Pengurus BK Sipil Periode 2022-2025 Dikukuhkan, Ini Dia 'PR' yang Dihadapi

Semarang | Suara.com

Senin, 23 Mei 2022 | 20:36 WIB
Pengurus BK Sipil Periode 2022-2025 Dikukuhkan, Ini Dia 'PR' yang Dihadapi
Pengurus BK Sipil  Periode 2022-2025 Dikukuhkan, Ini Dia 'PR' yang Dihadapi

SUARA SEMARANG - Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Dr Ir Danis Hidayat Sumadilaga menandaskan, ada Pekerjaan Rumah (PR) yang mengadang Badan Kejuruan Sipil (BK Sipil) PII untuk segera dikerjakan dalam program-programnya.

PR itu meliputi melakukan akreditasi program di Fakultas Teknik di perguruan tinggi se-Indonesia, menguatkan program proefesi keinsinyuran dan kontribusi pemikiran untuk kemajuan bangsa.

Danis mengatakan hal tersebut, usai melantik dan mengukuhkan pengurus BK Sipil PII periode 2022-2025 yang diketuai Ir Sutopo Kristanto MM IPU di Hotel Gran Mahakam, Jakarta, Jumat (20/5).

Hadir dalam kesempatan itu, Wakil Ketua Umum PII Dr Ing Ilham Akbar Habibie, Dipl Ing MBA, Sekjen Ir Bambang Goeritno MSc MPA IPU, Dewan Penasihat Ir Achmad Hermanto Dardak MSc PhD dan Ketua PII Cabang Kota Semarang yang juga Rektor Universitas Semarang Dr Supari Priyambodo MT.

Dalam kesempatan itu, pembina Yayasan Alumni Undip Ir Soeharsojo IPU juga ikut dikukuhkan sebagai pengurus harian sebagai wakil ketua umum BK Sipil mendampingi Sutopo.

"Mengacu data Forum Dekan Teknik Indonesia, dalam lima tahun terakhir sejak 2017, sarjana teknik yang mengikuti program profesi insinyur baru 12.000 orang atau 2.000-3.000 sarjana per tahunnya. Tiap tahun kita menghasilkan 27.000 sarjana teknik dengan angka 2.000 berarti baru 10 persen. Ini tantangan bagi BKS," kata Danis.

Dia juga berharap, BKS mampu bersinergi memperkuat expertise atau keahlian.

Tantangan kedua secara eksternal, kata dia, adalah bagaimana para insinyur bisa memberikan kontribusi nyata bagi negeri ini melalui pemikiran bagi kemaslahatan bangsa.

Maka dari itu, dimotori oleh wakil ketua umum PII, pihaknya akan mengumpulkan para engineer anggota G20 untuk memberikan pemikiran bagi pembangunan Indonesia ke depan, serta menempatkan perwakilan PII di sejumlah negara.

Di bagian lain, Wakil Ketua Umum PII Ilham Akbar Habibie mengajak, insan PII untuk memperhatikan tren dalam industri konstruksi. Ketiga tren tersebut adalah teknologi digital, energi terbarukan dan ekonomi sirkular.

Menurutnya, saat ini semua lini telah, sedang, dan akan mengalkami dampak digitalisasi. Dia ingin para insinyur memanfaatkan digital agar mendaptakna informasi dan pengetahuna baru.

Revolusi industri 4.0 yang demikian masif, kata Ilham, penggunaan teknologi yang memunculkan istilah Artificial Intelligence atau kecerdasan artifisial. Salah satu profesi yang kebutuhannya melesat belakangan ini, adalah Artificial Intelligence (AI) Engineer.

Tren energi terbarukan, menurut Ilham adalah koimitmen Indonesia pada 2060 untuk mencapai net zero emission.

"Greehouse effect (efek rumah kaca) nantinya berhubungan industri konstruksi. Maka kemudian ada istilah greeen buliding, smart city yang ujungnya adalah harmonisasi antara manusia dan alam," ujar putra pertama mantan Presiden BJ Habibie itu.

Ilham mengingatkan juga ekonomi sirkular, dimana tren ini adalah selalu memanfaatkan daur ulang. Membuat industri dengan bahan pasokan, setelah menghasilkan produk, bisa didaur ulang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Korban Bertambah, Kasus Ayah Cabuli Anak Kandung di Sekadau Kini Seret Keponakan 10 Tahun

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:46 WIB

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Katalog Promo Indomaret Terbaru, Serba Gratis! Salonpas Beli 1 Gratis 1, Teh Botol hingga Bebelac

Kalbar | Selasa, 28 April 2026 | 23:40 WIB

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Pemburu Diskon Merapat! Promo Alfamart Siap Santap Hemat Mantap, Sosis dan Bakso Murah

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 23:29 WIB

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Cara Refund Tiket Kereta Api 100 Persen Imbas Kecelakaan di Bekasi, Bisa Lewat HP

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:27 WIB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Sah! Susi Pudjiastuti Ditunjuk Jadi Komisaris Utama Bank BJB

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 23:13 WIB

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Mengapa Kereta Api Sulit Berhenti Mendadak? Belajar dari Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Jakarta | Selasa, 28 April 2026 | 23:08 WIB

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:53 WIB

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Heboh BKPSDM Muratara Digerebek Polisi, Benarkah Ada Jual Beli Kenaikan Pangkat ASN?

Sumsel | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Tangan Diborgol, Arinal Djunaidi Tertunduk Digelandang ke Bui

Lampung | Selasa, 28 April 2026 | 22:09 WIB