Lebaran Segera Tiba, Kendaraan Tonase Besar Dilarang melintas : Sanksi dan Aturan Hukumnya Seperti Ini

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 20 April 2023 | 18:59 WIB
Lebaran Segera Tiba, Kendaraan Tonase Besar Dilarang melintas : Sanksi dan Aturan Hukumnya Seperti Ini
Ilustrasi kemacetan saat mudik lebaran. ((Foto. Unsplash.com - Rafael Atantya))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Beberapa kendaraan berat pengangkut barang dilarang melintas dalam periode mudik Idul Fitri 2023.
 
Pembatasan tersebut diatur pemerintah melalui Buku Panduan Mudik 2023 yang diterbitkan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).
 
Dikutip dari PMJ News dalam buku itu tertulis, kendaraan yang dilarang merupakan mobil barang dengan Jumlah Berat Yang Diizinkan (JBI) lebih dari 14.000 kilogram.
 
Ada juga mobil barang dengan 3 (tiga) sumbu atau lebih, kereta tempelan atau kereta gandengan sehingga tidak boleh melintas.
 
Selanjutnya, mobil barang yang digunakan untuk pengangkutan bahan galian (tanah, pasir, batu, red) dan bahan tambang, serta bahan bangunan. Di antaranya besi, semen dan kayu.
 
Sekedar informasi, ketika perayaan Lebaran Idul Fitri tiba, banyak orang yang melakukan perjalanan mudik untuk berkumpul dengan keluarga dan kerabat di kampung halaman.
 
Hal tersebut menyebabkan terjadinya peningkatan volume lalu lintas yang dapat menimbulkan kemacetan di jalan raya.
 
Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi kemacetan adalah dengan memberlakukan larangan kendaraan tonase besar untuk melintas di jalan raya selama periode mudik Lebaran.
 
Larangan ini diatur dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pengaturan Lalu Lintas Angkutan Barang dengan Kendaraan Bermotor.
 
Kendaraan yang Beroperasi pada Ruas Jalan Tertentu utamanya kendaraan tonase besar yang dilarang melintas antara lain truk, tronton, dan trailer dengan berat lebih dari 4 ton.
 
Tujuan dari larangan ini adalah untuk mengurangi volume kendaraan besar yang dapat menimbulkan kemacetan di jalan raya.
 
Harapannya kendaraan pribadi dan kendaraan angkutan umum dapat bergerak dengan lebih lancar dan mempercepat waktu tempuh perjalanan mudik.
 
Selain itu, larangan kendaraan tonase besar juga bertujuan untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
 
Kendaraan besar seperti truk, tronton, dan trailer memiliki ukuran yang lebih besar dan berat yang lebih berat, sehingga dapat menimbulkan risiko kecelakaan yang lebih besar jika terjadi kecelakaan.
 
Namun, larangan ini tidak berlaku bagi kendaraan-kendaraan yang membawa barang-barang kebutuhan pokok.
 
Sebut saja seperti bahan bakar minyak, gas, beras, dan lain-lain. Kendaraan-kendaraan ini tetap diizinkan untuk melintas di jalan raya selama periode mudik Lebaran.
Jika ada kendaraan tonase besar yang nekat melintas di jalan raya saat larangan berlaku, maka akan dikenakan sanksi berupa denda atau penahanan kendaraan.
 
Hal ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada para pelanggar dan mendorong mereka untuk patuh pada aturan yang berlaku.
 
Upaya mengurangi kemacetan selama mudik Lebaran, tidak hanya larangan kendaraan tonase besar yang diberlakukan.
 
Namun juga pengaturan sistem pembayaran tol yang lebih efektif dan penambahan jalur khusus di jalan raya. 
 
Pun, sebagai pengguna jalan yang baik, kita juga harus mematuhi aturan lalu lintaos dan melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman.
 
Jadi, bagi Anda yang akan melakukan perjalanan mudik Lebaran dengan kendaraan pribadi, pastikan untuk mematuhi larangan kendaraan tonase besar agar perjalanan Anda menjadi lebih lancar, aman.* * *

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Senyum Manis Pedagang Selongsong Ketupat di Purbalingga, Laris Manis Jelang Lebaran

Senyum Manis Pedagang Selongsong Ketupat di Purbalingga, Laris Manis Jelang Lebaran

| Kamis, 20 April 2023 | 16:57 WIB

H-2 Lebaran, Lalu Lintas Purbalingga Padat Namun Lancar

H-2 Lebaran, Lalu Lintas Purbalingga Padat Namun Lancar

| Rabu, 19 April 2023 | 22:30 WIB

Ingin Mudik ke Kampung Halaman dengan Sepeda Motor ? Perhatikan Hal Ini

Ingin Mudik ke Kampung Halaman dengan Sepeda Motor ? Perhatikan Hal Ini

| Rabu, 19 April 2023 | 21:59 WIB

Cara Isi E-Toll Jika Habis Saat Perjalan Mudik

Cara Isi E-Toll Jika Habis Saat Perjalan Mudik

| Rabu, 19 April 2023 | 20:19 WIB

Terkini

Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor

Ogah Tua di Jalan, Belasan Ribu Pemudik Banjar Pilih "Kuda Besi" Demi Kejar Jadwal Ngantor

Jabar | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:04 WIB

Mengapa Film Tabula Rasa Masih Relevan Kita Tonton di Bulan Syawal?

Mengapa Film Tabula Rasa Masih Relevan Kita Tonton di Bulan Syawal?

Your Say | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:00 WIB

Deretan Film Horor Indonesia Tayang Bulan Ini, Ada Danur: The Last Chapter!

Deretan Film Horor Indonesia Tayang Bulan Ini, Ada Danur: The Last Chapter!

Entertainment | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:00 WIB

John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026

John Herdman Sudah Ngobrol dengan Pemain Serba Bisa Kelahiran Finlandia Jelang FIFA Series 2026

Bola | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:00 WIB

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

6 Mobil Keluarga Murah untuk Pekerja Gaji Rp3 Juta, 7 Seater dan Irit BBM

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:59 WIB

Pembunuhan Sadis Juru Parkir di Malang: Sama-sama Minum Miras, Pelaku Marah Teman Wanita Digoda!

Pembunuhan Sadis Juru Parkir di Malang: Sama-sama Minum Miras, Pelaku Marah Teman Wanita Digoda!

Malang | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:53 WIB

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Harga Minyak Dunia Melejit Biaya Mobil Bensin Naik 5 Kali Lipat Dibanding Mobil Listrik

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:50 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB

Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang

Membedah Peran Strategis Ekosistem LinkUMKM BRI dalam Mendukung UMKM Berkembang

Bri | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:41 WIB

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya

Otomotif | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:40 WIB