Penuh Toleransi Masjid dan Gereja Berhadapan, Dukuh Tlogo Contoh Kampung Pancasila di Kota Semarang

Semarang

Jum'at, 27 Mei 2022 | 20:55 WIB
Penuh Toleransi Masjid dan Gereja Berhadapan, Dukuh Tlogo Contoh Kampung Pancasila di Kota Semarang
Aam Winata Mail/Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Jadi contoh sebagai Kampung Pancasila, ada pemandangan sejuk penuh toleransi dihadirkan oleh Dukuh Tlogo Kelurahan Jatibaarang Kecamatan Mijen.

Di Dukuh Tlogo ini, komposisi penduduk majemuk dari sisi umat beragama, mampu mengedepankan tolerani dan dijadikan contoh sebagai Kampung Pancasila.

Toleransi tingkat tinggi dihadirkan di Dukuh Tlogo, dengan komposisi umat Muslim 60 persen dan Nasrani 40 persen mereka hidup rukun berdampingan.

Dukuh Tlogo sebagai contoh Kampung Pancasila ini disematkan oleh Kodim 0073 Kota Semarang. Melalui penilaian, dan diikutkan lomba tingkat Kota Semarang, Jumat (27/05/2022).

Komandan Koramil 08 Mijen Mayor Arh Sugiharto mengatakan bahwa pemilihan kampung Tlogo sebagai kampung Pancasila melalui penelitian dan pengamatan terhadap aktifitas warga bersama Lurah Jatibarang dan kepala kecamatan Mijen. 

"Beberapa waktu lalu seluruh Danramil kota semarang dikumpulkan oleh Dandim 0733 dan diperintahkan agar dibentuk satu perwakilan kampung Pancasila di daerah masing-masing yang nantinya akan menjadi percontohan dan diikuti oleh kampung-kampung yang lain." kata Sugiharto.

Menurut Sugiharto mulanya ada dua pilihan kandidat kampung Pancasila di wilayahnya yaitu kampung Wonolopo dan Tlogo.

Hingga akhirnya diputuskan kampung Tlogo sebagai pilihan karena lebih mendekati kriteria.

Wilayah kampung Pancasila ini meliputi 1 RW terdiri dari 4 RT di kelurahan Jatibarang. 

Selain mengedepankan toleransi, pun dilakkukan pembenahan secara fisik seperti taman, jalan, dan lapangan olahraga oleh swadaya masyarakat, sebagai tempat acara bersama warga Tlogo.

Kepala Desa Jatibarang Fatkhul Mujib, menjelaskan jika Dukuh Talogo penduduknya 60 persen muslim dan 40 persen Nasrani, secara keyakinan agama sangat berimbang namun tetap bisa menjaga toleransi.

"Di kampung ini ada dua tempat ibadah yang berbeda, yaitu Gereja dan Masjid yang saling berhadapan namun kehidupan keagamaannya penuh toleransi dan tak pernah ada gesekan antar agama selain itu lingkungannya bersih dan sehat." Katanya. 

Salah satu tolok ukur suatu wilayah menjadi Kampung Pancasila adalah masyarakatnya memiliki sikap toleransi yang tinggi di antara keragaman budaya dan agama yang hidup berdampingan secara damai dan rukun.

Fatkhul Mujib berharap setelah dicanangkannya kampung Tlogo ini sebagai kampung Pancasila, kerukunan hidup yang selama ini ada akan tetap terpelihara dan aktifitas ekonomi warga semakin meningkat khususnya di bidang UMKM.

Sementara, giat penilaian Kampung Pancasila di Dukuh Tlogo dilakukan Kodim 0073 Kota Semarang, dipimpin oleh Kapten inf Sukapta bersama perwakilan dari Kesbangpol kota semarang, Perwakilan Akademisi, dan Dinas Pariwisata Kota Semarang.

Tim penilai melakukan penilaian terhadap Kampung Tlogo yang nantinya akan menjadi salah satu percontohan Kampung Pancasila di kecamatan Mijen yang merupakan wilayah Koramil 08 Mijen.*

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sidang Perdana Fadia Arafiq Digelar, Eks Bupati Pekalongan Didakwa Kasus Korupsi

Sidang Perdana Fadia Arafiq Digelar, Eks Bupati Pekalongan Didakwa Kasus Korupsi

Foto | Kamis, 23 Juli 2026 | 19:37 WIB

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

Pemkot Surabaya Gaspol Kampung Pancasila, 12 Ribu ASN dan Pemuda Turun Dampingi 1.361 RW

News | Senin, 20 April 2026 | 14:07 WIB

Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita

Stunting Jadi Prioritas, Semarang Intervensi Gizi 78 Ribu Remaja dan Pantau 60 Ribu Balita

News | Selasa, 24 Februari 2026 | 07:31 WIB

Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia

Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia

Health | Minggu, 22 Februari 2026 | 08:20 WIB

Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak

Hujan Deras Dini Hari Picu Banjir di Rowosari dan Meteseh: 110 KK Terdampak

News | Senin, 16 Februari 2026 | 13:34 WIB

Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta

Semarang Jadi Pelopor Meritokrasi di Jateng, 12 Pejabat Dilantik Lewat Sistem Talenta

News | Sabtu, 07 Februari 2026 | 10:57 WIB

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

Wali Kota Semarang Dorong UMKM Lokal Naik Kelas Lewat Produk Craft

News | Kamis, 05 Februari 2026 | 12:49 WIB

Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan

Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan

News | Senin, 02 Februari 2026 | 21:25 WIB

Disebut-sebut di Sidang Korupsi Chromebook: Wali Kota Semarang Agustina: Saya Tak Terima Apa Pun

Disebut-sebut di Sidang Korupsi Chromebook: Wali Kota Semarang Agustina: Saya Tak Terima Apa Pun

News | Rabu, 17 Desember 2025 | 19:59 WIB

Jaksa Bongkar 3 Nama Titipan Walkot Semarang untuk Nadiem di Kasus Pengadaan Chromebook

Jaksa Bongkar 3 Nama Titipan Walkot Semarang untuk Nadiem di Kasus Pengadaan Chromebook

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:16 WIB

Terkini

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Setelan Ganas Honda NSF250RW Tantang Gelombang Panas Eropa, Kans Ramadhipa Rajai Moto3 Magny-Cours

Sport | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:15 WIB

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

The Black Lizard: Duel Kecerdasan Detektif dan Ratu Kriminal yang Menegangkan

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Prabowo Sebut Cak Imin, Dasco dan Bahlil 3 Kancil Politik: Kalau Mereka Kumpul Repot Kita!

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 19:00 WIB

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

Nekat Tembak Paha Korban Lalu Kabur ke Lampung, Duo Maling Motor Matraman Ciut di Tangan Polisi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:39 WIB

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

6 Cara Mengatasi Blush On Ketebalan dan Terlalu Menor, Tak Khawatir Merusak Makeup

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:35 WIB

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Derita Selisih Stock Opname Toko, saat Karyawan Jadi Samsak Omelan Bos

Your Say | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Fairuz Al Rafiq & Sonny Septian Terapkan Pola Asuh Mereka di Film Anak-Anak Bambu

Video | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:30 WIB

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

Pakar Soroti Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus, Dorong KPK Ambil Alih

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Menkeu Ancam Kejar Peserta Tax Amnesty Bandel, PPATK Ikut Telusuri Dana Masuk

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:28 WIB

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

Penghitungan Kerugian Negara Disorot, BPKP Diminta Evaluasi Metode Audit

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 18:22 WIB

×