Ranah.co.id - Lucky Hakim membeberkan alasannya mundur dari jabatan Wakil Bupati Indramayu. Hal itu diungkapkannya di kanal YouTube Akbar Faizal Uncensored yang tayang pada 27 Februari 2023 lalu.
Lucky Hakim mengatakan, sebagai wakil bupati, dirinya paham akan tugas dan wewenangnya. Akan tetapi, berdasarkan pengakuannya, sang Bupati yaitu Nina Agustina, tidak memberikan wewenang apapun.
“Bagaimana dengan sanksi moral yang akan saya tanggung ketika pilkada yang keluar janji visi misi, kan keluar dari mulut saya juga," terangnya dikutip dari Hops.id pada Kamis (2/3/2023).
"Itulah sebabnya saya tidak menyalahkan, saya mendingan mengundurkan diri,” tambahnya.
Lucky juga menuturkan upaya agar ia bisa mendapat tugas dari sang bupati dengan melakukan komunikasi via whatsapp.
Nihilnya, tugas yang dibagi oleh Bupati Indramayu akhirnya terendus publik ketika menyadari tidak ada foto Lucky Hakim selaku Wakil Bupati.
“Di satu titik itu dicium publik khususnya DPRD ketika melihat tidak ada foto wakil bupati dimana pun,” bebernya.
Saat itu terang Lucky, dirinya mengaku belum juga protes hingga pada akhirnya DPRD menyatakan bahwa hubungan keduanya tidak harmonis.
“Sampai di titik yang perwakilan DPRD menyatakan anda tidak harmonis karena tidak diberikan ruang ketika rapat paripurna kalau Bupati tidak datang, tidak boleh saya yang datang. Posisinya dikasih ke kepala dinas, ke sekda,” ucap Lucky.
Baca Juga: Jamin Ketersediaan Pupuk, Kementan dan Ombudsman Optimalisasi Pengawasan Penyaluran Pupuk Bersubsidi
Tak hanya sampai di situ, pada saat ulang tahun Indramayu, Lucky mengaku tempat duduk wakil bupati dibiarkan kosong padahal dirinya berada di lokasi tersebut.
Pada kesempatan itu, Lucky mengatakan bahwa kemunduran dirinya bukanlah disebabkan karena tidak diberi tugas. Melainkan karena tidak mampu mengemban amanah lantaran tidak ada alat yang ia terima.
Tiga bulan pertama, Lucky menjelaskan bahwa memang bupati pernah meminta bantuan atau melimpahkan tugas kepadanya, tapi itu hanya terjadi di awal.
“Saya merasa tidak punya ruang gerak. Masa gak ngapa-ngapain,” tuturnya.
Lucky pun akhirnya memilih untuk mengundurkan diri karena merasa memiliki tanggung jawab moral.
“Pada kenyataannya saya karena tidak diberi kewenangan, atau apapun itu. Saya minta maaf dan mengundurkan diri,” kata Lucky Hakim.