Bayi Sering Menangis, Begini Cara Terbaik untuk Menenangkannya

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 15 September 2022 | 07:38 WIB
Bayi Sering Menangis, Begini Cara Terbaik untuk Menenangkannya
Ilustrasi bayi menangis. (Shutterstock - Nikkos)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Memiliki bayi bagi pasangan muda yang baru menikah tentu menjadi kesenangan tersendiri. Beragam hal yang baru ditemui menjadikan pasangan ini harus berkerjasama dalam membagi waktu saat menjaga bayi. 

Terutama saat menangani bayi ketika menangis, beragam upaya yang bisa dilakukan jadi alternatif untuk membuat bayi berhenti menangis. Namun tahukah kamu sebuah penelitian menyebutkan bahwa menggendong bayi sambil berjalan kaki selama sekitar lima menit merupakan cara terbaik untuk meredakan dan menenangkan bayi yang menangis.

Strategi menenangkan bayi berbasis bukti (evidence-based) itu merujuk dari eksperimen yang dilakukan di Jepang dan Italia, yang dianalisis dan diterbitkan dalam jurnal Current Biology. Tim penulis makalah mengatakan mereka berharap temuan tersebut dapat bermanfaat bagi orang tua yang stres dalam menghadapi bayi, terutama bagi yang tidak berpengalaman.

“Saya telah membesarkan empat anak. Tetapi bahkan saya tidak dapat memperkirakan hasil utama dari penelitian ini sampai data statistik muncul,” kata Kumi Kuroda penulis senior dari RIKEN Center for Brain Science di Jepang dalam sebuah pernyataan video, dikutip Antara dari AFP.

Sebelumnya, tim peneliti telah mempelajari respon yang muncul pada mamalia seperti tikus, anjing, dan monyet. Ketika hewan-hewan ini menggendong bayi mereka dan mulai berjalan, bayi menjadi pendiam dan penurut, serta detak jantungnya melambat.

Kuroda dan rekannya ingin mengeksplorasi hal tersebut lebih jauh pada manusia dan membandingkan efeknya dengan perilaku menenangkan bayi lainnya seperti menggoyangkan bayi di satu tempat.

Peneliti merekrut 21 pasangan ibu dan bayi berusia 0-7 bulan untuk menguji dalam empat kondisi, yaitu digendong sambil bergerak, dipegang diam sambil ibu dalam posisi duduk, dibaringkan di tempat tidur yang tenang, atau dibaringkan di ranjang goyang.

Intensitas menangis berkurang dan detak jantung melambat dalam 30 detik ketika bayi digendong ibu sambil bergerak. Efek yang sama muncul ketika bayi di ranjang goyang, tetapi tidak sama ketika bayi hanya dipegang tanpa gerak.

Hal ini menunjukkan bahwa, bertentangan dengan asumsi, pelukan ibu tidak cukup untuk menenangkan bayi dan respon dari pergerakan merupakan faktor penting.

Selanjutnya, tim melihat dampak menggendong bayi selama lima menit. Mereka menemukan bahwa aktivitas tersebut membuat 46 persen dari bayi tertidur dan 18 persen tertidur di menit berikutnya. Namun ketika bayi ditidurkan, lebih dari sepertiga menjadi setengah terjaga dalam waktu 20 detik.

Hasil pembacaan elektrokardiogram menunjukkan detak jantung bayi meningkat begitu mereka terlepas dari tubuh ibu mereka. Namun, ketika bayi tertidur lebih lama sebelum dibaringkan, mereka cenderung tidak terbangun.

Kuroda mengatakan penemuan ini mengejutkan karena dia telah mengasumsikan faktor lain seperti cara bayi ditempatkan di tempat tidur atau pengaruh postur bayi yang dapat berperan, tetapi hal ini tidak terjadi.

“Intuisi kita sangat terbatas, makanya kita butuh ilmu,” ujarnya.

Berdasarkan penelitian Kuroda dan tim, mereka merekomendasikan cara untuk menenangkan dan mendorong bayi agar tidur. Ibu disarankan menggendong sambil berjalan lima menit, lalu duduk dan menggendong bayi selama lima hingga delapan menit, sebelum akhirnya menidurkan sang bayi.

Cara tersebut memberikan kenyamanan yang lebih pada bayi dibandingkan dengan metode lain seperti membiarkan bayi menangis hingga tertidur. Namun demikian penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk memahami apakah menggendong sambil berjalan itu dapat melatih bayi untuk tidur dalam waktu yang lebih panjang.* (ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yuk Cermat Kiat-Kiat Tumbuhkan Minat Baca Pada Anak

Yuk Cermat Kiat-Kiat Tumbuhkan Minat Baca Pada Anak

| Minggu, 11 September 2022 | 20:30 WIB

Cara Mengganti Popok Agar Bayi Tetap Anteng, Orang Tua Wajib Tahu

Cara Mengganti Popok Agar Bayi Tetap Anteng, Orang Tua Wajib Tahu

| Jum'at, 02 September 2022 | 20:34 WIB

Perkembangan Teknologi Semakin Pesat, Orangtua Perlu Bekal Digital Parenting yang Mumpuni

Perkembangan Teknologi Semakin Pesat, Orangtua Perlu Bekal Digital Parenting yang Mumpuni

| Selasa, 16 Agustus 2022 | 19:28 WIB

Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Warga Cilacap Buang Bayi di Pekarangan Rumah

Malu Lahirkan Bayi Hasil Hubungan Gelap, Warga Cilacap Buang Bayi di Pekarangan Rumah

| Senin, 15 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Terkini

Anak Rusuh di Pesawat, Denise Chariesta: Lebih Baik Aktif daripada Pendiam

Anak Rusuh di Pesawat, Denise Chariesta: Lebih Baik Aktif daripada Pendiam

Entertainment | Rabu, 01 April 2026 | 17:31 WIB

Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik

Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:31 WIB

Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH

Pemkot Yogyakarta Batasi BBM Kendaraan Dinas, Sleman Tetap WFO dan Tolak WFH

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:30 WIB

Bukan April Mop, Taeyang BIGBANG Goda Fans dengan Pengumuman Comeback Solo

Bukan April Mop, Taeyang BIGBANG Goda Fans dengan Pengumuman Comeback Solo

Your Say | Rabu, 01 April 2026 | 17:30 WIB

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

Tiga Jembatan Darurat Percepat Pemulihan Akses di Wilayah Terdampak Bencana

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:27 WIB

Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR

Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Tak Diakui Anak, Pria di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung dan Mutilasi Tubuh Korban

Tak Diakui Anak, Pria di Bulukumba Bunuh Ayah Kandung dan Mutilasi Tubuh Korban

Sulsel | Rabu, 01 April 2026 | 17:21 WIB

Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan

Harga Mobil Listrik Toyota Anjlok, Kini Cuma Rp200 Jutaan

Otomotif | Rabu, 01 April 2026 | 17:21 WIB

Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat

Kolaborasi Relawan dan Pemerintah Dorong Pemulihan Sumatera Lebih Cepat

News | Rabu, 01 April 2026 | 17:20 WIB