Wadidaw, 4 Saran ke Yoyok Sukawi Yang Mumet di PSIS Semarang

Semarang | Suara.com

Senin, 26 Desember 2022 | 15:59 WIB
Wadidaw, 4 Saran ke Yoyok Sukawi Yang Mumet di PSIS Semarang
Bos PSIS Semarang Yoyok sukawi dan istri saat dampingi klub. (instagram @yoyok_sukawi)

SUARA SEMARANG - CEO PSIS Semarang mengaku mumet soal kondisi klub saat ini, maka suporter pun memberikan setidaknya 3 saran dan salah satunya soal perubahan komposisi pemain.

Saran yang diusulkan ini untuk kebaikan PSIS Semarang dan Yoyok Sukawi kedepannya, sehingga secara sepakbola semakin profesional dan secara karir semakin meningkat.

Lalu apa saja 3 saran yang ditujukan untuk Bos PSIS Semarang tersebut? Pertama adalah mencopot asisten pelatih Achmad Resal.

Pencopotan Resal ini dinilai akan memberikan keuntungan, yakni mengembalikan kepercayaan suporter PSIS Semarang pada klub. Sehingga saat penonton boleh menyaksikan di stadion, bisa full dan keuangan klub terbantu dari pemasukan tiket.

Selama ini Achmad Resal memang seringkali jadi pembahasan. Perihal aksinya saat mendampingi para pemain di pinggir lapangan.

"Sing pertama resal copot seko PSIS senior ganti pelatih tenanan, kui di nggo mengembalikan kepercayaan supporter ke tim PSIS," tulis akun @an_novan di instagram @yoyok_sukawi.

Beberapa hari sebelumnya, Bos PSIS Semarang tersebut menuliskan keterangan tiga kata untuk sebuah video dirinya ketika nonton PSIS Semarang kontra Bali United.

"Full mumet wis," tulis @yoyok_sukawi yang berakhir kekalahan 0-3.

Masukan suporter kedua adalah menambah pemain-pemain lokal yang berkualitas. Suporter PSIS Semarang meminta manajemen tidak terlalu fokus pada para pemain asing.

Lantaran pemain-pemain asing berkualitas ini tak akan bisa menunjukkan permainan bagusnya jika tak ditopang oleh pemain lokal lain yang juga memiliki kualitas apik.

Ketiga adalah jangan terus menerus mengorbitkan pemain muda dari development dalam skala banyak. Hal itu justru akan membuat keseimbangan tim kurang terjaga.

"Boleh 1-2 sing pualing suangar. Sing liyane ben ning development / liga 3..," lanjutnya.

Masukan keempat adalah meningkatkan daya juang pemain saat di lapangan. Apalagi saat bertemu dengan tim-tim besar.

Di awal musim ini, Yoyok Sukawi yang juga menjabat anggota DPR RI menargetkan PSIS Semarang ada di posisi yang tinggi. Yakni bisa berkompetisi di level AFC.

Apalagi hasil di Piala Presiden yang begitu bagus. Meski tak juara, PSIS Semarang menunjukkan permainan yang begitu apik. Perpaduan pemain lokal dan asing juga begitu cair.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Jenis Harimau Semarang Zoo yang Diberi Nama Cipung Oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Usia, Nama Latin

Ini Jenis Harimau Semarang Zoo yang Diberi Nama Cipung Oleh Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, Usia, Nama Latin

| Minggu, 25 Desember 2022 | 15:37 WIB

Lini Depan Persebaya Tumpul, Aji Santoso: Jadi Catatan Hadapi Putaran Kedua

Lini Depan Persebaya Tumpul, Aji Santoso: Jadi Catatan Hadapi Putaran Kedua

| Minggu, 25 Desember 2022 | 12:08 WIB

6 Pemain Ini Berpeluang Jadi Top Skor Liga 1 2022/23, Adakah Jagoanmu?

6 Pemain Ini Berpeluang Jadi Top Skor Liga 1 2022/23, Adakah Jagoanmu?

Your Say | Minggu, 25 Desember 2022 | 07:42 WIB

Hasil BRI Liga 1: Sempat Kecolongan di Awal Laga, Persis Solo Habisi Persik Kediri di Maguwoharjo

Hasil BRI Liga 1: Sempat Kecolongan di Awal Laga, Persis Solo Habisi Persik Kediri di Maguwoharjo

Bola | Sabtu, 24 Desember 2022 | 20:30 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB