Disebut-sebut di Sidang Korupsi Chromebook: Wali Kota Semarang Agustina: Saya Tak Terima Apa Pun

Bangun Santoso

Rabu, 17 Desember 2025 | 19:59 WIB
Disebut-sebut di Sidang Korupsi Chromebook: Wali Kota Semarang Agustina: Saya Tak Terima Apa Pun
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti. [Pemkot Semarang]
baca 10 detik
  • Wali Kota Semarang, Agustina, membantah menerima imbalan terkait korupsi pengadaan Chromebook Kemendikbudristek 2019-2022.
  • Fakta persidangan menyebut Agustina yang saat itu anggota DPR RI menitipkan tiga nama pengusaha proyek tersebut.
  • Kasus korupsi ini ditaksir merugikan negara total lebih dari Rp2,1 triliun melibatkan beberapa nama tersangka.

Suara.com - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, akhirnya buka suara setelah namanya terseret dalam pusaran kasus megakorupsi program digitalisasi pendidikan pengadaan laptop Chromebook yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,1 triliun.

Agustina Wilujeng Pramestuti dengan tegas membantah telah menerima imbalan dalam bentuk apapun terkait proyek raksasa di Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) periode 2019-2022 tersebut.

Sikap tegas itu disampaikan Agustina menyusul munculnya namanya dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta.

"Saya tidak pernah menerima apa pun, dalam bentuk apa pun, yang berkaitan dengan perkara ini," katanya di Semarang, dilansir Antara, Rabu (17/12/2025).

Nama Agustina mencuat ke permukaan setelah jaksa penuntut umum mengungkap fakta persidangan pada Selasa (16/12).

Dalam sidang tersebut, terungkap bahwa Agustina, yang pada saat itu menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang bermitra dengan Kemendikbudristek, disebut telah menitipkan tiga nama pengusaha untuk dilibatkan dalam proyek pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM).

Menanggapi fakta persidangan tersebut, Agustina menyatakan menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia memahami penyebutan namanya merupakan bagian dari dinamika persidangan untuk mengungkap kebenaran.

"Saya berharap informasi yang beredar dapat disampaikan secara proporsional dan berimbang agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat,” kata dia.

Kasus ini sendiri merupakan salah satu skandal korupsi terbesar di sektor pendidikan. Sebelumnya, Kejaksaan Agung (Kejagung) telah membeberkan skala kerugian negara yang fantastis akibat permainan dalam proyek ini.

baca juga

"Total kerugian negara mencapai lebih dari Rp2,1 triliun,” kata Direktur Penuntutan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Riono Budisantoso di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Senin (8/12).

Riono menjelaskan, perkara ini terkait dengan pengadaan perangkat teknologi, informasi, dan komunikasi (TIK) berupa Chromebook serta CDM yang dilaksanakan pada rentang tahun 2019 hingga 2022.

Sejumlah nama besar telah ditetapkan sebagai tersangka. Dari lima tersangka, berkas Nadiem Makarim, Sri Wahyuningsih, Ibrahim, dan Mulyatsyah telah masuk ke persidangan.

Sementara satu tersangka lain, mantan Staf Khusus Mendikbudristek, Jurist Tan, masih buron.

Dalam surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum (JPU) Roy Riady, Nadiem disebut menerima aliran dana mencapai Rp809,59 miliar.

Uang tersebut diduga berasal dari PT Aplikasi Karya Anak Bangsa (PT AKAB) melalui PT Gojek Indonesia. Jaksa menyebut, sebagian besar sumber uang PT AKAB berasal dari investasi Google senilai 786,99 juta dolar AS.

Kekayaan Nadiem yang tercatat dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada tahun 2022 turut disorot, di mana terdapat perolehan harta jenis surat berharga senilai Rp5,59 triliun.

Para terdakwa dalam kasus ini didakwa merugikan keuangan negara senilai total Rp2,18 triliun. Angka ini terdiri dari kerugian sebesar Rp1,56 triliun terkait program digitalisasi pendidikan, serta kerugian senilai 44,05 juta dolar AS atau setara Rp621,39 miliar akibat pengadaan Chrome Device Management (CDM) yang dinilai tidak diperlukan dan tidak bermanfaat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap, Ada Nama Kakak Najwa Shihab di Grup Mas Menteri Core Team Nadiem Makarim

Terungkap, Ada Nama Kakak Najwa Shihab di Grup Mas Menteri Core Team Nadiem Makarim

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 17:11 WIB

Jaksa Bongkar 3 Nama Titipan Walkot Semarang untuk Nadiem di Kasus Pengadaan Chromebook

Jaksa Bongkar 3 Nama Titipan Walkot Semarang untuk Nadiem di Kasus Pengadaan Chromebook

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:16 WIB

Proyek Chromebook Diduga Jadi Bancakan, 3 Terdakwa Didakwa Bobol Duit Negara Rp2,18 Triliun

Proyek Chromebook Diduga Jadi Bancakan, 3 Terdakwa Didakwa Bobol Duit Negara Rp2,18 Triliun

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 16:03 WIB

Ibu Nadiem Doakan Anaknya Sembuh Agar Bisa Buktikan Tak Bersalah dalam Sidang Kasus Chromebook

Ibu Nadiem Doakan Anaknya Sembuh Agar Bisa Buktikan Tak Bersalah dalam Sidang Kasus Chromebook

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:36 WIB

Jaksa Ungkap Nadiem Makarim Dapat Rp809 Miliar dari Pengadaan Chromebook

Jaksa Ungkap Nadiem Makarim Dapat Rp809 Miliar dari Pengadaan Chromebook

News | Selasa, 16 Desember 2025 | 13:24 WIB

Kerugian Negara Ditaksir Rp2,1 T, Nadiem Cs Segera Jalani Persidangan

Kerugian Negara Ditaksir Rp2,1 T, Nadiem Cs Segera Jalani Persidangan

News | Senin, 08 Desember 2025 | 20:32 WIB

HMD Diprediksi Siap Terjun ke Pasar Laptop, Kembangkan Chromebook Model Flip

HMD Diprediksi Siap Terjun ke Pasar Laptop, Kembangkan Chromebook Model Flip

Tekno | Sabtu, 29 November 2025 | 17:15 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×