SUARA SEMARANG - Dengan suara berat dan wajah tertunduk Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka minta maaf kepada warga Jogja atas ulah suporter Persis Solo.
Gibran mengungkapkan minta maaf kepada semua warga Jogja terutama terkait insiden yang terjadi di kawasan Tugu Jogja.
Dengan suara berat dan lirih ucapan maaf dikeluarkan seolah menyesal dengan apa yang terjadi saat suporter Persis Solo ada di Tugu Jogja.
Gibran mengaku akan bertanggungjawab penuh atas kejadian yang membuat tidak nyaman warga Jogja akibat perilaku suporter Persis Solo.
"Yang jelas saya memohon maaf sebesar-besarnya untuk warga jogja yang kemarin merasa tidak nyaman atas kejadian ini," kata Gibran, melalui akun TikTok @indonesia_maju2045 Selasa (26/7/2022).
Menurut Gibran jika ulah para suporter di luar dari koordinasi awal saat akan berangkat akan mendukung tim saat laga Persis Solo vs Dewa United di Magelang.
Karenanya, apa yang telah terjadi dan meninggalkan kerusakan akan menjadi tanggung jawab dia dan siap menanggungnya.
"Saya bertanggung jawab penuh jika ada kerusakan dan hal-hal yang lain-lain," katanya.
Kekinian, untuk menjaga kondusifitas pihaknya sudah berkoordinasi dengan manajemen Persis Solo.
Koordinasi termasuk untuk memperhitungkan kerugian yang ditimbulkan dan mengidentifikasi oknum suporter yang telah berbuat onar dan anarkis.
"Kemarin saya sudah kooridnasi dengan manajemen persis, konunikasi juga dengan Kevin, sudah identifkasi ada beberapa warung, kerusakan jadi tanggung jawab kami," katanya.
Sebelumnya, Gibran mengaku sudah ada koordinasi awal sebelum keberangkatan suporter ke Magelang untuk laga kandang.
Dalam koordinasi tersebut salah satunya terkait jalur transportasi yang akan dilalui untuk menuju Magelang dari Solo oleh para suporter.
Salah satunya jalur lewat Selo Boyolali, tidak disarankan untuk melalui Jogja.
"Kemarin sebelum berangkat sudah kami sarankan dari suporteer, lewatnya Selo saja, ada beberapa yang memang masuk jogja dan itu tidak kami rekomendasikan lewat situ," terang Gibran.