Masih Keluarga, Unila Akan Dukung Rektor KRM dengan Berikan Bantuan Hukum

Purwokerto | Suara.com

Minggu, 21 Agustus 2022 | 18:49 WIB
Masih Keluarga, Unila Akan Dukung Rektor KRM dengan Berikan Bantuan Hukum
rilis KPK korupsi rektor Unila

PURWOKERTO.SUARA.COM- Setelah dilakukannya operasi tangkap tangan yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Rektor Karomani (KRM), Sabtu (20/8) dini hari, terkait suap penerimaan mahasiswa baru tahun 2022, pihak Unila menegaskan akan memberikan bantuan hukum.

Mengutip dari Antara, Wakil Rektor 4 Prof Suharso mengatakan saat ditanyai keterangannnya di Unila, Bandar Lampung, Minggu (21/8) jika Unila akan membantu Rektor KRM itu.

“Ya, Unila akan memberikan bantuan hukum terhadap yang bersangkutan,” jelasnya.

Menurut Suharso, bantuan ini diberikan kepada Rektor KRM karena masih keluarga besar Unila. Oleh sebab itu, pihaknya akan memberikan perhatian bantuan hukum kepada anggota keluarga yang tengah bermasalah atau terkena musibah.

“Tentang aturan dan sebagaimana akan dipelajari lagi, terkait bantuan hukum yang akan diberikan kepada Karomani,” katanya.

Tapi, Suharso menambahkan bahwa Unila akan tetap menghormati seluruh proses hukum yang berjalan sesuai dengan OTT oleh KPK terhadap Rektor Karomani dan jajaran petinggi kampus lainnya pada Sabtu (20/8) lalu.

Tak hanya itu, pihak Unila juga sangat siap jika dimintai informasi yang mungkin diperlukan terkait kasus suap penerimaan mahasiswa baru tahun 2022. 

Diketahui bahwa KPK telah menetapkan empat orang tersangka dalam dugaan kasus suap oleh penyelenggara negara atau yang mewakilanya pada penerimaan calon mahasiswa baru Universitas Lampung (Unila) tahun ini.

Empat orang tersangka yang telah ditetapkan oleh KPK adalah tiga orang dari pihak Unila yang menerima suap yaitu Karomani (KRM) selaku rektor, Wakil Rektor I Bidang Akademik Heryandi (HY), Ketua Senat Unila Muhammad Basri (MB) dan satu orang lainnya dari pihak swasta yang memberikan suap yaitu Andi Desfiandi atau AD.

Melalui rekontruksi perkara, diketahui jika KRM merupakan rektor dari Unila ynag menjabat dari 2022 hingga 2024 dan memiliki wewenang terkait mekanisme Seleksi Mandiri Masuk Universitas Lampung (Simanila) tahun akademik 2022.

Pada periode Simanila berjalan, KPK menduga bahwa KRM berperan aktif serta terlibat langsung dalam proses kelulusan calon mahasiswa jalur Simanila.

KRM diketahui memerintahkan HY dan kepala Biro Perencanaan dan Hubungan Masyarakat Unila Budi Sutomo bersama dengan MB untuk menyeleksi secara personal terkait kesanggupan orang tua calon mahasiswa.

Menurut keterangan, jika calon mahasiswa dinyatakan lulus maka orang tuanya dapat dibantu untuk menyerahkan sejumlah uang selain uang resmi  yang harus dibayar sesuai dengan mekanisme dari Universitas Lampung. (citra)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nambahin Kerjaan KPK Saja! Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Jadi Ajang Korupsi hingga Pak Profesor Ditangkap

Nambahin Kerjaan KPK Saja! Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Jadi Ajang Korupsi hingga Pak Profesor Ditangkap

| Minggu, 21 Agustus 2022 | 09:31 WIB

Wow, KPK OTT Rektor Perguruan Tinggi Negeri di Lampung

Wow, KPK OTT Rektor Perguruan Tinggi Negeri di Lampung

| Sabtu, 20 Agustus 2022 | 12:35 WIB

Belum Rampung Kasus Pembunuhan Berencana, Ferdy Sambo Kini Dilaporkan ke KPK atas Tuduhan Suap

Belum Rampung Kasus Pembunuhan Berencana, Ferdy Sambo Kini Dilaporkan ke KPK atas Tuduhan Suap

| Senin, 15 Agustus 2022 | 13:35 WIB

Terkini

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:50 WIB

Ketika Aroma Rendang Kurban Akhiri Pelarian Napi Rutan Pekanbaru

Ketika Aroma Rendang Kurban Akhiri Pelarian Napi Rutan Pekanbaru

Riau | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:47 WIB

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:46 WIB

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:44 WIB

Polemik Seleksi Paskibraka: Gubernur Sulsel Pertemukan Peserta Dengan Panitia

Polemik Seleksi Paskibraka: Gubernur Sulsel Pertemukan Peserta Dengan Panitia

Sulsel | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:42 WIB

Iduladha Bukan Cuma Soal Sate: Mengapa Kita Butuh Rem di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia?

Iduladha Bukan Cuma Soal Sate: Mengapa Kita Butuh Rem di Tengah Hiruk-Pikuk Dunia?

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:40 WIB

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:39 WIB

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI

Bisnis | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:37 WIB

Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda

Soal Izin Gereja GMS di Bantul, Bupati Halim: Hak Ibadah dan Legalitas Bangunan Itu Dua Hal Berbeda

Jogja | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:34 WIB

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

Rumah di Sleman 39 Kali Terbakar, Misteri Teror Api Belum Terpecahkan Meski Gegana Turun Tangan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:33 WIB