Bobby Nasution Berguru ke Walikota Semarang Hendrar Prihadi Soal Kerukunan Umat Beragama

Semarang Suara.Com
Rabu, 22 Juni 2022 | 22:27 WIB
Bobby Nasution Berguru ke Walikota Semarang Hendrar Prihadi Soal Kerukunan Umat Beragama
Doc. Semarang.suara.com

SUARA SEMARANG - Bobby Nasution Walikota Medan berguru soal kerukunan umat beragama pada Kota Semarang.

Bobby Nasution langsung ditemui Walikota Semarang Hendrar Prihadi atau Hendi dan diberikan paparan bagaiman kondusifitas kerukunan umat beragama.

Hendi juga langsung membawa para perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama dari masing - masing wilayah yang dipimpin untuk menunjukan hasil nyata kerukunan umat beragama di Kota Semarang.

Walikota Semarang Hendi mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut penting untuk dilakukan karena Medan dan Semarang memiliki kemiripan, termasuk masyarakatnya yang multif etnis. 

Dia pun menegaskan bahwa kondusifitas wilayah adalah sebuah hal yang dinamis, sehingga perlu saling bertukar pengalaman dalam upaya menjaga kerukunan yang telah tercipta.
 
“Sejak kami mendapat amanah pada 2012 (sebagai Plt. Wali kota) kami mengunjungi tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai agama. Kita tidak berdiskusi tentang mayoritas dan minoritas, yang kita diskusikan adalah kita itu satu keluarga besar Kota Semarang. Kita rangkul semua agar semangat bersama untuk membuat Semarang menjadi semakin hebat,” tutur Hendi.

Hendi juga bercerita bahwa dalam menyelenggarakan kegiatan keagamaan di Kota Semarang, seluruh kelompok dilibatkan. Salah satunya seperti saat menggelar festival ogoh-ogoh dimana semua elemen masyarakat dari lintas agama terlibat.

"Lalu, saat perayaan Natal maupun Paskah tingkat kota saat ini juga dalam kegiatan yang sama, dahulu hal tersebut dilakukan secara terpisah. Hal ini dapat terlaksana juga berkat peran FKUB, dan tentu saja masyarakat," pungkasnya.

Lebih lanjut Hendi juga mengenang adanya kasus di Kota Semarang terkait siswa SMK yang tidak dapat naik kelas karena memeluk aliran kepercayaan. 

Persoalan tersebut kemudian ditekankannya dapat diselesaikan dengan baik.

“Di sekolah ini tidak ada ujian pelajaran aliran kepercayaan pak wali, sehingga saya tidak naik kelas," cerita Hendi.

"Baik, FKUB komunikasi dengan tokoh aliran kepercayaan, beliau buat soal untuk dikerjakan siswa tersebut, sehingga ada nilainya dan bisa naik kelas. Jadi persoalannya bukan agama, tetapi nilai di kolom mapel agama harus diisi,” lanjut Wali Kota Semarang tersebut.

Sementara itu, Bobby Nasution, Wali kota Medan, mengungkapkan jika dirinya ingin menjadikan Kota Semarang sebagai percontohan karena kerukunan umat beragama bisa berjalan dengan baik.

Menurutnya, Medan sebagai kota multi etnis ini mempunyai potensi sekaligus ancaman akan kerukunannya. 

Karena itu, ia ingin mengetahui cara Kota Semarang dalam mengelola keberagaman. 

Ia berharap apa yang belum ada di Kota Medan dari Kota Semarang dapat diaplikasikan agar meningkatkan kerukunan di Kota Medan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI