6.971 Guru Madrasah Ikuti PPG Angkatan III

Purwokerto

Senin, 26 September 2022 | 21:52 WIB
6.971 Guru Madrasah Ikuti PPG Angkatan III
Penandatanganan MoU PPG dengan LPTK

PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Kemenag kembali menggelar program Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam Jabatan bagi Guru Madrasah. Direktur GTK Madrasah, Muhammad Zain mengatakan, PPG dalam Jabatan bagi Guru Madrasah Angkatan III akan segera dimulai. 

"Untuk mapel agama diselenggarakan pada 3 Oktober 2022," terangnya usai penandatanganan kerja sama dengan Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan (LPTK) penyelenggara PPG di Kediri, Jumat (23/9/2022).

Ada 40 LPTK yang menjalin sinergi dalam penyelenggaraan PPG dalam Jabatan bagi Guru Madrasah untuk Angkatan III tahun 2022. 

Jumlah ini terdiri atas 36 LPTK  Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (LPTK PTKIN) dan 4 LPTK Perguruan Tinggi Umum (LPTK PTU). Penandatanganan perjanjian kerja sama dilakukan antara Direktur GTK Madrasah dengan para pimpinan LPTK.

Menurut Zain, PPG dalam Jabatan bagi Guru Madrasah angkatan III ini prosesnya melalui dua skema pembiayaan. Pertama, dibiayai DIPA Direktorat Jenderal Pendidikan Islam. Kedua, dibiayai Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

Total ada 6.971 guru madrasah yang akan mengikuti  PPG angkatan III. Sebanyak 6.171 guru di antaranya dengan pembiayaan LPDP dan 800 guru melalui pembiayaan DIPA Ditjen Pendis. 

"Dari 6.171 orang yang dibiayai LPDP, 5.371 adalah guru mapel agama, sisanya guru mapel umum. Sedangkan 800 orang yang dibiayai DIPA Ditjen Pendis seluruhnya adalah guru mapel agama," sambungnya.

Sementara untuk PPG Mapel Umum, akan berjalan mulai 24 September 2022. 

Zain berpesan, di era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, and Ambiguity), LPTK terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa PPG. Inovasi juga harus terus dilakukan agar LPTK tidak tergerus oleh zaman.

"Era VUCA adalah sebuah kondisi ketika perubahan terjadi begitu cepat, tidak pasti, kompleks dan ambigu yang disebabkan oleh transformasi digital. 

Oleh karena itu Dosen harus bisa menanamkan digital mindset kepada mahasiswa PPG agar tetap up to date dengan teknologi-teknologi terkini," ungkapnya.


Sekretaris Panitia Nasional PPG Kemenag, Mustofa Fahmi menambahkan, dalam penyelenggaraan PPG dalam Jabatan bagi guru madrasah, LPTK harus senantiasa bersinergi dengan Kanwil Kemenag Provinsi. Sebab, mereka yang memiliki gambaran peta kompetensi guru madrasah di wilayah binaannya.

LPTK dan Kanwil Kemenag Provinsi perlu duduk bersama untuk merumuskan bagaimana melakukan pembinaan kepada mahasiswa PPG  di dalam Jabatan. Sinergi ini untuk mendapatkan rumusan ideal tentang proses pembelajaran yang akan dilaksanakan ketika PPG berlangsung.

"Sehingga PPG Dalam Jabatan tidak hanya sebagai ajang bagi guru untuk mendapatkan sertifikat dan tunjangan profesi, akan tetapi juga sebagai ajang untuk meningkatkan kompetensi,"katanya. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik! Ada Tempat Istirahat Copet di Kawasan CFD Solo, Bikin Jera Para Pencopet

Unik! Ada Tempat Istirahat Copet di Kawasan CFD Solo, Bikin Jera Para Pencopet

Purwokerto | Senin, 26 September 2022 | 21:43 WIB

Bagaimana Alur dan Mekanisme Pendataan Non-ASN, Yuk Honorer Wajib Merapat

Bagaimana Alur dan Mekanisme Pendataan Non-ASN, Yuk Honorer Wajib Merapat

Purwokerto | Senin, 26 September 2022 | 19:28 WIB

Jawaban Shin Tae-yong Jika Dapat Tawaran Perpanjangan Kontrak

Jawaban Shin Tae-yong Jika Dapat Tawaran Perpanjangan Kontrak

Purwokerto | Senin, 26 September 2022 | 19:03 WIB

Terkini

Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Bea Cukai, Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Terjadi di New York

Bantah Terlibat Kasus Suap Impor Bea Cukai, Pertemuan Raffi Ahmad dan Blueray Terjadi di New York

Entertainment | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:02 WIB

Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo

Klaim Bawa Kabar Gembira ke Istana, Kepala BGN Mau Lapor Efisiensi Anggaran ke Prabowo

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:01 WIB

Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas

Film Colony dan Kaitannya dengan Sains yang Hilang Nurani dan Moralitas

Your Say | Kamis, 11 Juni 2026 | 15:00 WIB

Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit

Iuran BPJS Gak Jadi Naik, Pemerintah Guyur Rp20 Triliun Demi Tambal Defisit

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:58 WIB

Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake

Sedikit Bocoran Gameplay Resident Evil Veronica, Mirip RE 2 Remake

Tekno | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:57 WIB

Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini

Daftar 18 Kandang Tim Super League 2026/2027, Persija Pakai Dua Stadion Ini

Bola | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:56 WIB

SPPG Lamongan Dilego Rp1,5 Miliar, Konflik Internal Jadi Penyebab

SPPG Lamongan Dilego Rp1,5 Miliar, Konflik Internal Jadi Penyebab

Jatim | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:55 WIB

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

Tak Harus Jadi Peneliti: Bagaimana Citizen Science Ajak Warga Dokumentasikan Keanekaragaman Hayati?

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:55 WIB

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

Kejar Tayang IKN 2028, Basuki Minta Tambahan Anggaran Rp15,5 Triliun ke DPR

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:53 WIB

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

Mendagri Usulkan Tambahan Anggaran Rp 6,27 Triliun, Pagu Kemendagri 2027 Jadi Rp 10,93 Triliun

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 14:50 WIB