Kompolnas Sebut Kapolres Malang Tak Perintah Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan

Semarang | Suara.com

Rabu, 05 Oktober 2022 | 06:37 WIB
Kompolnas Sebut Kapolres Malang Tak Perintah Tembak Gas Air Mata di Stadion Kanjuruhan
Kapolres Malang disebut tak perintahkan anggotanya tembak gas air mata di Stadion Kanjuruhan, Malang (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.)

SUARA SEMARANG - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menyebut bahwa tidak ada instruksi resmi dari Kapolres Malang kepada anggotanya untuk menembakkan gas air mata di Stadion Kanjuruhan.

Kesimpulan tersebut berdasarkan temuan hasil pengawasannya terkait tragedi di Stadion Kanjuruhan.

"Salah satu hasilnya, belum ditemukan adanya instruksi resmi dari Kapolres selaku penanggung jawab pengamanan dalam pertandingan tersebut," ungkap Komisioner Kompolnas, Albertus Wahyu Rudhanto dalam konferensi pers di Mapolres Malang, Selasa (4/10/2022) dikutip dari PMJ News.

Menurutnya Kapolres Malang sudah mengingatkan kepada anggotanya dalam apel untuk tidak menembakkan gas air mata untuk mengurai massa.

"Tidak ada perintah Kapolres Malang untuk penguraian massa jika terjadi kerusuhan dengan menggunakan gas air mata. Ini sudah disampaikan apel lima jam sebelumnya saat apel. Dari internal kepolisian sudah prosedural," jelasnya.

Namun rupanya, personel polisi yang mengamankan pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya bukan hanya dari Polres Malang.

Personel dari Polres Malang yang dikerahkan dalam pengamanan Stadion Kanjuruhan hanya 600 personel.

Sedangkan total ada 2.000 personel aparat keamanan yang disiagakan dalam pengamanan dalam pertandingan derby Jawa Timur tersebut.

"Jadi 1.400 adalah bantuan bantuan Polres lain, Brimob, dan TNI. Kami masih selidiki dan nanti kirim rekomendasi ke ketua dan presiden terkait beberapa hal yang menjadi pelanggaran pengamanan," tuturnya.

Selain itu, Wahyu juga menduga ada kelebihan kapasitas yang ditengarai dari banyaknya orang yang belum masuk namun sudah memiliki tiket di tangan.

"Sedangkan dalam stadion penuh, ini masih kita selidiki," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi usai Arema FC kalah dari tamunya, Persebaya Surabaya dengan skor 2-3.

Kerusuhan terjadi saat beberapa penonton masuk ke lapangan kemudian diikuti ribuan penonton lainnya.

Ketegangan terjadi antara petugas keamanan dan penonton yang panik karena ada gas air mata.

Ribuan penonton panik tidak bisa keluar dari area Stadion Kanjuruhan Malang hingga ratusan orang dilaporkan meninggal dalam kejadian tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Selain Denda Rp250 Juta, Arema FC juga akan Terima Sanksi Ini dari PSSI Buntut Tragedi Kanjuruhan

Selain Denda Rp250 Juta, Arema FC juga akan Terima Sanksi Ini dari PSSI Buntut Tragedi Kanjuruhan

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 06:27 WIB

5 Oleh-oleh Khas Kota Batu yang Wajib Dibeli Selain Apel dan Pastry

5 Oleh-oleh Khas Kota Batu yang Wajib Dibeli Selain Apel dan Pastry

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 06:15 WIB

Komdis PSSI: Ketua Panpel dan Security Officer Arema FC Dilarang Beraktivitas di Lingkungan Sepakbola Seumur Hidup

Komdis PSSI: Ketua Panpel dan Security Officer Arema FC Dilarang Beraktivitas di Lingkungan Sepakbola Seumur Hidup

| Rabu, 05 Oktober 2022 | 05:46 WIB

Terkini

5 Fakta Pilu Bus Pengantar Haji Terguling di OKU Timur: Dari Pelukan Perpisahan Berubah Jadi Jeritan

5 Fakta Pilu Bus Pengantar Haji Terguling di OKU Timur: Dari Pelukan Perpisahan Berubah Jadi Jeritan

Sumsel | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional

Dorong Bisnis Berkelanjutan, BRI Terapkan Praktik ESG dalam Strategi Operasional

Jawa Tengah | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:05 WIB

Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru

Isu Gaji Pensiunan PNS Dirapel dan Cair Cepat, PT Taspen Ungkap Info Terbaru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:02 WIB

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

Ketegangan Amerika SerikatIran Memanas, Ancaman Militer Menguat Jelang Akhir Gencatan Senjata

News | Selasa, 21 April 2026 | 18:01 WIB

BLISSOO Tegaskan Jisoo Tak Terlibat Isu Keluarga, Siap Tempuh Jalur Hukum

BLISSOO Tegaskan Jisoo Tak Terlibat Isu Keluarga, Siap Tempuh Jalur Hukum

Your Say | Selasa, 21 April 2026 | 17:57 WIB

BRI: Aspek Keberlanjutan Jadi Bagian Penting untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkualitas

BRI: Aspek Keberlanjutan Jadi Bagian Penting untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkualitas

Lampung | Selasa, 21 April 2026 | 17:57 WIB

Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban

Gagal Beraksi untuk Kedua Kalinya, Pelaku Asusila di Way Kanan Kabur Saat Dipergoki Kakak Korban

Lampung | Selasa, 21 April 2026 | 17:56 WIB

Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah

Kinerja Kontrak ADHI Tumbuh 131,5 Persen Pada Kuartal I, Mayoritas Proyek Pemerintah

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:53 WIB

Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan

Sesuai RUPST 2026, BRI Komitmen Ciptakan Pertumbuhan Kinerja Finansial secara Berkelanjutan

Jogja | Selasa, 21 April 2026 | 17:52 WIB