Ranah - Bulan Ramadan 1443 Hijriyah sebentar lagi berakhir. Sebelum Ramadan berakhir, umat Islam harus segera membayarkan zakat fitrah.
Untuk waktu pembayaran zakat fitrah yang disunnahkan, yaitu ketika pada malam terakhir bulan Ramadhan atau tepatnya saat matahari terbit pada tanggal 1 Syawal.
Dianjurkan dibawa saat akan berangkat sholat Ied dan segera membayarkan zakat fitrah sebelum sholat Ied didirikan.
Zakat fitrah bisa dibayarkan dalam bentuk beras atau makanan pokok seberat 2,5 kilogram atau 3,5 liter per jiwa.
Kualitas beras atau makanan pokok harus disesuaikan dengan makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari.
Tak hanya membayarkan dengan beras atau makanan pokok, umat Islam juga diperbolehkan membayar zakat fitrah dalam bentuk uang tunai seharga 2,5 kilogram atau 3,5 liter beras.
Setiap daerah di Indonesia memiliki standar harga makanan pokok yang berbeda-beda. Biasanya Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menetapkan besaran uang untuk zakat fitrah sesuai nilai harga bahan pokok di masing-masing daerah.
Dalam membayarkan zakat tidak hanya sekadar memberikan makanan pokok atau uang kepada panitia zakat. Namun umat Muslim diwajibkan membaca niat zakat fitrah dalam membayar zakat.
Perlu diketahui bahwa bacaan niat zakat fitrah itu berbeda-beda tergantung siapa yang membayarkan. Sebab, zakat fitrah juga dapat diwakilkan.
Misalnya, orang tua mengeluarkan zakat fitrah untuk anaknya yang masih belum baligh. Agar lebih jelas, simak beberapa bacaan niat zakat fitrah berikut dikutip dari suara.com, Jumat (29/4/2022):
1. Zakat fitrah untuk diri sendiri
Berikut bacaan latin niat zakat fitrah untuk diri sendiri:
"Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an nafsi fardhan lillahi ta’ala".
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku sendiri fardhu karena Allah Taala".
2. Zakat fitrah untuk istri
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk istri:
"Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an zaujati fardhan lillahi ta’ala".
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk istriku fardhu karena Allah Taala".
3. Zakat fitrah untuk anak laki-laki
Berikut bacaan latin niat zakat fitrah untuk anak laki-laki:
"Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an waladi fardhan lillahi ta’ala".
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku ……..(sebutkan namanya), fardhu karena Allah Taala".
4. Zakat fitrah untuk anak perempuan
Berikut bacaan niat zakat fitrah untuk anak perempuan:
"Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri ‘an binti fardhan lillahi ta’ala".
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku ……..(sebutkan namanya), fardhu karena Allah Taala".
5. Zakat fitrah untuk diri sendiri dan seluruh keluarga
Berikut bacaan latin niat zakat fitrah untuk seluruh keluarga:
"Nawaitu an ukhrija zakaata al-fitri anni wa an jami’i ma yalzimuniy nafaqatuhum syar’an fardhan lillahi ta’ala".
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku fardhu karena Allah Taala".
Demikian bacaan niat zakat fitrah untuk diri sendiri, untuk istri, untuk anak laki-laki dan perempuan, serta untuk diri sendiri dan seluruh keluarga yang perlu dipahami.