Emosi Berujung KDRT, Berikut 3 Cara Mencegahnya

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 14 Januari 2023 | 19:48 WIB
Emosi Berujung KDRT, Berikut 3 Cara Mencegahnya
ilustrasi kekerasan ((pixabay))

PURWOKERTO.SUARA.COM- Seperti yang kita tahu, salah satu masalah yang sering dialami saat berkeluarga adalah terjadinya Kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Masalah KDRT tidak bisa dianggap sebagai masalah yang remeh, tak hanya diri kita yang bisa terluka namun anggota keluarga lain seperti anak bisa menjadi korban dari permasalahan ini.

Berikut cara untuk mencegah terjadinya KDRT dalam sebuah hubungan, yaitu:

1.Memahami diri sendiri dan pasangan dalam meluapkan emosi
KDRT bisa dicegah paling dini adalah ketika masih menjalin hubungan asmara atau belum sampai kepad tahap pernikahan. Ketika kamu dan pasangan berpacaran, kamu harus memahami bagaimana cara dia meluapkan emosi. Meskipun memang, banyak orang yang berubah setelah menikah. Misalnya, orang yang berpacaran sangat lembut, namun setelah menikah menjadi kasar. Itu memang banyak terjadi. 

Maka dari itu, kamu memang harus lebih teliti. Jangan buru-buru memutuskan untuk menikah. Kamu harus lebih memahami bagaimana karakter pasangan. Biasanya, seseorang yang berpotensi melakukan KDRT adalah seseorang yang terbiasa membanting sesuatu, berteriak, atau bahkan sampai memikul kamu ketika dia sedang marah. Ketika kamu tetap menjalani hubungan dengan seseorang yang punya karakter sedemikian rupa, maka itu artinya kamu berpotensi menjadi korban KDRT ketika kalian menikah nantinya. 

Bahkan sebelum menikapun, hubungan asmara yang dijalani ini adalah sebuah hubungan toxic dan tidak sehat. Kamu perlu memikirkan berkali-kali untuk menikah dengan orang tersebut ketika kamu memang sudah memahami karakternya. 

2.Memberikan batasan dalam sebuah hubungan

Kamu dan pasangan perlu memberikan batasan dan membuat persetujuan mengenai bagaimana hubungan rumah tangga kalian akan berjalan. Misalnya menjadikan KDRT sebagai salah satu permasalahan yang tidak bisa untuk diperbaiki apabila suatu saat nanti terjadi, dan lain sebagainya.

Memberi batasan kepada pasangan bagaimana dia boleh mengekspresikan amarahnya dan buat persetujuan mengenai batasan-batasan yang ada merupakan suatu hal yang sangat penting. 

Baca Juga: Tak Mampu Lanjutkan Pertandingan, Fadia Alami Cedera Ligamen Pergelangan Kaki Kanan

Perlu disadari bersama bahwa semua manusia memang bisa merasa marah. Bahkan dirimu sendiri juga tidak bisa luput dari perasaan tersebut. Namun, dengan adanya persetujuan dengan pasangan mengenai batasan yang dimiliki masing-masing akan membuat pengelolaan emosi itu menjadi jauh lebih tertata dengan baik. 

Misalnya, buat kesepakatan dengan pasangan bahwa ketika kamu marah, kamu butuh ruang untuk sendiri. Atau ketika kamu marah, kamu membutuhkan pergi untuk menenangkan diri. Hal itu apabila sudah dibiasakan dan berjalan, maka akan menjadikan diri merasa cukup mampu untuk meluap-kan ekspresi sesuai keadaan hati, tapi tanpa menyakiti pasangan atau keluarga yang kita miliki. 

3.Cobalah untuk mengelola emosi dengan baik

Pernahkah kalian menyadari ketika kita begitu marah dengan pasangan maka diri kita tidak bisa mengendalikan emosi-nya dengan baik. Misalnya, pasangan yang marah-marah tanpa adanya sebab yang jelas, atau pasangan yang suka seenaknya ketika sedang marah. Dan tanpa sadar, hal tersebut bisa membuat kamu menjadi lebih marah darinya. 

Oleh sebab itu, perlu disadari bersama bahwa tidak mustahil bahwa penyebab KDRT itu sendiri adalah kesalahan diri kita dalam meluap-kan emosi. Hal itu membuat pasangan merasa kesal dan lebih marah lagi dengan kita. 

Hingga pada akhirnya akan lebih baik bila kita bisa menyalurkan emosi yang dirasakan dengan cara yang lebih baik dan bijak sehingga terhindar dari berbagai masalah dan menjurus ke KDRT.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI