Ranah - Jumlah kendaraan pemudik yang masuk ke wilayah Sumatra Barat (Sumbar) pada momen Lebaran 2022 sudah mulai menunjukkan peningkatan.
Berdasarkan data yang dimiliki Polda Sumatra Barat, pada H-3 Lebaran 2022, sudah ada ribuan kendaraan yang masuk ke Sumbar.
Sementara itu, mayoritas kendaraan pemudik yang masuk ke Sumbar tersebut bernomor polisi atau pelat BM yang merupakan dari Riau.
"Kendaraan kami perkirakan yang masuk (Sumbar) melalui jalur darat di enam pintu antar provinsi sekitar 8 ribu kendaraan," ujar Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Hilman, Jumat (29/4/2022).
Ia menambahkan, bahwa ribuan kendaraan pemudik yang masuk ke Sumbar ini membuat peningkatan volume kendaraan di jalan sekitar 30 persen.
Sementara itu terang Kombes Hilman, hingga siang ini tercatat dua titik kemacetan di wilayah Sumbar.
"Sampai hari ini baru terlihat dua titik kemacetan, yang terpanjang berada di Padang Luar diakibatkan pasar tumpah," bebernya.
Titik kemacetan lainnya di Sumbar sebut Kombes Hilman yaitu juga terjadi di wilayah Sijunjung. Tepatnya setelah Muara Kalaban yang diakibatkan adanya perbaikan jembatan.
Kombes Hilman mengharapkan, agar pengerjaan perbaikan jembatan di Sijunjung ini dapat segera rampung.
"Kami sudah berupaya mengantisipasi dengan menurunkan tim urai di sana, diharapkan bisa meminimalisir kemacetan," beber Kombes Hilman.
Ia mengatakan, bahwa rata-rata kemacetan berkisar 1 kilometer. Pihaknya berupaya memberikan rasa nyaman dan aman bagi masyarakat saat melaksanakan mudik tahun ini.
Sebelumnya, Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah memperkirakan akan ada sekitar 1,8 juta pemudik yang datang ke Sumbar di momen Idul Fitri 2022.
Banyak jumlah pemudik ini dikarenakan sudah sekitar dua tahun terjadi pembatasan akibat pandemi covid-19.
“Diperkirakan akan banyak pemudik di momen Idul Fitri yang pulang kampung, Insya Allah kita persiapkan keamanannya, kelancarannya, jalan lalu lintas, dan destinasi wisata,” ucap Mahyeldi beberapa waktu lalu.
Pemprov Sumbar terang Mahyeldi, telah melakukan sejumlah persiapan untuk menyambut pemudik yang pulang kampung tahun ini
Di antaranya, ia telah menugaskan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk memastikan keamanan tempat wisata selama momen mudik lebaran 2022.
Yaitu dengan adanya dukungan TNI dan Polri yang juga mendirikan sejumlah posko di lokasi wisata.
“Tentu juga dengan tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan covid-19, kami juga ingatkan kepada kabupaten kota sekaitan dengan penjagaan kebersihan di tempat wisata,” tuturnya.
Mahyeldi juga memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM )selama momen lebaran di Sumbar.
Sebab dipastikan akan ada peningkatan konsumsi BBM selama lebaran. Pemprov Sumbar juga sudah memastikan ini berdasarkan koordinasi dengan Pertamina.
Kemudian, untuk bahan pokok selama momen lebaran juga dipastikan ketersediaanya, sehingga tidak terjadi kelangkaan bahan pokok dan masyarakat bisa melaksanakan lebaran dengan baik.
Selain itu ungkapnya, Pemprov juga menyiapkan saluran komunikasi atau hotline pengaduan pada nomor 08116677111.
“Masyarakat dapat menghubungi nomor tersebut untuk pengaduan terkait layanan mulai dari BBM, sembako, dan lainnya,” ujar Mahyeldi. (Irwanda)