PURWOKERTO.SUARA.COM, GARUT- Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meminta Polri mengusut temuan ladang ganja di kawasan perkampungan dekat objek wisata Situ Cangkuang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.
Sehingga tidak ada orang yang menyalahgunakan barang jenis narkoba tersebut.
Ia mengklaim, pemerintah daerah termasuk petugas lapangan di sekitar tempat wisata Situ Cangkuang tidak tahu ada tanaman ganja di daerah itu.
Padahal tempat penanaman ganja itu sering dilewati masyarakat.
"Kami kecolongan padahal itu tempat ramai, tidak ada yang tahu petugas kami di sana," katanya, dikutip dari Antara
Temuan ladang tanaman ganja itu tentu mengejutkan. Sebab biasanya ganja banyak tumbuh dan sengaja ditanam di hutan yang jauh dari jangkauan masyarakat.
Namun temuan kali ini justru sebaliknya. Ganja sengaja ditanam dan tumbuh di tempat yang dekat dengan masyarakat, seperti yang ditemukan di Cangkuang ini.
"Dulu kan di hutan enggak ada orang, ternyata sekarang tidak hanya di hutan, tapi bisa di perkampungan, tempat-tempat ramai juga bisa," katanya.
Ia berharap masyarakat yang mengetahui adanya tanaman ganja di sekitarnya, secepatnya memberitahukan ke aparatur pemerintah setempat, maupun pihak kepolisian agar secepatnya dilakukan penindakan.
Baca Juga: Cek Fakta: Isu Penculikan Anak di Purbalingga Fakta atau Hoaks? Ini Penjelasan Kapolres
Sebelumnya, Kepolisian Resor Garut mengungkap kasus ladang ganja di Cangkuang, Kecamatan Leles, kemudian mengamankan satu orang yang diduga penanam ganja tersebut.
Polisi mencabut dan mengamankan barang bukti sebanyak 167 pohon ganja dengan ketinggian sekitar satu sampai dua meter.