Pertama Kalinya dalam Sejarah, Tingkat Kelahiran di Korea Selatan Turun di Bawah 250.000 per Tahun

Semarang

Kamis, 23 Februari 2023 | 10:54 WIB
Pertama Kalinya dalam Sejarah, Tingkat Kelahiran di Korea Selatan Turun di Bawah 250.000 per Tahun
Ilustrasi bayi. (Unsplash/Tanaphong Toochinda)

SUARA SEMARANG - Jumlah kelahiran tahunan di Korea Selatan telah anjlok hingga di bawah 250.000 untuk pertama kalinya dalam catatan sejarah.

Terjadi penurunan 50% yang mengejutkan dari sepuluh tahun yang lalu. Total angka kelahiran pada tahun 2022 bahkan tidak mencapai 0,8 dan tetap di 0,78. Artinya, hanya ada 5 kelahiran untuk setiap 1.000 penduduk Korea.

Pandemi COVID-19 telah menyebabkan penurunan dramatis dalam pernikahan dan peningkatan usia rata-rata ibu melahirkan, sehingga semakin sulit untuk menghindari penurunan populasi akibat rendahnya angka kelahiran.

Menurut "statistik kelahiran dan kematian 2022 (sementara)" yang diumumkan oleh Kantor Statistik Nasional pada Rabu (22/2/2023), jumlah kelahiran tahun lalu adalah 249.000.

Angka tersebut turun sebanyak 4,4% (11.500 kelahiran) dari tahun sebelumnya (266.000 kelahiran pada 2021).

Jumlah kelahiran di Korea Selatan telah menurun selama tujuh tahun berturut-turut sejak 2015. 

Selama 10 tahun terakhir, angka kelahiran menunjukkan tren penurunan setiap tahun kecuali pada tahun 2015.

Jumlah kelahiran tahunan, yaitu sekitar 490.000 pada tahun 2012 , terus menurun dan menurun 50% hanya dalam 10 tahun.

Rata-rata jumlah anak yang diharapkan dimiliki seorang wanita seumur hidupnya adalah 0,78, turun 0,03 dalam satu tahun. 

baca juga

Setelah jatuh di bawah 1 (0,98) untuk pertama kalinya pada tahun 2018, angka ini terus menurun sebesar 0,2 hanya dalam waktu 4 tahun.

Dilansir dari Insight.co.kr, Lim Young Il selaku Kepala Divisi Tren Populasi di Kantor Statistik Nasional Korea Selatan menjelaskan, "Jumlah kelahiran, termasuk jumlah kelahiran prematur, berada pada angka terendah dalam sejarah."

Statistik di Korea Selatan pertama kali mulai disusun pada tahun 1970.

Sejong adalah satu-satunya kota di negara yang melampaui angka kelahiran total satu anak pada 1,12

Namun, tampaknya akan sulit untuk mempertahankan angka ini dengan tren penurunan yang terus berlanjut secara nasional.

Sumber: Allkpop.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yeo Jin Goo Terpilih Jadi Star Master Baru Program Survival Boys Planet

Yeo Jin Goo Terpilih Jadi Star Master Baru Program Survival Boys Planet

Your Say | Kamis, 23 Februari 2023 | 10:25 WIB

Song Joong Ki Curhat Frustasi akan Rumor Seputar Katy Louise Saunders

Song Joong Ki Curhat Frustasi akan Rumor Seputar Katy Louise Saunders

Semarang | Kamis, 23 Februari 2023 | 09:22 WIB

5 Rekomendasi Drakor yang Bikin Nostalgia, Ada Full House dan Boys Over Flowers

5 Rekomendasi Drakor yang Bikin Nostalgia, Ada Full House dan Boys Over Flowers

Entertainment | Kamis, 23 Februari 2023 | 08:45 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×