Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.465.000
IHSG 5.912,442
LQ45 587,370
Srikehati 290,628
JII 345,613
USD/IDR 18.085

Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!

Mohammad Fadil Djailani, Fakhri Fuadi Muflih

Senin, 08 Juni 2026 | 10:52 WIB
Harga Cabai Meledak hingga 20%, Telur Ikut Naik, Dompet Emak-Emak Terancam!
Ilustrasi pangan. [Istimewa]
baca 10 detik
  • Harga cabai merah keriting melonjak 20,52%, tertinggi di antara komoditas pangan nasional.
  • Telur ayam ras naik 3,77%, sementara bawang putih melonjak hingga 18,03%.
  • Harga ayam, daging sapi, minyak goreng kemasan, dan gula justru mengalami penurunan.

Suara.com - Harga sejumlah komoditas pangan nasional mengalami pergerakan yang cukup beragam pada awal pekan ini. Di tengah tren penurunan harga beberapa kebutuhan pokok, lonjakan tajam justru terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam ras yang berpotensi menambah beban belanja masyarakat.

Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia per Senin (8/6/2026) pukul 09.31 WIB, cabai menjadi komoditas dengan kenaikan harga paling mencolok. Harga cabai merah keriting melonjak 20,52% menjadi Rp55.000 per kilogram. Sementara cabai merah besar naik 18,53% menjadi Rp58.900 per kilogram dan cabai rawit hijau melesat 15,91% ke level Rp69.200 per kilogram.

Tak hanya cabai, harga bawang putih ukuran sedang juga mengalami kenaikan signifikan sebesar 18,03% menjadi Rp45.500 per kilogram. Sementara harga bawang merah ukuran sedang naik 2,36% menjadi Rp52.000 per kilogram.

Kenaikan juga terjadi pada telur ayam ras segar. Komoditas yang menjadi andalan konsumsi rumah tangga itu tercatat naik 3,77% menjadi Rp31.650 per kilogram.

Di kelompok beras, harga relatif stabil meski beberapa jenis masih mencatat kenaikan tipis. Beras medium I naik 0,31% menjadi Rp16.250 per kilogram, sedangkan beras medium II meningkat 1,43% menjadi Rp17.700 per kilogram. Beras kualitas bawah II bahkan naik 6,23% menjadi Rp15.350 per kilogram.

Meski demikian, kabar baik datang dari sejumlah komoditas lain yang mengalami penurunan harga cukup dalam. Harga daging ayam ras segar turun 8,95% menjadi Rp35.600 per kilogram, memberikan ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan sumber protein dengan harga lebih terjangkau.

Penurunan juga terjadi pada daging sapi. Harga daging sapi kualitas I terkoreksi 3,26% menjadi Rp145.600 per kilogram, sementara kualitas II turun 1,31% menjadi Rp139.650 per kilogram.

Untuk kelompok minyak goreng, harga minyak goreng kemasan bermerek I turun 3,13% menjadi Rp23.250 per liter. Minyak goreng kemasan bermerek II bahkan anjlok 7,34% menjadi Rp21.450 per liter. Namun, minyak goreng curah justru naik 1,95% menjadi Rp20.950 per liter.

Sementara itu, harga gula pasir premium turun cukup tajam sebesar 11,36% menjadi Rp17.950 per kilogram. Adapun gula pasir lokal turun tipis 0,52% ke level Rp19.000 per kilogram.

baca juga

Di sisi lain, cabai rawit merah menjadi salah satu komoditas yang mengalami koreksi terdalam dengan penurunan 10,06% menjadi Rp73.750 per kilogram setelah sebelumnya berada di level yang tinggi.

Pergerakan harga yang beragam ini menunjukkan tekanan inflasi pangan masih perlu diwaspadai, terutama dari kelompok hortikultura yang terkenal fluktuatif dan berpengaruh langsung terhadap pengeluaran rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

Bulog Pastikan Beras Bantuan di Bangkalan Diganti Sebelum Disalurkan, Komitmen Jaga Kualitas Bantuan

News | Minggu, 07 Juni 2026 | 07:27 WIB

Harga Cabai Tembus Rp84 Ribu, Ini Penyebab di Balik Kenaikan Drastis

Harga Cabai Tembus Rp84 Ribu, Ini Penyebab di Balik Kenaikan Drastis

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 15:05 WIB

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Update Harga Pangan: Cabai dan Daging Murah, Minyak Goreng Melonjak Naik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:07 WIB

Terkini

BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan

BRI Hadirkan ORI030 untuk Investasi ORI dengan Kupon Tetap Bulanan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 15:13 WIB

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Jembatan Enang-enang Hasil Patungan Rakyat Aceh Rp1 M Ditutup, Menteri PU Nilai Struktur Belum Kuat

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:59 WIB

Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India

Purbaya Akan Minta Penjelasan Kemenhan soal Anggaran Rudal Brahmos India

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:42 WIB

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

LNG Murah Industri hanya Berlaku hingga 31 Desember

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:38 WIB

BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!

BBM Shell Masih Kosong Hingga Saat Ini, Anak Buah Bahlil: Cerita Lama!

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:33 WIB

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Mitra Binaan Batik BNI Meriahkan Pameran Puspa Nuswantara 2026

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:12 WIB

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Airlangga Ungkap Biang Kerok Neraca Dagang Sempat Defisit, Impor BBM Jadi Pemicu

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:38 WIB

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Emas Anjlok, Dolar Perkasa! Investor Disarankan Pantau Rasio Emas Sebelum Ambil Keputusan

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:04 WIB

Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?

Emiten RANS Dirumorkan Jadi Perusahaan Pencucian Uang, Apa Kata Raffi dan Nagita Slavina?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:33 WIB

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Butuh 2,5 Juta Ton Per Tahun untuk B50, Pemerintah Bangun Pabrik Metanol

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 12:14 WIB

×