SUARA SEMARANG - Lebih dari 61 tahun Viva Cosmetics terus menunjukkan eksistensi di industri kreatif, khususnya dengan memberikan dukungan terhadap perkembangan industri fashion dalam negeri.
Sebagai pioner di bidang kosmetik tanah air, kali ini Viva Cosmetics turut andil dalam annual event yang melahirkan karya fesyen terkini dalam Semarang Fashion Trend (SFT) 2023.
Direktur Distribusi Viva Cosmetics Indonesia Timur Yusuf Wiharto mengaku, sebagai salah satu pilar perekonomian nasional, Viva Cosmetics merasa bertanggung jawab agar industri fesyen di tanah air terus berkembang.
"Kami meyakini bahwa sektor kreatif akan mampu menghadapi berbagai tantangan dengan cara-cara yang kreatif. Tentu dengan cara kolaborasi, seperti yang dilakukan dalam SFT ini," tuturnya.
Yusuf menyebutkan, industri tata rias dan industri fesyen bagai sekeping mata uang yang tak dapat dipisahkan. Sebab, keduanya merupakan dua hal yang saling mendukung.
"Dalam SFT ini, para designer akan menampilkan peragaan busana dari karya terbaik mereka, maka Viva Cosmetics akan memberikan support dengan dukungan tata rias dan tata rambut para modelnya," terangnya.
![Viva Cosmetics Sponsori Semarang Fashion Trend 2023 [Dok]](https://media.suara.com/suara-partners/semarang/thumbs/1200x675/2023/08/13/1-img-20230813-170150.jpg)
Mengusung kreativitas lokal yang tak kalah keren dengan tren fesyen global, SFT 2023 akan membawa tiga jenis kategori yang pastinya akan memukau para penikmat fashion di seluruh penjuru. Yaitu, fashion show, fashion exhibition, dan fashion competition.
Sebagai muara perkembangan terkini industri busana, SFT 2023 digelar selama empat hari, mulai dari tanggal 9-12 Agustus 2023 di BBPVP Semarang.
Yusuf meyakini, dengan kolaborasi industri fesyen dan kosmetik dalam SFT ini akan menjadikan Jawa Tengah khususnya Kota Lumpia ini sebagai tolok ukur perkembangan fesyen tanah air dan pusat inspirasi fesyen dunia.
Baca Juga: Kerennya Tren Fashion Sarung di Parade Sarungku Gayaku Kota Lama Semarang
"Kehadiran acara ini juga akan membuka pintu peluang bagi industri fesyen lokal untuk tumbuh dan berkembang, serta menempatkan Semarang sebagai pusat fesyen yang semakin diakui di tingkat nasional," imbuhnya.
Semarang sebagai Ibu Kota Jawa Tengah dijadikan sebagai Creative Center Hub untuk mempromosikan produk-produk para artisan Jawa Tengah akan mendorong Kota Semarang menjadi salah satu kota mode yang menjadi acuan tren di Indonesia.
Yusuf juga menambahkan, SFT 2023 diharapkan akan menjadi ajang yang meriah dan memukau.
"Acara ini juga memberi kesempatan bagi masyarakat Semarang dan sekitarnya untuk mengeksplorasi ragam gaya dan kreativitas dalam dunia fesyen," pungkasnya.***