Status Harimau Milik Alshad Ahmad Terancam Punah Secara Global, BRIN: Mengkhawatirkan, Nama Indonesia Bisa Tercoreng!

Suara Rumpita

Kamis, 27 Juli 2023 | 16:30 WIB
Status Harimau Milik Alshad Ahmad Terancam Punah Secara Global, BRIN: Mengkhawatirkan, Nama Indonesia Bisa Tercoreng!
Alshad Ahmad dan harimau peliharaannya (Instagram.com)

Kematian anak harimau Benggala milik Alshad Ahmad tengah jadi sorotan banyak pihak. Nampaknya masalah ini dapat menimbulkan konsekuensi besar bagi dunia konservasi satwa.

Peneliti Pusat Riset Zoologi Terapan BRIN, Gono Semiadi menyebut meski status harimau Benggala bukan hewan yang dilindungi di Indonesia, namun satwa ini terancam punah secara global. Ia menegaskan bentuk konservasinya pun harus serius.

"Terlepas harimau Benggala bukan satwa dari Indonesia, kita harus ikut konservasi harimau yang bukan punya Indonesia," kata Gono Semiadi dikutip dari detikTravel, Kamis (27/7/2023).

Dalam hal ini, LIPI yang kini bergabung menjadi BRIN harus memeriksa dokumen yang menunjukkan kelengkapan kemampuan masyarakat untuk melakukan konservasi harimau Benggala.

"Rekomendasi itu memang basisnya melihat dari perspektif keilmiahan. Ketika bicara soal keilmiahan, kita melihat dulu dari dokumen pengelolaan," jelasnya.

Dokumen pengelolaan ini seperti kelayakan kandang hingga asal-usul satwa serta tujuan memiliki satwa liar tersebut.

Gono Semiadi turut menyayangkan atas terjadinya kasus anak harimau mati milik Alshad Ahmad. Menurutnya, masalah ini bisa membuat nama Indonesia tercoreng.

"Kematian sampai banyak itu harus dilihat sebagai sesuatu yang sangat mengkhawatirkan. Nama Indonesia bisa tercoreng. Efek dominonya yang sangat kita sesali," pungkasnya.

Gono juga berharap akan ada evaluasi menyeluruh dari kejadian ini. Dia menyarankan, penyebab kematian harimau Benggala milik Alshad ditelusuri dengan jelas.

baca juga

Saat pernyataan ini dibagikan ulang di Twitter, netizen nampak memberikan dukungan agar masalah ini ditindak secara serius. Ada juga yang menyentil pihak pendukung Alshad Ahmad.

"Berkaca dari sini, orang ini harus di ban melihara binatang, apalagi hewan yg dilindungi," komentar netizen. "Mau cepu ah sama orang lingkungan india biar kena malu indonesia. Pejabatnya biar nyadar," balas yang lain.

"Dia kepikiran ngga imbasnya bakal begini," kata yang lain. "Indonesia ni harus menerapkan cancel culture, biar org2 macam alshad nol dukungan," ujar netizen lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awkarin Ikut Kritik Alshad Ahmad yang Pelihara Hewan Liar, Malah Jadi Ledekan Netizen: Baca Dulu, Baru Bersuara!

Awkarin Ikut Kritik Alshad Ahmad yang Pelihara Hewan Liar, Malah Jadi Ledekan Netizen: Baca Dulu, Baru Bersuara!

Rumpita | Rabu, 26 Juli 2023 | 22:55 WIB

Kontroversi Izin Penangkaran Harimau Milik Alshad Ahmad, Apa Bedanya dengan Kebun Binatang dan Menurut Perspektif Ahli?

Kontroversi Izin Penangkaran Harimau Milik Alshad Ahmad, Apa Bedanya dengan Kebun Binatang dan Menurut Perspektif Ahli?

Rumpita | Rabu, 26 Juli 2023 | 20:45 WIB

Terkini

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 23:31 WIB

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia

Jabar | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:55 WIB

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:45 WIB

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket

Bisnis | Minggu, 12 Juli 2026 | 22:07 WIB

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:50 WIB

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King

Riau | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:36 WIB

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:25 WIB

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan

Lifestyle | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:20 WIB

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026

Bola | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:12 WIB

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa

Your Say | Minggu, 12 Juli 2026 | 21:05 WIB

×