SUARA SEMARANG - Sungguh memalukan apa yang terjadi di Munas HIPMI XVII Solo para peserta adu jotos membuat ricuh.
Padahal, acara Munas HIPMI XVII dibuka oleh Presiden Jokowi dan dihadiri oleh para pejabat dari Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Bambang Soesatyo, hingga para menteri.
Sebuah tayangan video viral di media sosial menampakan arena Munas HIPMI XVII di Solo jadi ajang adu jotos para peserta hingga membuat ricuh agenda pemilihan ketua baru itu.
Kehadiran para pejabat penting Indonesia ini sepertinya tak mempengaruhi para peserta yang sejak awal diwanti-wanti untuk membawa Munas HIPMI tetap solid dan menjaga keharmonisan.
Memang belum diketahui penyebab terjadi adu jotos yang berkahir ricuh di Munas HIPMI.
Meski demikian seperti apa yang disampaikan oleh Presiden Jokowi dalam pembukaan Munas HIPMI, bahwa untuk menjaga kondusifitas dan situasi aman.
"Saya titip dalam kondisi dunia yang sangat rentan seperti ini kita harus semua menjaga agar kondusivitas situasi politik itu tetap adem kalau bisa kalau bisa nggak paling banter ya anget tapi jangan panas," ujar Jokowi.
Pesan Jokowi ditujukan kepada para tamu undangan yang hadir yakni para bakal Capres dan Cawapres seperti Puan Maharani, Ganjar Pranowo dan Airlangga Hartarto.
Sedangkan Ganjar Pranowo juga berpesan sebelumnya, saat menghadiri pertemuan dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVII di Pendapa Mangkunegaran Surakarta, Minggu (20/11/2022).
Ganjar berpesan kepada peserta Munas HIPMI untuk musyawarah mufakat dalam memutuskan pemimpin baru nantinya.
"Yang pertama besok Munas. Harapan saya para kandidat bisa bermusyawarah sehingga tidak perlu voting-voting. Kalau tidak ya apa boleh buat," ujar Ganjar.
Baginya, terpenting dari Munas tersebut adalah diperlukannya tindakan pasca pemilihan pimpinan baru di HIPMI. Sebab, masih banyak PR yang harus diselesaikan, terutama di dunia usaha.
Sementara, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet juga berpesan para kandidat ketua HIPMI baru agar menjaga soliditas dan saling gorong gorong.
"Sebagaimana diteladankan Presiden Joko Widodo yang merangkul Prabowo Subianto, sekaligus diteladankan Prabowo Subianto yang berbesar hati bersedia masuk dalam kabinet untuk bersama-sama Presiden Joko Widodo memajukan Indonesia," katanya.
Kata Bamsoet, dengan bergotong royong, ketiga kekuatan calon Ketua Umum HIPMI tersebut pada akhirnya bisa saling membesarkan HIPMI agar tetap menjadi alat perjuangan dalam memakmurkan Indonesia.