Fakta Baru Misteri Jejak Harimau di Banjarnegara, BKSDA Turun Tangan

Purwokerto

Sabtu, 28 Mei 2022 | 16:09 WIB
Fakta Baru Misteri Jejak Harimau di Banjarnegara, BKSDA Turun Tangan
BKSDA

SUARAPURWOKERTO. ID, Warga Desa Sawangan dan Desa Kecepit Banjarnegara sempat digegerkan dengan kemunculan satwa diduga harimau yang berkeliaran di kebun petani.  Dari informasi yang beredar, harimau itu berjumlah 4 ekor, 1 ekor induk dan 3 anakan. 
Kades Sawangan April Kurnianto mengatakan, dari informasi warga, hewan diduga harimau itu diketahui berkeliaran  di perbatasan Alas Sigombal Desa Kecepit dengan Alas Penawaren Desa Sawangan. 

Petani setempat mengetahui keberadaan predator itu tanpa sengaja. Seorang petani mulanya biasa saja beraktivitas di kebun. 
Namun suara hewan menggeram di balik semak membuatnya panik. Ia memutuskan menoleh untuk memastikan suara apa yang dia dengar. Alangkah kagetnya, ia melihat sosok Raja Hutan muncul di semak-semak lahan. 
Ternyata bukan satu warga saja yang melihat penampakan Harimau.  Beberapa warga, kata dia, pernah melihat harimau di lokasi sama, namun pada waktu atau hari yang berbeda. 
Pihaknya meninjau langsung lokasi kejadian dan menemukan bekas tapak kaki hewan di jalan setapak sawah (galenagan). Diduga itu tapak kaki harimau.

Berita kemunculan harimau di Banjarnegara ini direspon Balai Konservasi dan Sumber Data Alam (BKSDA) Jateng yang ikut turun ke lapangan. 
BKSDA terjun melakukan investigasi, termasuk mengonfirmasi warga yang sempat melihat satwa itu. Tim juga jejak telapak kaki hewan di areal sawah yang sempat diduga tapak kaki harimau. 

Kepala Balai KSDA Jawa Tengah Darmanto dalam keterangan tertulisnya mengatakan, hasil diskusi bersama Direktur Peduli Karnivor Jawa Didik Raharyono, dengan bukti di lapangan, tapak kaki hewan hasil verifikasi lapangan dianggap tidak sama dengan jejak tapak kaki jenis keluarga kucing (Harimau maupun Macan Tutul). 

Ia menjelaskan, satwa jenis Harimau, Macan dan Kucing, jejak kaki yang ditinggalkan tidak memunculkan bentuk kuku. 

"Pada saat berjalan, kuku tersimpan masuk ke dalam kantong kuku yang ada pada kaki harimau, " katanya, Sabtu (28/5/2022) 

Namun berbeda dengan satwa karnivora lain misalnya Anjing Hutan, Ajag atau keluarga anjing lainnya. Kuku satwa jenis itu tidak tersimpan ke dalam. Sehingga apabila ada rekam jejak tapak kakinya, kuku tetap muncul. 

Dengan melihat karakteristik jejak tapak kaki karnivora itu, pihaknya menganalisa jejak tapak kaki hewan yang sempat diduga harimau di Kecamatan Punggelan, Banjarnegara. 

"Berdasarkan hasil cetakan jejak tapak kaki yang dijumpai di lokasi menggunakan gypsum, terlihat adanya rekam jejak kuku, " katanya
Namun warga pun tidak bisa memastikan apakah jejak tapak kaki hewan yang ditemukan itu adalah jejak kaki hewan mirip Harimau yang mereka lihat. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Generasi Muda Harus Melek Tradisi: Bagaimana Topeng Blantek Tetap Eksis?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:01 WIB

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Kontroversi Uan Juicy Luicy: Mengapa Humor Misoginis Tak Boleh Dimaklumi

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Jalur Baru Kelok 23 Bantul Mulai Diuji Coba

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 10:00 WIB

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Volume Transaksi Naik, Bursa Kripto CFX Perkuat Pasar Aset Digital Indonesia

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:59 WIB

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

Menakar Pencopotan Purbaya: Sarat Kalkulasi Politik 2029 dan Beban Fiskal

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:58 WIB

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Segera Antre, Harga Emas Antam Anjlok Jadi Rp2.592.000/Gram

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Rupiah Menguat Tipis Imbas Menkeu Baru Suahasil Nazara Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:52 WIB

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Zero Odol Masih Jauh Tercapai, 72 Ribu Truk Obesitas Masih Beroperasi di Jalan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:51 WIB

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Buka Layanan SPKLU Kini Bisa Jadi Bisnis yang Cuan

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 09:46 WIB

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

Berapa Gaji Suahasil Nazara sebagai Menkeu? Intip Kekayaannya versi LHKPN

News | Selasa, 15 September 2026 | 09:45 WIB

×