Penggebuk drum Posan Tobing resmi melayangkan somasi terbuka kepada band KotaK yang beranggotakan Cella, Tantri dan Chua. Dalam somasinya, Posan menuntut royalti lagu ciptaannya yang selama belasan tahun kerap dinyanyikan band Kotak.
Pada kesempatan itu, Posan turut didampingi penyanyi Julia Angelia alias Pare serta kuasa hukumnya, Jerys Napitupulu.
Posan menginginkan agar band KotaK tidak lagi membawakan lagu-lagu ciptaannya dan juga karya Pare. Hal ini serasa senasib dengan perseteruan antara Ahmad Dhani dengan Once Mekel.
“Hari ini kita ingin menyampaikan surat somasi terbuka terbuka di hadapan seluruh masyarakat Indonesia, terkait dengan dugaan pelanggaran UU Hak Cipta nomor 28 Tahun 2014,” kata Jerys Napitupulu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (7/7/2023).
Dalam somasinya, Posan menyampaikan 11 poin yang harus dipenuhi personel KotaK, yang salah satunya tidak memperbolehkan membawakan lagu-lagu ciptaan kliennya dalam sebuah acara atau di manapun.
“Bahwa berdasarkan hukum di atas menegur dan memperingatkan secara terbuka dan keras kepada Mario Marcela Handika Putra, Tantri Syailindri Ichlasari, Chua, untuk tidak membawakan lagu-lagu pada poin ketiga dan empat di mana pun,” ucap Jerys membacakan salah satu poin somasi.
“Di sini kami melarang menyanyikan di TV, media sosial, di konser off air atau on air baik di Indonesia atau luar negeri,” tambah Jerys.
Adapun lagu-lagu yang dilarang adalah “Berbeda”, “Cinta Jangan Pergi”, “Kerabat KotaK” dan “Kuingin Sendiri” yang merupakan ciptaan Posan Tobing.
Kemudian lagu-lagu yang diciptakan Julia Angelia adalah “Sendiri”, “Saat Ku Jauh”, “Terbang”, “Pobia”, “Satu Cinta”, “Tentang Hidup”, “Ijinkan Aku” dan “Terluka”.
Baca Juga: Siapa Sangka, Orang yang Punya BSD City Ini Dulunya Cuma Penjual Biskuit dan Kembang Gula
Sejumlah lagu ciptaan bersama yang juga dilarang adalah “Masih Cinta” (ciptaan Pay Burman, Dewiq, Posan, Cella, dan Tantri), “Kosong Teojoeh” (ciptaan Pay Burman, DewiQ, Posan, Cella), “Tinggalkan Saja” (ciptaan Pay Burman, DewiQ, Posan, Cella), “Pelan-Pelan Saja” (ciptaan Pay Burman, DewiQ, Tantri, Cella, dan Chua), dan “Selalu Cinta” (ciptaan Pay Burman, DewiQ, Posan, Cella, dan Tantri).
“Mau tidak mau saya harus somasi terbuka terkait lagu-lagu ini. Saya dan Pare tidak memperbolehkan lagi mereka membawakan karya-karya kami, baik itu ciptaan saya sendiri ataupun ciptaan saya bersama-sama,” tegas Posan Tobing.
Lebih lanjut, Posan juga menyayangkan KotaK masih membawakan lagu-lagu yang ia ciptakan.
“Sampai sekarang mereka manggung masih membawakan lagu-lagu ciptaan dari saya dan Julia Angelia. Kami tahu dari warganet yang mengunggah di media sosial," ujar Posan Tobing.