Cuma 2,3 Km dari Alun-alun Purwokerto, Warung Makan Ini Sajikan Menu Mewah Para Bangsawan Masa Lalu

Purwokerto

Jum'at, 21 Juli 2023 | 08:49 WIB
Cuma 2,3 Km dari Alun-alun Purwokerto, Warung Makan Ini Sajikan Menu Mewah Para Bangsawan Masa Lalu
Ilustrasi warung makan (Foto: Pexel)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Jawa punya kekayaan tradisi kuliner yang melipah. Jejaknya tersebar di berbagai pelosok daerah, salah satunya di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Di Purwokerto ada sebuah warung makan yang masih setia menyuguhkan menu-menu khas nusantara. Warung ini hanya berjarak 2,3 Km dari Alun-alun Kota Purwokerto atau cukup ditempuh dalam 5 menit mengunakan kendaraan bermotor.

Salah satu menu yang menjadi favorit di warung makan ini adalah menu yang menjadi suguhan para bangsawan di masa lalu. Menu para bangsawan tentu memiliki nilai yang tinggi, entah karena citarasanya atau kandungan gizinya.

Dan benar saja, menu yang satu ini memang kaya akaan bumbu dari bahan rempah-rempah nusantara. Rempah pada masa lalu seperti emas yang menjadi buruan bangsa barat.

Rempah ini diramu dalam proporsi yang pas dan dipadukan dengan santan dari kelapa segar. Terbayang aroma rempah menyatu dengan gurihnya santan segar nan kental.

Cita rasa menu ini semakin kuat dengan hadirnya irisan belimbing wuluh dan cabai rawit yang dibiaran utuh. Citarasa gurih nan harum kemudian dipertemukan dengan asam dan pedas. Hmm..nyummy banget gasih?

Dan semua bumbu itu dibiarkan meresap ke dalam daging ayam kampung yang dibungkus daun pisang. Bungusan daun pisang ini kemudian dikukus hingga tekstru daging lembut dan lepas dari dengrakam tulang belulangnya.

Ya, inilah Garang Asem, menu nusantara kesukaan para bangsawan pada masa lalu. Menu ini kini bisa dinikmati siapa saja di warung makan Jawa Khas Purwokerto. yang tak kalah penting, harga menu ini masih terjangkau di kantong kelas menengah.

Lokasinya ada di Jalan Brigjen Encung No. 25 Purwokerto. Lebih mudahnya, dari UIN Saizu Purwokerto ke utara hingga perempatan, lalu belok ke kanan ke Jl Brigjen Encung. Sekitar 300 meter di kanan jalan ada papan Warung Nasi Jawa Khas Purwokerto.

baca juga

Sejarah Garang Asem

Ada dua cerita mengenai asal mula nama Garang Asem ini. Pertama, Garang Asem dipercaya diambil dari nama desa di Kudus yaitu Desa Garang. Karena inilah Garang Asem banyak dijumpai di Kudus dan sekitarnya.

Kedua, dinamakan Garang Asem karena makanan tersebut memiliki citarasa pedas (garang) dan asam (asem). Pedas dari cabe rawit yang dibiarkan utuh, penikmat bisa menghancurleburkan cabe jika ingin rasa peda ekstra dan membiarkanya utuh jika tidak ingin terlalu pedas.

Sementara rasa asam tentu dari belimbing wuluh yang memang rasanya asam. Belimbing diiris sehingga ra asamnya keluar mewarnai cita rasa Garang Asem.

Dulunya, Garang Asem merupakan makanan mewah untuk kalangan bangsawan. Hal tersebut karena daging ayam kampung yang harganya mahal sehingga masyarakat dimasalalu tak membeli atau membuat Garang Asem.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belasan Remaja Bersenjata Tajam Asal Cilacap Ditangkap di Wangon Banyumas, Diduga Hendak Tawuran

Belasan Remaja Bersenjata Tajam Asal Cilacap Ditangkap di Wangon Banyumas, Diduga Hendak Tawuran

Purwokerto | Kamis, 20 Juli 2023 | 12:32 WIB

Dieng Banjarnegara Membeku Hingga Minus 2 Derajat Celcius, Ternyata Ini Penyebabnya

Dieng Banjarnegara Membeku Hingga Minus 2 Derajat Celcius, Ternyata Ini Penyebabnya

Purwokerto | Kamis, 20 Juli 2023 | 11:11 WIB

Cuma 15 Km dari Stasiun Purwokerto, Tempat Ini Cocok Buat Staycation Sekaligus Healing dengan Alam Terbuka yang Asri

Cuma 15 Km dari Stasiun Purwokerto, Tempat Ini Cocok Buat Staycation Sekaligus Healing dengan Alam Terbuka yang Asri

Purwokerto | Rabu, 19 Juli 2023 | 16:15 WIB

Hanya 2 Km dari Alun-alun Purwokreto, Ada Bangunan Bersejarah yang Jadi Puncak Tertinggi Seantero Banyumas Raya

Hanya 2 Km dari Alun-alun Purwokreto, Ada Bangunan Bersejarah yang Jadi Puncak Tertinggi Seantero Banyumas Raya

Purwokerto | Selasa, 18 Juli 2023 | 08:15 WIB

Terkini

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Profil Jan S. Maringka, Mantan Kejati Sulsel Disebut-sebut Calon Jaksa Agung RI

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 06:43 WIB

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Budaya 'Kondangan Akademik' Mahasiswa: Bentuk Dukungan atau Tekanan Sosial?

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 06:30 WIB

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Modal Kecil, Untung Maksimal: 5 Ide Bisnis Kuliner Kekinian yang Lagi Viral!

Lifestyle | Senin, 13 Juli 2026 | 06:13 WIB

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Andi Sudirman Terima Penghargaan Dekranas, Mendagri Puji Sulsel Sebagai Tuan Rumah

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:44 WIB

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Parkir Liar di Makassar Kembali Makan Korban, Munafri Ultimatum PD Parkir

Sulsel | Senin, 13 Juli 2026 | 05:36 WIB

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bukan Spanyol, Ini Alasan Legenda Real Madrid Jagokan Perancis Juara Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 05:30 WIB

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

×