Bruk! 132 Orang Tewas Akibat Jembatan Gantung Berusia 100 Tahun di India Runtuh

Selebtek | Suara.com

Senin, 31 Oktober 2022 | 11:04 WIB
Bruk! 132 Orang Tewas Akibat Jembatan Gantung Berusia 100 Tahun di India Runtuh
132 Orang Tewas Akibat Jembatan Gantung Berusia 100 Tahun di India Runtuh (YouTube India Today)

Selebtek.suara.com - Jembatan penyebrangan gantung di kota Morbi, negara bagian Gujarat, India runtuh pada Minggu (30/10/2022) waktu setempat, menyebabkan ratusan orang yang berada di atasnya jatuh ke sungai.

Menurut laporan Times of India, jumlah korban tewas akibat musibah tersebut bertambah menjadi 132 orang, sementara dua orang hilang.

Dalam video yang beredar, lusinan orang terlihat berpegangan pada kabel dan sisa-sisa jembatan yang terpelintir saat tim darurat berjuang untuk menyelamatkan mereka. 

Beberapa korban memanjat struktur yang rusak untuk mencoba berjalan ke tepi sungai, sementara yang lain berenang ke tempat yang aman.

Prateek Vasava, salah satu korban yang berenang ke tepi sungai setelah jatuh dari jembatan, mengatakan kepada saluran berita lokal 24 Jam bahwa dia menyaksikan beberapa anak jatuh ke sungai.

“Saya ingin menarik beberapa dari mereka bersama saya, tetapi mereka telah tenggelam atau hanyut,” kata Prateek Vasava, dikutip dari The Guardian.

Ia mengatakan jembatan yang dibangun pada pemerintaha Inggris abad ke-19 itu runtuh hanya dalam waktu beberapa detik.

Jembatan Gantung Berusia 100 Tahun di India Runtuh [YouTube India Today]
Jembatan Gantung Berusia 100 Tahun di India Runtuh (sumber: YouTube India Today)

Menteri Dalam Negeri Gujarat, Harsh Sanghavi, mengatakan bahwa lebih dari 150 orang berada di jembatan kabel yang sempit.

Jembatan sepanjang 230 meter ini menjadi objek wisata yang menarik banyak wisatawan selama musim perayaan ketika Diwali dan Chhath Puja dirayakan.

Setelah enam bulan direnovasi, jembatan yang berusia hampir 100 tahun ini baru dibuka untuk umum minggu lalu.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, yang berada di negara bagian asalnya di Gujarat untuk kunjungan tiga hari, mengatakan dia telah mengarahkan kepala menteri negara bagian untuk segera memobilisasi tim untuk operasi penyelamatan.

Pemerintah negara bagian telah membentuk tim investigasi khusus beranggotakan lima orang untuk melakukan penyelidikan atas bencana tersebut.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Deretan Timnas Lolos ke Piala Dunia Tapi Ogah Main, Ada yang Tak Bisa Main Nyeker Hingga Tiket Pesawat Mahal

Deretan Timnas Lolos ke Piala Dunia Tapi Ogah Main, Ada yang Tak Bisa Main Nyeker Hingga Tiket Pesawat Mahal

Bola | Minggu, 30 Oktober 2022 | 13:28 WIB

Pria di India Rela Diinjak oleh Segerombolan Sapi, Apa Alasannya?

Pria di India Rela Diinjak oleh Segerombolan Sapi, Apa Alasannya?

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Pemerintah India Langsung Turun Tangan, Salman Khan Terserang Demam Berdarah

Pemerintah India Langsung Turun Tangan, Salman Khan Terserang Demam Berdarah

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 10:46 WIB

Terkini

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:33 WIB

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:27 WIB

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Polri Tetapkan Syekh Ahmad Al Misry Tersangka Pelecehan Seksual 5 Santri Laki-laki

Jabar | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Jalur Menuju Situs Gunung Padang Kembali Normal Usai Tertimbun Longsor

Bogor | Jum'at, 24 April 2026 | 23:12 WIB

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang

Banten | Jum'at, 24 April 2026 | 23:04 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB