Rusuh Suporter di Jatidiri, Ganjar Minta Mari Evaluasi Bareng, Terkendali Tak Ada Korban

Semarang

Sabtu, 18 Februari 2023 | 09:46 WIB
Rusuh Suporter di Jatidiri, Ganjar Minta Mari Evaluasi Bareng, Terkendali Tak Ada Korban
Anggota kepolisian Polrestabes Semarang berjaga mengamankan stadion Jatidiri, dari suporter yang memaksa masuk. (SUARA SEMARANG)

SUARA SEMARANG - Dengan adanya kericuhan antara suporter PSIS Semarang dengan aparat kepolisian saat pertandingan PSIS vs Persis Solo di Stadion Jatidiri Kota Semarang, Jumat (17/2) sore Membuat Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyesal. Ganjar meminta, kejadian ini menjadi bahan evaluasi dan tidak boleh terulang kembali.

"Alhamdulillah sampai sore tadi sudah terkendali. Tidak ada korban dan tidak ada kerusakan dan sebagainya. Saya dikirimi video ada dialog antara pihak kepolisian dan suporter dan inilah yang penting untuk diomongkan. Pasti kami akan mengevaluasi semuanya dan saya masih menunggu laporan dari pihak kepolisian," kata Ganjar.

Lanjutnya, pertandingan PSIS Semarang vs Persis Solo memang digelar tanpa penonton. Pihak keamanan dalam hal ini Polrestabes Semarang dan panitia pelaksana sebenarnya telah mengeluarkan surat terkait hal itu. 

Namun saat pertandingan digelar, para suporter masih ada yang datang ke stadion untk menyaksikan pertandingan tersebut.

"Memang saya dengar, mereka sudah terlanjur membeli tiket. Tapi saya juga dapat informasi, bahwa pihak manajemen dan panitia akan mengganti dan mengembalikan. Memang ini butuh kecepatan agar mereka para suporter ini bisa tenang," ucapnya.

Menurut Ganjar, dirinya sangat memahami suasana emosional para suporter yang menginginkan tim favoritnya bermain dan mendukung. Saat mereka tidak bisa menonton secara langsung, pasti ada kekecewaan.

"Saya saja sebenarnya pengen nonton, karena pertandingannya pasti menarik. Tapi karena ada ketentuan yang dikeluarkan pihak kepolisian, ya sudah kita ikuti. Mungkin ini bagian dari antisipasi yang harus kita pahami bersama," terangnya.

Lebih lanjut Ganjar meminta kejadian ini menjadi evaluasi. Ia mengatakan, penting bagi para suporter bertemu untuk membuat code of conduct atau pedoman bagaimana memberikan dukungan yang baik dan menarik.

"Para koordinator suporter ngobrol yuk, ngopi yuk. Kita bikin suasana yang lebih menarik untuk mengevaluasi agar seluruh pertandingan tim kita, bisa kita tonton. Kita senang bareng dan melihat prestasi. Kita kan sudah belajar banyak dari kejadian sebelumnya," tambahnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepolisian Amankan dan Periksa 16 Suporter Semarang yang Rusuh di Stadion Jatidiri

Kepolisian Amankan dan Periksa 16 Suporter Semarang yang Rusuh di Stadion Jatidiri

Semarang | Sabtu, 18 Februari 2023 | 09:32 WIB

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Sabtu, 18 Februari 2023, Isra Miraj

Prakiraan Cuaca Semarang Hari ini Sabtu, 18 Februari 2023, Isra Miraj

Semarang | Sabtu, 18 Februari 2023 | 06:01 WIB

2 Solusi Erick Thohir Hubungi Manajemen PSIS Semarang dan Panpel, Ungkit Tragedi Kanjuruhan

2 Solusi Erick Thohir Hubungi Manajemen PSIS Semarang dan Panpel, Ungkit Tragedi Kanjuruhan

Semarang | Jum'at, 17 Februari 2023 | 20:13 WIB

Setelah Arema, Giliran Suporter PSIS Semarang Diamuk Berpotensi Sanksi Mahesa Jenar

Setelah Arema, Giliran Suporter PSIS Semarang Diamuk Berpotensi Sanksi Mahesa Jenar

Semarang | Jum'at, 17 Februari 2023 | 19:12 WIB

Kecolongan Gol Injury Time, Suporter PSIS Semarang Dihalau Gas Air Mata

Kecolongan Gol Injury Time, Suporter PSIS Semarang Dihalau Gas Air Mata

Semarang | Jum'at, 17 Februari 2023 | 18:40 WIB

Terkini

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:55 WIB

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:12 WIB

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:48 WIB

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang

Jabar | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun

Bogor | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan

Banten | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 23:06 WIB

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan

Sumsel | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week

Lifestyle | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:42 WIB

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 22:10 WIB

×