Mengenal 3 Jenis Ghibah: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Vania Rossa

Senin, 18 November 2024 | 21:24 WIB
Mengenal 3 Jenis Ghibah: Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Ilustrasi Ghibah (Freepik)

Suara.com - Tanpa disadari, ghibah telah menjadi kebiasaan yang sering dilakukan oleh siapa saja. Di dalam kehidupan bermasyarakat, perbuatan itu sama dengan bergunjing atau bergosip tentang keburukan orang lain. Mari mengenal 3 jenis ghibah dan apa hukumnya dalam Islam?

Perlu diketahui bahwa, ghibah bisa membawa kerugian yang sangat besar, baik untuk orang lain maupun diri sendiri. Sehingga ghibah dapat dikategorikan sebagai perbuatan zalim yang dilaknat oleh Allah SWT. Oleh karena itu, sebaiknya kita menjauhi ghibah kehidupan sehari-hari.

Aplagi di era digital seperti saat ini, mengghibah orang lain tidak hanya bisa dilakukan melalui lidah saja, namun dengan jempol yang bertulang itu jadi ringan bagi orang yang terbiasa dengan ungkapan maupum celaan menghina dan bahkan sekedar cerita yang sebenarnya.

Pengertian Ghibah

Ghibah adalah salah satu perbuatan dosa besar yang dibenci oleh Allah SWT dan baiknya dihindari oleh seluruh umat Islam. Berdasarkan etimologi, ghibah berasal dari bahasa Arab (dari kata ghaabaa yaghiibu ghaiban), yang memiliki arti ghaib, tidak hadir.

Mengenal 3 Jenis Ghibah

Di dalam Islam, ghibah terdiri dari 3 jenis, antara lain yaitu:

1. Ghibah

Ghibah merupakan perbuatan di mana seseorang yang menceritakan aib orang lain yang memang sebenarnya ada padanya.

baca juga

2. Al-ifik

Perbuatan dimana seseorang yang menceritakan orang lain berdasarkan penukilan yang sampai kepadanya.

3. Al-Buhtan

Perbuatan menjelekkan orang lain bahkan ditambah dengan aib yang sebenarnya tidak ada pada dirinya.

Hukum dan Larangan Ghibah

Dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW menyatakan bahwa dosa orang yang berghibah lebih berat dari pada dosa zina.

"Ghibah itu lebih berat dari zina. Seorang sahabat bertanya, 'Bagaimana bisa?' Rasulullah SAW menjelaskan, 'Seorang laki-laki yang berzina lalu bertobat, maka Allah bisa langsung menerima tobatnya. Namun pelaku ghibah tidak akan diampuni sampai dimaafkan oleh orang yang dighibahnya," (HR At-Thabrani).

Tak hanya itu, diriwayatkan pula Allah SWT pernah berfirman kepada Nabi Musa AS yang artinya:

"Siapa saja yang meninggal dunia dalam keadaan bertaubat dari perbuatan ghibah, maka dia adalah orang terakhir masuk surga. Dan siapa saja yang meninggal dalam keadaan terbiasa berbuat ghibah, maka dia adalah orang yang paling awal masuk neraka."

Di akhirat kelak, seseorang yang suka berghibah semasa hidupnya pasti akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT oleh orang yang dighibahnya itu. Bahkan, amal kebaikannya pun akan dibayarkan kepada orang-orang yang pernah dizaliminya di dunia, termasuk kepada orang yang sudah dighibahnya. Setelah amal kebaikannya habis, kemudian amal keburukan orang-orang yang dizaliminya akan ditimpakan pada dirinya.

Dari penjelasan itu, maka sudah jelas bahwa Islam melarang keras kebiasaan berghibah. Sebab, sesungguhnya ghibah digolongkan sebagai dosa besar. Larangan berghibah juga tersemat dalam ayat suci Al-Qur'an surat Al Hujurat ayat 12.

-يَـٰٓأَيُّہَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُواْ ٱجۡتَنِبُواْ كَثِيرً۬ا مِّنَ ٱلظَّنِّ إِنَّ بَعۡضَ ٱلظَّنِّ إِثۡمٌ۬ۖ وَلَا تَجَسَّسُواْ وَلَا يَغۡتَب بَّعۡضُكُم بَعۡضًاۚ أَيُحِبُّ أَحَدُڪُمۡ أَن يَأۡڪُلَ لَحۡمَ أَخِيهِ مَيۡتً۬ا فَكَرِهۡتُمُوهُۚ وَٱتَّقُواْ ٱللَّهَۚ إِنَّ ٱللَّهَ تَوَّابٌ۬ رَّحِيمٌ۬ -١٢

"Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah kebanyakan prasangka karena sesungguhnya sebagian prasangka adalah dosa. Janganlah kamu sekalian mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah kamu sekalian bergibah( menggunjing) satu sama lain. Adakah seseorang di antara kamu sekalian yang suka makan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik kepadanya. Bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang."

Kutipan dari ayat Al-Qur'an di atas mengisyarakatkan jika dosa ghibah sama dengan memakan daging bangkai saudara sendiri.

Kondisi yang Diperbolehkan Ghibah

Akan tetapi, terdapat beberapa kondisi umat Islam diperbolehkan untuk membicarakan aib orang lain, antara lain:

  • Mengadukan kezaliman yang telah dialami
  • Meminta tolong untuk mengubah kemungkaran yang ada di dalam diri orang lain
  • Meminta fatwa atau penjelasan terkait suatu perbuatan
  • Mengingatkan
  • Membicarakan kemaksiatan yang terang-terangan telah dilakukan
  • Memperkenalkan seseorang.

Itulah 3 jenis ghibah serta penjelasan mengenai hukumnya dalam Islam. Kesimpulannya, ghibah adalah perbuatan yang dilarang karena tergolong ke dalam dosa besar.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atta Halilintar Bahas Masa Lalu Vanessa Angel Tuai Kritik, Apa Hukum Membicarakan Orang yang Sudah Meninggal?

Atta Halilintar Bahas Masa Lalu Vanessa Angel Tuai Kritik, Apa Hukum Membicarakan Orang yang Sudah Meninggal?

Lifestyle | Rabu, 14 Agustus 2024 | 14:13 WIB

Masih Ghibah Selama Ramadan, Hati-Hati Bikin Puasa Batal

Masih Ghibah Selama Ramadan, Hati-Hati Bikin Puasa Batal

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2024 | 17:55 WIB

Bolehkah Taubat Dosa Ghibah Tanpa Minta Maaf Langsung? Buya Yahya Kasih 2 Alternatif Cara Ini

Bolehkah Taubat Dosa Ghibah Tanpa Minta Maaf Langsung? Buya Yahya Kasih 2 Alternatif Cara Ini

News | Rabu, 02 Agustus 2023 | 15:47 WIB

Terkini

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Rupiah Makin Tertekan, Sudah Melemah 7,74% Sepanjang 2026

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

71 Orang Tewas, Bisakah Nakhoda KM Virgo Transport 8 Dipidana?

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:08 WIB

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Jangan Tunggu Burnout: Pentingnya Ambil Ruang Jeda Sebagai Kebiasaan Rutin

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:04 WIB

Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan

Bikin Makeup Flawless dan Tahan Lama: 5 Primer Serum Pengunci Kelembapan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 19:00 WIB

Pindah KPR Mudah, Cepat, dan Bebas Repot Melalui Program BRI KPR Take Over

Pindah KPR Mudah, Cepat, dan Bebas Repot Melalui Program BRI KPR Take Over

Bri | Rabu, 30 September 2026 | 18:59 WIB

Pemprov DKI Siapkan Tiga Terminal Utama Transjakarta Laut di Pulau Seribu, Mana Saja?

Pemprov DKI Siapkan Tiga Terminal Utama Transjakarta Laut di Pulau Seribu, Mana Saja?

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:55 WIB

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

Bupati Gowa Tersangka Korupsi Diperiksa Kortastipidkor Polri Besok

News | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Telkom Indonesia Tiba-tiba Ganti Dirut

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 18:53 WIB

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK, Rahmad Darmawan Beri Peringatan Keras untuk Timnas Indonesia

Bola | Rabu, 30 September 2026 | 18:51 WIB

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Tampil Lebih Gagah, Honda CRF1100L Africa Twin Dapatkan Penyegaran Warna Baru

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 18:50 WIB

×