiskinan dan pengangguran. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wisata Parang Gombong, Destinasi Liburan Akhir Tahun dengan Budget Minim

Wisata Parang Gombong, Destinasi Liburan Akhir Tahun dengan Budget Minim

Your Say | Minggu, 22 Desember 2024 | 12:49 WIB

Terkini

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

×