Ranah.co.id - Di tengah hebohnya kasus mantan pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo beserta keluarganya yang dinilai kerap pamer harta kekayaan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta malah akan membeli mobil jeep baru.
Mobil jeep itu bakal digunakan sebagai kendaraan dinas Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono dan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Tak tanggung-tanggung, anggaran untuk membeli kendaraan dinas berupa jeep tersebut mencapai Rp4,7 miliar.
Rencana belanja Pemprov DKI Jakarta untuk membeli jeep baru itu tertuang dalam situs Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa (Sirup LKPP). Alokasi tercantum anggaran UPT Pusat Penyimpanan Barang Daerah Badan Pengelola Aset Daerah (BPAD) DKI Jakarta.
Paket pengadaan Jeep kepala daerah dan ketua dewan di Ibu Kota ini dibuat secara terpisah.
"Nama KLPD Pemerintah Daerah Provinsi DKI Jakarta. Satuan kerja Pusat Penyimpanan Barang Daerah. Lokasi pekerjaan Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 1 Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Pulo Gadung, Kota Administrasi Jakarta Timur," tertulis dalam keterangan di situs LKPP yang dikutip, Kamis (2/3/2023).
Dalam keterangan tersebut, disebutkan mobil Jeep yang akan dibeli berjumlah dua unit, satu untuk Heru dan satu lagi untuk Prasetio.
"Volume pekerjaan satu unit. Uraian pekerjaan pengadaan kendaraan dinas bermotor perseorangan Pj Gubernur," bunyi rincian pembelian itu.
"Volume pekerjaan satu unit. Uraian pekerjaan pengadaan kendaraan dinas bermotor perseorangan Ketua Dewan," lanjut keterangan tersebut.
Baca Juga: Teddy Minahasa Melawan, Cecar Ahli Digital Firensik di Persidangan
Meski tak disebut secara rinci tipe Jeep yang akan dibeli, Pemprov DKI membatasi kapasitas atau isi silinder Jeep yang akan dibeli maksimal 4.200 CC.
Masing-masing nilai pagu anggaran Jeep yang dialokasikan untuk Heru dan Prasetio setara, yaitu senilai Rp2,37 miliar per unit.
Meskipun demikian, metode pemilihan belanja Jeep untuk Heru dan Prasetio berbeda. Pengadaan Jeep untuk Heru dilakukan dengan sistem tender, sementara Prasetyo melalui e-purchasing.
Pemilihan penyedia Jeep untuk Heru dan Prasetio ini jadwalnya bakal dilakukan mulai Februari hingga Maret 2023 dan dilanjutkan pada pelaksanaan kontrak pada Maret hingga April 2023. Sementara, pemanfaatan hasil pengadaan kendaraan dinas listrik ini mulai bulan April 2023.
Diketahui, dalam APBD tahun 2023, Pemprov DKI juga mengalokasikan anggaran 23 mobil listrik merek Hyundai Ioniq 5 varian Signature untuk kendaraan dinas pejabat utama. Metode pengadaan mobil dinas listrik Pemprov DKI ini berupa e-pruchasing, dengan pagu anggaran yang dialokasikan sebesar Rp20,3 miliar.