Dilarang Konsumsi, Cara Menurunkan Demam pada Anak selain Paracetamol Sirup

Serang

Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:11 WIB
Dilarang Konsumsi, Cara Menurunkan Demam pada Anak selain Paracetamol Sirup
Ilustrasi Larangan Penggunaan Paracetamol Sirup Oleh IDAI. (unsplash)

Himbauan penghentian peredaran penjualan obat cair tertulis dalam Surat Edaran (SE) No. SR.01.05/III/3461/2022, yang mengatur tentang kewajiban melakukan penyelidikan epidemiologi dan pelaporan kasus penyakit ginjal akut atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) pada anak-anak.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta seluruh apotek dan toko obat agar menghentikan sementara penjualan obat cair seperti sirup paracetamol atau jenis sirup lainnya, karena diduga menjadi penyebab utama kasus misterius gagal ginjal akut pada anak

Menurut data yang dihimpun situs resmi Kementerian Kesehatan, kasus Gagal Ginjal Akut Misterius yang menyerang anak usia 6 bulan hingga 18 tahun mengalami peningkatan selama dua bulan terakhir.

Hingga 18 Oktober 2022, 206 kasus gagal ginjal akut yang misterius telah dilaporkan. Dari jumlah tersebut, sebagian besar didominasi oleh anak-anak berusia 1 hingga 5 tahun.

Sedangkan jumlah kematian misterius dari kasus gagal ginjal akut mencapai 99 anak. Dari jumlah itu, angka kematian pasien gagal ginjal akut misterius pada anak yang dirawat di RSCM adalah 65 persen.

Cara Mengobati Demam pada Anak

Ilustrasi Anak Demam [Pexels.com/Suzy Media Production]
Ilustrasi Anak Demam (sumber: Pexels.com/Suzy Media Production)

Dengan adanya larangan penggunaan sirup paracetamol oleh Kementerian Kesehatan, orang tua tidak boleh sembarangan memberikan obat saat anaknya panas atau demam.

Sebagai orang tua, hal pertama yang harus dilakukan adalah mempelajari beberapa cara menurunkan demam pada anak agar dapat segera ditangani. Karena penurunan demam juga bisa dilakukan secara alami tanpa menggunakan obat-obatan yang bisa dilakukan di rumah.

Berikut beberapa cara orang tua bisa mengobati demam tinggi pada anak secara alami bahkan bisa dilakukan di rumah, sumber ini mengutip dari saran Kementerian Kesehatan.


1. Mintalah anak minum banyak cairan

baca juga

Saat anak demam, pastikan orang tua selalu menjaga kebutuhan cairannya agar tidak dehidrasi. Namun, terkadang menjadi tantangan bagi orang tua untuk mendorong anak minum. Oleh karena itu, orang tua memiliki beberapa pilihan lain untuk menjaga anaknya agar tidak terhidrasi, seperti:

- Memberikan kaldu ayam hangat 
- Jus buah 
- Popsicle (bahan popsicle bisa dibuat dari buah yang bekukan)

2. Istirahat Total

Istirahat total dianggap sebagai metode yang efektif untuk mengobati demam pada anak. Anak yang demam disarankan untuk istirahat sampai demamnya reda. Tetapi terkadang sulit untuk menenangkan anak Anda untuk beristirahat. Makanya, sebagai orang tua bisa dengan mencoba membacakan cerita atau bermain game ringan dan menyenangkan di tempat tidur agar anak mendapatkan istirahat yang cukup.  

3. Mandi air hangat

Mandi air hangat bisa dijadikan obat saat anak demam. Karena air hangat dikatakan efektif menurunkan demam. Namun jika anak tidak mau mandi, kita bisa mengkompres bagian dahi dengan air hangat untuk meredakan demam anak.

4. Mendinginkan tubuh anak 

Saat anak demam, suhu tubuh naik, membuat tubuh terasa sangat panas. Oleh karena itu, kita dapat mendinginkan tubuh anak dengan cara berikut:

- Jangan memakai pakaian yang terlalu tebal 
- Jangan gunakan selimut berbahan tebal atau berlapis-lapis
- Lap tubuh anak dengan air hangat
- Gunakan kipas angin untuk menjaga sirkulasi udara disekitar anak
- Minum air yang sesuai dengan suhu ruangan 

5. Minum Jahe

Cara mengobati anak panas tidak selalu harus menggunakan paracetamol sirup. Secara tradisional, orang tua dapat meredakan demam anaknya dengan minum jahe.

Rempah ini memiliki senyawa antibakteri yang membuatnya efektif melawan demam. Perlu diingat bahwa tidak semua anak menyukai rasa jahe dan jangan terlalu banyak minum jahe karena dapat menyebabkan nyeri pada ulu hati. Kebanyakan orang tua memberikan sirup penurun demam, maka sebaiknya dihentikan sementara mulai sekarang.

Obat penurun panas selain Sirup Paracetamol

Ilustrasi gambar cara menurunkan demam anak tanpa obat. [freepik]
Ilustrasi gambar cara menurunkan demam anak tanpa obat. (sumber: freepik)

Obat sirup orang tua dapat mengganti sirup paracetamol dengan obat penurun panas yang direkomendasikan dokter.

Setidaknya ada dua jenis obat penurun demam yang bisa diberikan kepada anak secara bebas tanpa resep dokter. Obat untuk menurunkan demam itu adalah ibuprofen dan aspirin.

1. Ibuprofen 

Selain digunakan sebagai obat penurun demam, ibuprofen juga dapat meredakan peradangan atau radang (inflamasi) serta nyeri di tubuh. Obat Ibuprofen hanya boleh digunakan pada anak yang berusia di atas enam bulan. Selain itu, obat jenis ini tidak boleh diberikan kepada anak dengan gejala muntah yang berulang. 

2. Aspirin 

Selain digunakan untuk pereda demam, aspirin juga bermanfaat sebagai obat pereda nyeri ringan hingga sedang. Seperti sakit kepala, nyeri otot, sakit gigi, pilek, dan arthritis. Namun, jangan pernah memberikan obat jenis ini pada anak yang mengalami demam. Karena aspirin memiliki efek samping seperti mual hingga muntah, perdarahan saluran cerna, dan yang terberat yakni sindom Reye. 

Ketika akan memberikan aspirin pada seseorang yang demam, sebaiknya atas saran dokter karena obat ini memiliki efek samping yang lebih besar, apalagi terhadap anak-anak. 

Perlu diperhatikan, jangan pernah menggabung atau meminum secara bersamaan dua obat Ibuprofen dan Aspirin sebagai penurun panas ini. Sebaiknya gunakan salah satu saja dari obat penurun panas ini. Sebab apabila dikonsumsi secara bersamaan atau berdekatan akan berisiko menyebabkan overdosis. 

(suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

65 Persen Kematian Anak di RSCM Akibat Gagal Ginjal Akut Misterius

Serang | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:46 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius, 5 Obat Sirup Dipastikan Tercemar Etilen Glikol: Ini Daftarnya!

Kasus Gagal Ginjal Akut Misterius, 5 Obat Sirup Dipastikan Tercemar Etilen Glikol: Ini Daftarnya!

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 17:12 WIB

Kemenkes dan BPOM Segera Tarik Produk Obat Sirup yang Mengandung Zat Berbahaya

Kemenkes dan BPOM Segera Tarik Produk Obat Sirup yang Mengandung Zat Berbahaya

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 16:59 WIB

Bahaya 3 Zat yang Ditemukan di Obat Sirup Diduga Pemicu Gagal Ginjal Akut

Bahaya 3 Zat yang Ditemukan di Obat Sirup Diduga Pemicu Gagal Ginjal Akut

Health | Kamis, 20 Oktober 2022 | 15:39 WIB

Delegasi KTT G20 Wajib Scan QR PeduliLindungi, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dalam 14 Bahasa

Delegasi KTT G20 Wajib Scan QR PeduliLindungi, Kemenkes Siapkan PeduliLindungi dalam 14 Bahasa

Serang | Selasa, 30 Agustus 2022 | 16:52 WIB

Terkini

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah

Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah

Jogja | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:50 WIB

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rekan Erling Haaland Dapat Ancaman Pembunuhan

Norwegia Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Rekan Erling Haaland Dapat Ancaman Pembunuhan

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:45 WIB

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Pakai Man to Man Marking

Menebak Taktik Inggris Hentikan Lionel Messi: Risiko Pakai Man to Man Marking

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:38 WIB

Membangun Optimisme Tanpa Membungkam: Kritik adalah Bagian Mandat Demokrasi

Membangun Optimisme Tanpa Membungkam: Kritik adalah Bagian Mandat Demokrasi

Your Say | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:30 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Perang AS-Iran Memanas: Wall Street Terpukul, Harga Minyak Melonjak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:28 WIB

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Wasit yang Batal Pimpin Laga Piala Dunia 2026 Ditemukan Tewas Tak Wajar di Tempat Umum

Bola | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:24 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

×