Subsidi BBM Salah Sasaran, Yang Menikmati Kalangan Mampu dan Pengusaha Besar

Serang | Suara.com

Senin, 29 Agustus 2022 | 21:29 WIB
Subsidi BBM Salah Sasaran, Yang Menikmati Kalangan Mampu dan Pengusaha Besar
Ilustrasi mobil mahal yang mengisi BBM subsidi. ((Facebook/Himputek))

SuaraSerang.id - Wacana kenaikan harga BBM bersubsidi jenis solar dan pertalite menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Guru Besar Ilmu Ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (LMU) Prof Muhammad Handry Imansyah mengatakan, subsidi BBM sebesar itu harus digunakan untuk program pembangunan lainnya. Itu yang Handry sampaikan agar subsidi BBM tidak salah sasaran.

“Ketimbang subsidi BBM yang salah sasaran,” kata Handry dalam siaran pers di Jakarta, Senin (29/8/2022).

Handry mengatakan program subsidi jenis pertalie dan solar yang diterapkan pemerintah selama ini dirasa kurang memadai. Idealnya, subsidi harus tepat langsung kepada masyarakat miskin.


"Memberikan subsidi harga untuk komoditas kebutuhan pokok berarti semua lapisan masyarakat bisa merasakan manfaatnya," kata Handry

Handry mencermati hal tersebut terkait pernyataan dari Kementerian Keuangan Sri Mulyani mengenai potensi pembengkakan subsidi dalam APBN yang mengakibatkan tingginya harga minyak mentah dunia.


Saat ini Indonesia telah menjadi net importir BBM. Namun di satu sisi, kuota produksi Pertalite menurut Pemerintah akan habis pada akhir September 2022 sedangkan solar akan habis pula pada akhir Oktober 2022.

Berkenaan dengan itu, Handry mengatakan bahwa pemerintah harus menaikkan harga BBM, dengan mempertimbangkan sekaligus memperhitungkan beban subsidi yang tinggi yang dikhawatirkan akan tidak tepat sasaran.

Padahal, konsumen yang paling banyak mengkonsumsi kedua jenis BBM bersubsidi  tersebut adalah kalangan orang mampu dan pengusaha-pengusaha besar, ujarnya berdasarkan data dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas).

"Kenaikan harga BBM tidak bisa dihindari karena beban subsidi sangat besar dan tidak tepat sasaran” kata Handry.

Seharusnya lanjut Handry, penyesuaian harga BBM didasarkan dan mengikuti harga pasar dunia, sedangkan untuk golongan masyarakat tidak mampu barulah diberikan bantuan sebagai tanggung jawab Pemerintah.

"Sebenarnya, jumlah kelompok sasaran masyarakat berpendapatan rendah ini relatif rendah konsumsi BBMnya, sehingga memberikan bantuan kepada mereka melalui skema pembatasan konsumsi lebih mudah," ucap Handry.

Sedangkan masyarakat lain di luar kategori itu, menurut Handry dibebaskan saja dengan harga pasar sehingga dana subsidi yang demikian besar dapat dimanfaatkan program pembangunan lainnya.

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Jadi Bansos, BIN Pastikan Keamanan Negara Terkendali

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Jadi Bansos, BIN Pastikan Keamanan Negara Terkendali

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 21:07 WIB

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Pada Bansos, Pengamat: Itu Bukan Solusi, Seperti Memaksa

Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Pada Bansos, Pengamat: Itu Bukan Solusi, Seperti Memaksa

News | Senin, 29 Agustus 2022 | 20:17 WIB

Masyarakat Diharap Tidak Panic Buying Jelang Kenaikan Harga Pertalite dan Solar

Masyarakat Diharap Tidak Panic Buying Jelang Kenaikan Harga Pertalite dan Solar

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 17:04 WIB

3 Bantuan Sosial yang Diberikan Pemerintah Jelang Kenaikan Harga BBM Subsidi

3 Bantuan Sosial yang Diberikan Pemerintah Jelang Kenaikan Harga BBM Subsidi

Bisnis | Senin, 29 Agustus 2022 | 14:55 WIB

Pemerintah Siapkan Bantalan Sosial Rp 24,17 T, Ini Daftar Penerimanya

Pemerintah Siapkan Bantalan Sosial Rp 24,17 T, Ini Daftar Penerimanya

| Senin, 29 Agustus 2022 | 14:41 WIB

Terkini

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:14 WIB

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:05 WIB

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:03 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil

Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:00 WIB

Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi

Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:51 WIB

Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!

Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

Hercules Semprot Amien Rais soal Prabowo-Teddy: Jangan Bicara Kayak Preman Pasar!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah

Ketua DPRD Kepri Kedapatan Pamer Naik Moge, GMNI Singgung Gaya Hidup Mewah

Batam | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB