Janin Dalam Kandungan Dapat Tertular Cacar Monyet, Kenali Gejalanya dan Cara Penularannya

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 30 Agustus 2022 | 15:49 WIB
Janin Dalam Kandungan Dapat Tertular Cacar Monyet, Kenali Gejalanya dan Cara Penularannya
ilustrasi cacar monyet

PURWOKERTO.SUARA.COM Penyakit infeksi yang disebabkan virus monkeypox pertama kali ditemukan pada manusia di Afrika pada 1970.

“Monkeypox awalnya ditularkan ke manusia melalui hewan sejenis monyet, tikus, hamster, dan tupai yang berasal dari Afrika,” kata Medical Executive PT Kalbe Farma Tbk, dr. Johan Indra.

Ia mengatakn, penularan penyakit tersebut melalui cairan tubuh, seperti melalui kontak dengan luka, gigitan, atau dengan memakan daging hewan yang dimasak dengan tidak benar.Cacar monyet dapat menular dari manusia ke manusia, dengan berbagai cara penularan.

“Kontak langsung seperti bersentuhan dengan cairan tubuh orang yang terinfeksi, misalnya cairan luka, juga melalui droplet (percikan air liur) yang mirip dengan cara penularan covid19. Dapat juga tertular melalui kontak tidak langsung seperti menggunakan atau bersentuhan dengan barang yang terkontaminasi virus,” ungkap dr. Johan.

“Virus ini juga dapat menular dari ibu ke janin yang dikandung melalui plasenta,” tambahnya.

Secara umum gejala cacar monyet mirip dengan cacar namun lebih ringan. Sakit kepala, demam, nyeri otot, lemah, lesu, letih, serta timbul benjolan di leher, ketiak, dan di lipat paha yang terjadi karena pembengkakan kelenjar getah bening menjadi gejala cacar monyet. Kondisi itu muncul antara 5-21 hari setelah penderita terpapar virus.

“Gejala awal ini bisa disertai atau diikuti dengan gejala pada kulit berupa ruam, yang diawali dengan bintik atau bercak merah, kemudian mengalami penonjolan yang disebut papula. Lalu, tonjolan ini berisi cairan jernih seperti lepuh yang berangsur-angsur menjadi keruh karena berisi nanah yang kemudian akan pecah dan menjadi keropeng atau krusta,” jelas dr. Johan.

Selain itu kurun waktu sejak awal gejala timbul hingga gejala pada kulit sembuh dan keropeng hilang, membutuhkan tiga hingga empat minggu. Ketika penderita masih mengalami gejala belum sembuh dan masih terdapat keropeng, masih dapat menularkan virus ke orang lain.

Seseorang yang memiliki gejala seperti monkeypox harus segera diperiksa di fasilitas kesehatan terdekat untuk memastikan penyakitnya. Agar dapat segera dipastikan memalui diagnosis monkeypox yang ditentukan melalui penemuan virus dari pemeriksaan sampel.

“Sampel diambil dari ruam kulit penderita, lalu dilakukan pemeriksaan PCR untuk menemukan materi genetik virus Monkeypox. Jika diagnosis monkeypox terkonfirmasi maka penderita harus diisolasi, bisa secara mandiri atau di rumah sakit, bergantung pada keparahan penyakit, kerentanan, dan kemampuan,” tuturnya.

Pemerintah Indonesia telah mengkonfirmasi pasien yang terkena cacar monyet beberapa waktu lalu.(iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serius Hadapi Cacar Monyet, RSUD Dr Soetomo Siapkan Ruangan Khusus

Serius Hadapi Cacar Monyet, RSUD Dr Soetomo Siapkan Ruangan Khusus

| Minggu, 28 Agustus 2022 | 21:01 WIB

Perkembangan Gejala Varian Omicron BA.5 pada Manusia

Perkembangan Gejala Varian Omicron BA.5 pada Manusia

| Jum'at, 26 Agustus 2022 | 22:12 WIB

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

Beda Gejala, Kenali Perbedaan Cacar Monyet dan Cacar Pada Umumnya

| Selasa, 23 Agustus 2022 | 14:35 WIB

Terkini

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

Survei Cyrus Network: 70 Persen Masyarakat Puas Kinerja Menteri Kabinet Merah Putih

News | Rabu, 15 April 2026 | 00:14 WIB

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

Survei Cyrus: 65,4 Persen Publik Dukung MBG

News | Selasa, 14 April 2026 | 23:49 WIB

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Bank Sumsel Babel Gelar Undian Pesirah 2026, Bidan di Belitang Menang Hadiah Mobil

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:40 WIB

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Audit Investigasi Tuntas! Bukti Transfer Ungkap Praktik Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor

Bogor | Selasa, 14 April 2026 | 23:34 WIB

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi

Jabar | Selasa, 14 April 2026 | 23:27 WIB

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Negosiasi Pasokan BBM dan LPG dari Rusia, Menteri ESDM: Hasilnya Memuaskan

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:25 WIB

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Langkah Nyata PTBA Pulihkan Trauma dan Sekolah Rusak Pascabanjir di Sumatera

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:24 WIB

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Sudah Melecehkan, Malah Memukul: Jejak Kriminal Mahasiswa Untirta yang Kini Diusir dari Kampus

Banten | Selasa, 14 April 2026 | 23:19 WIB

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Pasar Modal Lebih Sehat dan Kredibel Berkat Reformasi OJK

Bisnis | Selasa, 14 April 2026 | 23:15 WIB

Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya

Sidang OTT KPK OKU Bongkar Dugaan Fee Rp3,7 Miliar, Ini Alur Uangnya

Sumsel | Selasa, 14 April 2026 | 23:14 WIB