Haris Azhar : Tragedi Kanjuruhan adalah Pelanggaran HAM

Purwokerto

Rabu, 05 Oktober 2022 | 22:08 WIB
Haris Azhar : Tragedi Kanjuruhan adalah Pelanggaran HAM
kerusuhan kanjuruhan

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kelanjutan kasus tragedi di Kanjuruhan terus mendapatkan respon dari berbagai pihak. Setelah sebelumnya cukup banyak aksi solidaritas yang dilakukan oleh tim-tim besar di Dunia saat ini kejadian ini juga jadi perhatian aktivis Hak Asasi Manusia (HAM).

Haris Azhar Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) yang juga merupakan Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (Tatak), menyebut bahwa tragedi Kanjuruhan yang terjadi setelah pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya patut dikategorikan sebagai pelanggaran HAM.

“Jelas ada peristiwa kekerasan, ini yang sudah tampak kasat mata, dan ini patut dikatakan pelanggaran HAM,” ucapnya dalam press conference di Malang, pada Rabu (05/10/2022).

Ia juga mengatakan bahwa dalam pengamanan di stadion saat laga pekan kesebelas liga 1 itu, terdapat kesalahan yang dilakukan oleh pihak keamanan saat bertugas, yakni adanya penggunaan gas air mata. Menurutnya, tindakan yang dilakukan oleh petugas keamanan pada pertandingan tersebut, mengakibatkan banyak korban berjatuhan.

Sementara itu, Imam Hidayat Ketua Tim Advokasi Tragedi Kanjuruhan (Tatak) mengatakan, bahwa ke depan pihaknya akan minta pertanggungjawaban kepada pihak keamanan.

“Memang ada surat dari Kapolres untuk memajukan jadwal, tapi setelah di LIB tetap mempertahankan pertandingan dilakukan pada malam hari, yaakni jam 20.00 WIB,” katanya dikutip Antara.

Ia mengatakan hal itu bukan sebuah masalah. Menurutnya, karena yang penting adalah terkait dengan pengamanan dan juga tidak melalukan kekerasan serta melemparkan gas air mata.

Dalam kesempatan itu ia juga menegaskan, bahwa dalam tragedi Kanjuruhan tidak ada kerusuhan antar suporter, melainkan kejadiannya adalah bentrokan suporter dengan pihak keamanan.

“Ini tragedi terbesar di dunia kedua setelah 40 tahun yang lalu. Bahkan sampai paus paulus ikut memberikan rasa simpati, dan Presiden FIFA juga ikut melibatkan seluruh negara-negara peserta FIFA untuk mengibarkan bendera setengah tiang,” ucapnya.

baca juga

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa tim advokasi Tatak lahir sebagai sebagai bentuk empati atas adanya tragedi Kanjuruhan, yang mana dalam peristiwa itu dilaporkan banyak yang mengalami luka-luka hingga meninggal dunia.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Persiapan Selesai, Tim TGIPF Siap Selidiki Fakta Dibalik Tragedi Kanjuruhan

Persiapan Selesai, Tim TGIPF Siap Selidiki Fakta Dibalik Tragedi Kanjuruhan

Purwokerto | Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:11 WIB

Polisi Akan Ambil Langkah TegasJika Rizky Billar Tak Penuhi Panggilan untuk Pemeriksaan Kasus KDRT

Polisi Akan Ambil Langkah TegasJika Rizky Billar Tak Penuhi Panggilan untuk Pemeriksaan Kasus KDRT

Purwokerto | Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:14 WIB

Mendagri Tito Karnavian ungkap Kepala Daerah Perlu Melek Digital

Mendagri Tito Karnavian ungkap Kepala Daerah Perlu Melek Digital

Purwokerto | Rabu, 05 Oktober 2022 | 21:07 WIB

Terkini

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan

Banten | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:58 WIB

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:50 WIB

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Tarif Rp5 Ribu Dikritik Warga, Sekda Janji Evaluasi Parkir Alun-Alun Tegar Beriman

Bogor | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:48 WIB

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:35 WIB

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:30 WIB

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya

Lifestyle | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:22 WIB

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI

Sumsel | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:09 WIB

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 22:00 WIB

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli

Batam | Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:52 WIB

×