Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Masih Tinggi, BMKG Cilacap Himbau Hal Ini

Purwokerto

Senin, 13 Februari 2023 | 17:43 WIB
Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Tengah Masih Tinggi, BMKG Cilacap Himbau Hal Ini
Kapal nelayan di pesisir selatan Pantai di Jawa Tengah. ((Foto. Antaranews.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Tengah pada tanggal 14-16 Februari 2023 sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

Hal itu diungkapkan Kepala Kelompok Teknisi BMKG Stamet, Tunggul Wulung, Cilacap Teguh Wardoyo. Ia menyebut berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer yang dirilis BMKG potensi cuaca ekstrem itu dipengaruhi oleh beberapa faktor.

“Satu diantaranya adanya fenomena Maden Jullian Oscillation (MJO) yang mulai aktif di wilayah Indonesia," kata Teguh, dikutip Antara. Senin, (13/03/2023).

Menurut dia, faktor lainnya berupa masih dominannya pola monsun Asia, adanya belokan dan konvergensi di wilayah Jateng, serta masih diamatinya siklon tropis Freddy di sisi barat daya Indonesia (Samudra Hindia, red.).

Selain itu, kata dia, potensi cuaca ekstrem tersebut juga didukung dengan kelembapan udara yang relatif tinggi dan labilitas lokal yang cukup labil, sehingga berpotensi menyebabkan intensifikasi pertumbuhan awan hujan serta potensi cuaca ekstrem yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di Jateng.

"Berdasarkan kondisi tersebut curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jateng pada tanggal 14-16 Februari," ujarnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan sejumlah wilayah Jateng yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem pada tanggal 14 Februari meliputi Kabupaten Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Karanganyar, Kabupaten Semarang, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Jepara, Grobogan, Blora, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Pati, Brebes, dan Tegal.

Sementara pada tanggal 15 Februari, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Purworejo, Wonosobo, Boyolali, Sragen, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang , Kabupaten/Kota Semarang, Salatiga, Jepara, Demak, Kudus, Grobogan, Brebes, Kabupaten Tegal, Pemalang, Batang, dan Pekalongan.

Selanjutnya pada tanggal 16 Februari, wilayah yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem meliputi Kabupaten Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Boyolali, Sragen, Kabupaten Semarang, Temanggung, Kabupaten/Kota Magelang, Salatiga, Grobogan, Blora, Jepara, Demak, Rembang, Karanganyar, Sragen, dan Surakarta.

baca juga

"Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi berupa banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang," ujar Teguh.

Disinggung mengenai tinggi gelombang laut, dia mengatakan pihaknya telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan selatan Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta maupun Samudra Hindia selatan Jabar hingga DIY yang berlaku hingga tanggal 14 Februari 2023 pukul 07.00 WIB.

Padahal, kata Teguh, tinggi gelombang 2,5-4 meter yang masuk kategori tinggi berpotensi terjadi di perairan selatan Jabar-DIY maupun Samudra Hindia selatan Jabar-DIY.

"Kami imbau kepada seluruh pengguna jasa kelautan untuk tetap memerhatikan risiko tinggi gelombang terhadap keselamatan pelayaran. Kami akan segera informasikan jika ada perkembangan lebih lanjut terkait tinggi gelombang," pungkasnya.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Aktivitas Vulkanik Meningkat, BPBD Jatim Berikan Himbauan Ini untuk Warga Tengger dan Wisatawan Bromo : Pengunjung di...

Aktivitas Vulkanik Meningkat, BPBD Jatim Berikan Himbauan Ini untuk Warga Tengger dan Wisatawan Bromo : Pengunjung di...

Purwokerto | Minggu, 12 Februari 2023 | 23:57 WIB

Dieng Diguncang 15 Kali Gempa Selama Januari, Jawa Tengah 55 Kali

Dieng Diguncang 15 Kali Gempa Selama Januari, Jawa Tengah 55 Kali

Purwokerto | Rabu, 01 Februari 2023 | 08:19 WIB

Cilacap Kabupaten dengan Inflasi Tertinggi di Jawa Tengah Pada Desember 2022, Perang Rusia - Ukraina Jadi Pemicunya

Cilacap Kabupaten dengan Inflasi Tertinggi di Jawa Tengah Pada Desember 2022, Perang Rusia - Ukraina Jadi Pemicunya

Purwokerto | Kamis, 26 Januari 2023 | 10:23 WIB

Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah, Kebumen Berencana Lanjutkan Program Pengentasan Kemiskinan Hingga Tahun Politik 2024

Jadi Kabupaten Termiskin di Jawa Tengah, Kebumen Berencana Lanjutkan Program Pengentasan Kemiskinan Hingga Tahun Politik 2024

Purwokerto | Kamis, 26 Januari 2023 | 05:27 WIB

Terkini

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:45 WIB

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:39 WIB

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37 WIB

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:35 WIB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:29 WIB

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:28 WIB

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:24 WIB

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:20 WIB

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

×