Elektabilitas AHY Tak Menunjang Popularitas Anies, Begini Penjelasan Pengamat

Serang

Jum'at, 21 Oktober 2022 | 18:05 WIB
Elektabilitas AHY Tak Menunjang Popularitas Anies, Begini Penjelasan Pengamat
Anies baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono. (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/nym)

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, mengomentari reaksi Partai Demokrat yakin duet Anies-AHY sudah tepat dan punya alasan kuat untuk maju di Pilpres 2024.

Menurutnya, jika didasarkan dari kriteria pertama Anies adalah calon pendamping yang memberikan kontribusi menunjukkan dalam pemenangan. Fernando memperkirakan kriteria tersebut belum dapat dimiliki oleh AHY.

Terbukti sejauh ini elektabilitas AHY masih rendah dan belum mampu meninggikan elektabilitas dari Anies jika mereka dipasangkan dalam survei.

Namun, Fernando juga mengakui bahwa AHY memiliki modal sebagai Ketua Umum partai Demokrat dan juga sebagai mantan tentara.

Namun, kedua faktor itu masih belumlah cukup untuk mendorong masyarakat dalam mendukungnya pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau melihat elektabilitas, memang AHY ini sangat tidak membantu untuk bisa berpasangan dengan Anies. Tapi setidaknya ada satu nilai jual bagi AHY, yaitu sebagai mantan militer," ungkap Fernando.

"Tapi kan itu sangat kurang menjual juga, karena masyarakat Indonesia sangat-sangat meragukan kalau hanya dari segi pangkat dan jabatan di militer." tambahnya.

Kemudian, Fernando menilai AHY berdasarkan dari kriteria kedua yang disodorkan oleh Anies. Pada kriteria kedua ini, Anies membutuhkan seseorang yang dapat membantu memperkuat stabilitas koalisi.

Direktur Rumah Politik Indonesia [Ayosemarang.com/dok]
Direktur Rumah Politik Indonesia (sumber: Ayosemarang.com/dok)

Dan lagi-lagi, ia menilai pasangan Anies-AHY secara politis tidak cocok secara hitung-hitung politik. Karena akan ada gesekan antar sesama partai politik.

baca juga

"Sebenarnya kalau saya lihat dari apa yang dikatakan Anies itu, dalam hitungan politik seharusnya pas, karena yang dibutuhkan Anies tentu bukan figur partai politik," kata Fernando.

“Anies kan non parpol saat dideklarasikan Nasdem,  tentu akan membangun koalisi ketiga parpol itu NasDem, PKS dan Demokrat. Tentunya Anies harus berpasangan dengan non parpol juga, agar kesepakatan ketiga parpol itu bisa tercapai", ungkapnya lagi.

Dan yang terakhir, Anies sempat mengutarakan bahwa ia butuh partner yang bisa membantu pemerintahan yang efektif, bahkan kriteria itu, kata Fernando, tidak juga sesuai dengan sosok dari AHY yang sama sekali tidak punya pengalaman di pemerintahan.

"AHY tidak memiliki pengalaman sebagai pejabat publik, sehingga sangat diragukan bisa menjalankan tata kelola pemerintahan dengan baik," jelas Fernando.

"Hal tersebut semakin dapat dibuktikan ketika AHY tidak mampu mengelola Partai Demokrat dengan baik, yang menyebabkan terjadinya kegaduhan di internal Demokrat dan terjadi di beberapa daerah banyak kedar mengundurkan diri," pungkasnya.

Oleh sebab itu, wajar jika Anies masih meragukan AHY, terutama dalam hal pemenuhan kriteria tadi. Peluang Anies memenangkan Pilpres 2024 diprediksi sangat tipis jika ia disandingkan dengan putra Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu.

Pun juga, ia ragu jika AHY bisa meningkatkan suara masyarakat untuk memilih Anies di pemilu 2024 mendatang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anies Tampak Enggan Gandeng AYH, Pengamat: Tak penuhi 3 kriteria, nilai jualnya sangat kecil

Anies Tampak Enggan Gandeng AYH, Pengamat: Tak penuhi 3 kriteria, nilai jualnya sangat kecil

Serang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 16:26 WIB

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Partai Demokrat: Anies-AHY bisa Dwi Tunggal dalam Pemerintahan

Serang | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 02:09 WIB

Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Bukan Kader Partai, Ketum Demokrat AHY Bakal Gigit Jari?

Nasdem Ingin Cawapres Anies Baswedan Bukan Kader Partai, Ketum Demokrat AHY Bakal Gigit Jari?

Sumbar | Rabu, 19 Oktober 2022 | 11:29 WIB

Klaim Demi Koalisi Tetap Stabil, NasDem Minta Anies Pilih Cawapres dari Non-Partai: Artinya Dia Bukan Siapa-siapa

Klaim Demi Koalisi Tetap Stabil, NasDem Minta Anies Pilih Cawapres dari Non-Partai: Artinya Dia Bukan Siapa-siapa

News | Selasa, 18 Oktober 2022 | 15:11 WIB

AHY Klaim Elektabilitas Partai Demokrat Membaik

AHY Klaim Elektabilitas Partai Demokrat Membaik

Serang | Selasa, 11 Oktober 2022 | 22:08 WIB

Anies Bertemu Kelompok Habib Rizieq, Ada Sinyal 'Minta Restu' Pilpres 2024

Anies Bertemu Kelompok Habib Rizieq, Ada Sinyal 'Minta Restu' Pilpres 2024

Serang | Senin, 10 Oktober 2022 | 01:58 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×