Beberapa situasi kerja mungkin jauh lebih sulit bagi Anda daripada yang lain. Mungkin Anda nyaman berbicara di telepon tetapi takut memikirkan obrolan ringan dengan orang yang tidak Anda kenal baik.
Cobalah untuk mencari tahu apa sebenarnya yang membuat Anda khawatir tentang Pekerjaan dan membuat daftar pemicu. Selanjutnya, buat skala ketakutan dengan memberi peringkat ketakutan yang paling tidak mengancam Anda.
Misalnya, menyapa rekan kerja saat mereka mulai bekerja. Mungkin akan membuat anda sedikit gugup, tetapi memberikan presentasi, berbasa-basi di kedai kopi, atau pergi ke lokasi happy hour setelah bekerja dapat membuat Anda sangat cemas.
Mulailah dengan menilai ketakutan Anda dalam skala 5-10. Jika Anda dapat mengidentifikasi lebih dari 10 pemicu, pilihlah 10 yang paling memengaruhi Anda.
3. Hadapi ketakutan Anda
Untuk mengatasi kecemasan sosial, Anda harus membuktikan pada diri sendiri bahwa Anda bisa mengatasi situasi yang membuat Anda takut. Karena hal Ini termasuk secara sadar menempatkan diri Anda dpada hal-hal yang membuat Anda cemas.
Sebagai catatan untuk anda, sebaiknya jangan mencoba membuat perubahan besar dalam semalam. Melainkan, lakukan secara bertahap untuk membangun kepercayaan diri Anda.
Misalnya, jika biasanya Anda takut dengan memulai obrolan ringan di saat jam istirahat, Anda dapat mulai menantang diri sendiri untuk menyapa dan tersenyum kepada rekan kerja selama jam istirahat mereka. Setelah melakukan ini beberapa kali, tantang diri Anda uhtuk menyapa mereka dengan "Halo" atau "Hai, apa kabar?"
4. Menerima Ketidaknyamanan
Ingatlah bahwa ada banyak hal yang perlu Anda lakukan bahkan saat Anda merasa tidak nyaman. Misalnya, Anda harus mengerjakan pekerjaan rumah di rumah meskipun Anda merasa kewalahan dan bosan. Hal yang sama berlaku untuk mengatasi ketakutan Anda terhadap situasi sosial.
5. Tantang dan ganti pikiran negatif Anda
Orang dengan kecemasan sosial sering kali memiliki pikiran negatif dan tidak mampu menantang diri mereka sendiri, orang lain, dan dunia. Padahal pemikiran ini seringkali tidak tepat atau berlebihan. Misalnya, jika seseorang dengan kecemasan sosial menjadi bingung dalam rapat ketika ingin menyampaikan ide, mungkin ia langsung menyimpulkan bahwa ia tidak dapat berbicara di depan umum. Pikiran-pikiran ini tidak logis, tetapi bisa tampak meyakinkan dan membuat siklus kecemasan sosial terus berjalan.
6. Alihkan perhatian Anda dari rasa kecemasan
Orang dengan kecemasan sosial cenderung lebih fokus pada diri mereka sendiri dan perasaan mereka daripada orang lain di sekitar mereka, yang sering kali diperburuk oleh kecemasan mereka. Jika Anda merasa kewalahan dalam situasi sosial seperti ini, alihkan perhatian Anda ke hal lain yang dapat membantu.
Semoga Tips-tips diatas data membantu anda dalam merubah gangguan kecemasan sosial anda. Selamat mncoba.***