Begini Cara Tubuh untuk Meningkatkan Kemampuan Olahraga Menurut Pakar Kesehatan

Purwokerto Suara.Com
Senin, 24 Oktober 2022 | 10:34 WIB
Begini Cara Tubuh untuk Meningkatkan Kemampuan Olahraga Menurut Pakar Kesehatan
Ilustrasi Olahraga yang dilakukan rutin (Unplash.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Olahraga menjadi hal yang wajib dilakukan selain gaya hidup yang mulai mengakar. Namun tahukah kalian tubuh memiliki adaptasi tersendiri saat kalian memulai olahraga diawal percobaan.

Wawan Budisusilo praktisi kedokteran olahraga lulusan Universitas Indonesia mengatakan untuk dapat meningkatkan kemampuan dalam berolahraga, orang-orang umumnya memerlukan 8 hingga 12 pekan.

“Perlu adaptasi fisiologis, misalnya intensitas sedang kita hanya jalan cepat, tetapi setelah dua atau tiga bulan kita minta naik secara otomatis intensitasnya,” tutur dokter dari Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga (PDSKO) itu pada Antara dalam sebuah webinar kesehatan, Minggu (23/10/2022).

Seseorang yang sudah menjalani enam bulan berolahraga maka bisa dikatakan olahraga menjadi bagian kebiasaannya sehingga ketika ini tidak dilakukan tubuh akan mengupayakan untuk bisa mendapatkan caranya sendiri sehingga menggerakan untuk berolahraga.

Wawan mengingatkan, berhenti atau jeda berolahraga karena berbagai macam alasan setidaknya dua minggu dapat menurunkan kemampuan seseorang sekitar 20 persen. Oleh karena itu, dia menyarankan orang-orang tetap aktif di sela kesibukan.

“Makanya saya bilang start low goes low, karena menjadi sebuah habit itu perlu waktu dan komitmen. Perlu diciptakan pada masyarakat dan pasien,” ujarnya.

Menurutnya, sebelum berolahraga orang juga perlu mengetahui denyut nadi maksimum dengan menghitung 220 dikurangi usia. Di mana angka ini digunakan untuk menghitung intensitas olahraga. Untuk intensitas sedang misalnya dihitung dengan rumus 64-76 persen dikalikan denyut nadi maksimum.

Seseorang dengan usia 40 tahun, denyut nadi atau heart rate maksimumnya 180. Intensitas yang mungkin baik bagi dirinya adalah 64-76 persen dari denyut nadi maksimal yakni sekitar 115-135. Hal ini agar olahraga yang dilakukan aman dan bermanfaat bagi kesehatannya.

“Bolehkah intensitas tinggi? Boleh kalau sudah terbiasa dan tidak dilakukan kontinu, jadi ada interval,” terang Wawan.

Baca Juga: Anak Sulit Pusatkan Perhatian, Bisa Karena ADHD. Apa Itu ADHD?

Berdasarkan penelitian, berolahraga rutin memiliki sejumlah manfaat antara lain meningkatkan imunitas, menurunkan risiko terkena penyakit jantung, stroke, diabetes, hipertensi dan penyakit lain sehingga kualitas hidup lebih baik. Dalam berolahraga, seseorang perlu menerapkan salah satunya FITT yang merupakan akronim dari Frequency (frekuensi), Intensity (ntensitas), Time (waktu), dan Type (tipe).

Frekuensi olahraga dilakukan sebanyak tiga hingga lima kali dalam seminggu, dengan intensitas sedang yang salah satunya dibuktikan dengan tes berbicara. Kemudian, olahraga dilakukan dengan durasi 30-45 menit di luar pemanasan dan pendinginan dan tipe atau jenis olahraga yang benar yakni melibatkan latihan kekuatan dan kardio. Contoh olahraga yang sesuai dengan prinsip FITT antara lain jalan cepat, joging, bersepeda statis, senam, dan berenang.*(ANIK AS)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI