TGIPF Panggil Pihak yang Ngotot Gelar Pertandingan Arema FC vs Persebaya Malam Hari di Stadion Kanjuruhan

Semarang

Selasa, 11 Oktober 2022 | 06:54 WIB
TGIPF Panggil Pihak yang Ngotot Gelar Pertandingan Arema FC vs Persebaya Malam Hari di Stadion Kanjuruhan
TGIPF tragedi Stadion Kanjuruhan akan memanggil PSSI dan PT LIB hari ini (ANTARA/Vicki Febrianto)

SUARA SEMARANG - Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) Tragedi Kanjuruhan akan memanggil pihak yang menggelar pertandingan malam hari di Stadion Kanjuruhan.

Diketahui, kick off pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan adalah pukul 20.30 WIB.

Padahal, Kepolisian setempat sudah mengusulkan bahwa pertandingan Arema FC vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan sebaiknya digelar pada waktu sore dengan alasan keamanan.

Anggota TGIPF Tragedi Kanjuruhan, Rhenald Kasali heran kenapa surat dari Kepolisian untuk menggelar pertandingan sore hari di Stadion Kanjuruhan diabaikan.

TGIPF akan mencari tahu kekuatan apa yang bisa mengalahkan surat dari Kepolisian sehingga pertandingan tetap digelar malam hari.

"Misalnya ada surat dari Kapolres yang meminta agar dilaksanakan sore hari. Kalau memang itu ditolak, mengapa polisi dan Polres kalah, dan harus tetap dijalankan pada malam hari?" terangnya dikutip dari PMJ News, Senin (10/10/2022).

"Jadi kami pertanyakan mengapa ada seperti ini ada indikasi-indikasi. Kemungkinan besar di situ ada pihak tertentu yang punya kekuatan untuk mengatur itu tetap malam hari," sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama TGIPF juga akan memanggil PSSI dan PT LIB untuk dimintai klarifikasi hari ini Selasa (11/10/2022).

"Sejumlah pihak yang terkait dengan ini semua, kita akan klarifikasi," ungkapnya.

baca juga

Dia mengatakan bahwa PT LIB selaku operator liga akan hadir dalam panggilan tersebut.

"Ya, kita akan panggil semua. PT LIB akan datang, akan kita minta klarifikasi. Akan dipanggil beberapa pihak," ujarnya.

Diberitakan sebelumnuya bahwa tragedi Stadion Kanjuruhan terjadi pada Sabtu (1/10/2022) malam dan mengakibatkan ratusan orang meninggal dunia.

Kejadian bermula saat beberapa suporter masuk ke lapangan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya yang mana tuan rumah kalah dengan skor 2-3.

Ribuan penonton kemudian terpancing ikut masuk ek dalam lapangan dan akhirnya terjadi kerusuhan dengan petugas keamanan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Erick Thohir Diminta Jadi Ketua Umum PSSI, Dianggap Jago Lobi FIFA dan Pengalaman di Sepak Bola Internsional

Erick Thohir Diminta Jadi Ketua Umum PSSI, Dianggap Jago Lobi FIFA dan Pengalaman di Sepak Bola Internsional

Denpasar | Selasa, 11 Oktober 2022 | 05:24 WIB

Buka-bukaan TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Laga Arema Vs Persebaya Sudah Ada Yang Atur Biar Main Malam Hari

Buka-bukaan TGIPF Tragedi Kanjuruhan: Laga Arema Vs Persebaya Sudah Ada Yang Atur Biar Main Malam Hari

News | Selasa, 11 Oktober 2022 | 06:05 WIB

Menpora: Pemerintah Tak Punya Wewenang Evaluasi PSSI

Menpora: Pemerintah Tak Punya Wewenang Evaluasi PSSI

Bola | Selasa, 11 Oktober 2022 | 02:10 WIB

Terkini

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

Modal Bisa dari Mana Saja, Pramono Tegaskan JPO Tendean Tetap Dibangun Ulang

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB

Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Lionel Scaloni Minta Argentina vs Inggris Tak Dicampur Isu Politik: Ini Murni Sepak Bola

Bola | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05 WIB

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

Di Kedubes Qatar, Sugiono Puji Warisan Sheikh Hamad untuk Dunia dan Indonesia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:03 WIB

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

Karier Febrie Adriansyah Tamat, Tapi Kepercayaan pada Hukum Tak Boleh Mati

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:01 WIB

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Seru, Dapatkan Harga Istimewa Hyundai Creta Lewat Program Triple Zero & Trade-In Benefit

Jogja | Rabu, 15 Juli 2026 | 18:00 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi Anggaran MBG Tahun Depan, Jadi Rp 174 Triliun?

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:56 WIB

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Kontestasi 2029: Menguji Batas Antara Pelayanan Publik dan Modal Politik

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:45 WIB

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

7 HP All-Rounder Terbaik Mulai Rp2 Jutaan, Performa Mantap untuk Hiburan dan Multitasking

Tekno | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:43 WIB

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

Rawan Titipan, ADAKSI Tolak Menteri Jadi Penentu Rektor di RUU Sisdiknas

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 17:42 WIB

×