Selebtek.suara.com – Pelecehan seksual sesama mahasiswa kmbali terjadi. Kali ini terjadi di kampus Gunadarma, Depok, Jawa Barat.
Dikutip dari akun instagram @curhatanmahasiswa.id kejadian bermula ktka pelaku memanggil korban dari arah toilet di bawah tangga. Awalnya korban tidak mengira akan menjadi korban pelecehan.
Saat itu korban hanya mengira bahwa si pelaku hanya akan menanyakan mengenai toilet wanita dan pria karena tidak ada tanda di luar toilet selayaknya toilet lainnya.
Namun saat tiba di dekat pelaku, korban di dorong ke ujung tembok dan pelaku langsung mencium bibir korban. Sontak, korban yang kaget akhirnya mendorong pelaku dan memakinya dengan kata-kata kasar.
“Apaan sih goblok, gak jelas banget, tolol,” maki si korban.
“Sekali-kali aja,” jawab pelaku.
Korban yang tak terima dilecehkan pun akhirnya mengadu pada teman-temannya. Para teman korban mencari pelaku dan akhirnya mempermalukannya di depan umum.
Pelaku pelecehan itu diikat di sebuah pohon dan dicekoki air yang diduga merupakan air kencing. Beredar pula kabar bahwa pelaku ditelanjangi.
![Pelaku pelecehan mahasiswi Gunadarma diduga dicekoki air kencing [Tiktok]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/12/13/1-whatsapp-image-2022-12-13-at-200413.jpeg)
Kejadian ini pun menuai pro dan kontra masyarakat. Banyak yang menilai tak seharusnya pelaku dipermalukan di depan umum. Terlebih mereka yang mempermalukan merupakan mahasiswa, sosok yang terpelajar.
Baca Juga: Hasil BRI Liga 1: Mengamuk, Persita Tangerang Habisi RANS Nusantara FC di Stadion Sultan Agung
“Berdiri diposisi korban tidak menjadikan kalian tuhan yg punya hak untuk menghakimi sesuka kalian yah. Ga dukung pelaku tapi tindakan kalian tidak jauh beda dengan pelaku,” komentar akun @yusuf*******.
“Sama sekali gak setuju perbuatan pelaku pelecehan, tapi apa ya harus digitukan? Fungsi satpam disitu ngapain,” komentar @afif****.
“Jadi kesimpulannya ga semua yg berpendidikan itu punya moral dan akhlak yg bagus,” tulis @kewp****.
“Pelaku salah tapi main hakim sendiri juga tidak dibenarkan apalagi sampai dicekok²in. Kan bisa diserahkan ke pihak berwenang,” tulis @ayu_fe******.
Diduga, banyaknya laporan pelecehan seksual yang terjadi di kampus mereka membuat sebagian mahasiswa merasa geram hingga memilih untuk main hakim sendiri. Sebelumnya, laporan mengenai pelecehan juga beredar di kalangan mahasiswa, namun kali ini terjadi di sebuah bioskop.(*)